LPG 3 Kg Langka di Pamekasan, Pertamina Tambah Distribusi Darurat

Jumat, 17 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, RadarBangsa.co.id – Kelangkaan LPG 3 kilogram kembali terjadi di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, dan membuat warga kesulitan mendapatkan tabung gas bersubsidi tersebut dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi ini bahkan memicu kenaikan harga di tingkat pengecer hingga melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET), sehingga membebani masyarakat kecil dan pelaku usaha mikro.

Menanggapi situasi tersebut, Pertamina memastikan telah menyiapkan langkah cepat untuk menstabilkan kembali pasokan di lapangan melalui penambahan distribusi secara bertahap.

Sales Branch Manager Rayon 8 Surabaya, Gilang Hisyam Hasyemi, mengakui adanya tekanan pada distribusi LPG 3 kg di wilayah Madura, khususnya Pamekasan.

“Dari monitoring kami, ada pengaruh kondisi global, termasuk situasi di Timur Tengah yang berdampak ke sektor energi. Ini sudah kami kaji,” ujarnya, Kamis (16/4).

Menurut Gilang, kelangkaan tidak hanya dipicu faktor pasokan, tetapi juga perilaku konsumen yang berubah drastis. Fenomena panic buying terjadi di sejumlah daerah di Jawa Timur, termasuk Pamekasan, di mana masyarakat membeli LPG lebih dari biasanya karena kekhawatiran stok kosong.

“Perubahan pola beli ini membuat permintaan naik tiba-tiba,” jelasnya.

Selain itu, momentum tradisi Lebaran Ketupat serta meningkatnya hajatan masyarakat turut mendorong lonjakan konsumsi LPG 3 kg. Padahal, secara distribusi, pasokan selama Ramadan hingga pasca Idul Fitri disebut masih dalam kondisi relatif stabil.

Pertamina mencatat lonjakan permintaan yang tidak terprediksi ini menjadi tantangan utama dalam menjaga keseimbangan distribusi. Untuk itu, koordinasi dengan Kementerian ESDM terus dilakukan guna penyesuaian alokasi bulan April.

Sebagai langkah konkret, Pertamina telah menambah distribusi LPG pada pekan lalu dan kembali menjadwalkan penambahan lanjutan dalam waktu dekat. Total terdapat tiga kali penyesuaian alokasi untuk merespons lonjakan kebutuhan masyarakat.

“Penambahan alokasi akan terus kami lakukan sampai kondisi normal kembali,” tegas Gilang.

Ia juga mengimbau masyarakat agar membeli LPG sesuai kebutuhan untuk menghindari kepanikan yang dapat memperburuk kondisi di lapangan. “Kami yakin kondisi LPG akan kembali kondusif,” tambahnya.

Distribusi LPG 3 kg di Pamekasan sendiri disalurkan melalui empat SPBE sebelum diteruskan ke agen dan pangkalan resmi, dengan suplai utama berasal dari terminal Pertamina di Gresik, Surabaya, dan Banyuwangi.

Penulis : Debora

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Dua Kali Didatangi Pagi Hari, LSM BPPI Soroti Kantor Desa Rancahan
Kisruh Dana dan Data, MBG di Empat Sekolah Lamongan Terhenti
Dulu Belajar Beralaskan Karpet, Murid TK Kartika Lamongan Kini Bertambah
Jombang Berangkatkan 289 Atlet, Dua Medali Emas Sudah Diraih Sebelum POPDA Dibuka
Jombang Raih ATM Award 2026, Inovasi Skrining TBC Jadi Salah Satu Sorotan
Jembatan Sentong Sudah Dibuka, Hak Pekerja Justru Tertinggal: Upah Sebulan Diduga Belum Dibayar
Dua Inovasi Banyuwangi Tekan Pengangguran dan Anak Tidak Sekolah
Geopark Ijen Raih Green Card UNESCO, 12 Dewan Sepakat Tanpa Perdebatan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 19:23

Dua Kali Didatangi Pagi Hari, LSM BPPI Soroti Kantor Desa Rancahan

Jumat, 6 November 2026 - 16:14

Dulu Belajar Beralaskan Karpet, Murid TK Kartika Lamongan Kini Bertambah

Jumat, 6 November 2026 - 15:59

Jombang Berangkatkan 289 Atlet, Dua Medali Emas Sudah Diraih Sebelum POPDA Dibuka

Jumat, 6 November 2026 - 15:47

Jombang Raih ATM Award 2026, Inovasi Skrining TBC Jadi Salah Satu Sorotan

Jumat, 6 November 2026 - 15:39

Jembatan Sentong Sudah Dibuka, Hak Pekerja Justru Tertinggal: Upah Sebulan Diduga Belum Dibayar

Berita Terbaru