Cegah Konflik Perguruan Silat dan Balap Liar, Polsek Laren Patroli Dini Hari di Jembatan Laren Lamongan

Kamis, 17 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota kepolisian melaksanakan patroli Blue Light di kawasan Jembatan Laren, Lamongan, Kamis (17/9/2026) dini hari. (Dok. Ho/RadarBangsa.co.id)

Anggota kepolisian melaksanakan patroli Blue Light di kawasan Jembatan Laren, Lamongan, Kamis (17/9/2026) dini hari. (Dok. Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Polisi mengintensifkan patroli dini hari di kawasan Jembatan Laren, Kabupaten Lamongan, untuk mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), termasuk konflik antarkelompok perguruan silat dan balap liar.

Patroli Blue Light Harkamtibmas itu dilaksanakan Kamis (17/9/2026) mulai pukul 00.05 WIB. Anggota jaga, Aiptu Hamid dan Bripda Mirza, menyasar sejumlah titik yang dinilai rawan gangguan kamtibmas.

Selain memantau situasi di kawasan Jembatan Laren, petugas juga mengawasi lokasi yang menjadi tempat berkumpulnya pemuda maupun kelompok perguruan pencak silat.

Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya pencegahan, terutama pada waktu dini hari ketika aktivitas masyarakat mulai berkurang. Polisi mengantisipasi kemungkinan munculnya konflik antarkelompok yang dapat mengganggu ketertiban umum.

Aiptu Hamid mengatakan, patroli Blue Light merupakan langkah preventif untuk menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.

“Patroli ini kami laksanakan untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas, khususnya konflik ant perguruan silat, balap liar, serta tindak pidana lainnya,” ujarnya.

Selain konflik perguruan silat dan balap liar, polisi juga mengantisipasi penggunaan knalpot brong yang dinilai berpotensi mengganggu kenyamanan warga.

Petugas turut mewaspadai tindak kriminalitas jalanan, termasuk perampasan barang dan berbagai bentuk tindak pidana lainnya. Kehadiran polisi di titik-titik rawan diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan sekaligus mencegah terjadinya gangguan keamanan.

“Kami mengantisipasi segala bentuk gangguan keamanan, termasuk aksi perampasan barang dan tindak pidana lainnya, agar masyarakat dapat beraktivitas dengan aman,” tegasnya.

Dalam patroli tersebut, petugas juga memberikan imbauan kepada para pemuda dan anggota perguruan pencak silat agar tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu perselisihan.

Aiptu Hamid meminta masyarakat ikut menjaga kerukunan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.

“Kami mengimbau para pemuda untuk tidak melakukan balap liar, tidak menggunakan knalpot brong, serta menjaga kerukunan ant perguruan silat demi terciptanya situasi yang aman dan kondusif,” himbaunya.

Patroli Blue Light Harkamtibmas selanjutnya menjadi bagian dari upaya kepolisian melakukan pencegahan dini terhadap potensi gangguan keamanan di kawasan Jembatan Laren dan sekitarnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Warga Bluluk Lamongan Temukan Granat dan 41 Amunisi di Kebun Jati
Terduga Pelaku Curanmor Tewas usai Tabrak Median JLU Timur Lamongan
58 HP Senilai Rp310 Juta Dicuri, Pelarian Pembobol Konter Sragen Berakhir
Sterilisasi Stadion Surajaya, Polres Lamongan Temukan 14 Orang Konsumsi Miras
Beras SPHP Dibeli Rp1.750, Dijual Rp12.200 per Kg, 4 Tersangka Ditangkap
Polisi Ungkap Pencurian Dana BNI Rp42,05 Juta di Ukui
Truk Hilang di Paciran, Terduga Pelaku Diamankan Polisi di Blora
Cekcok Soal Cincin Tunangan Berujung Penusukan di Lamongan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 20:02

Warga Bluluk Lamongan Temukan Granat dan 41 Amunisi di Kebun Jati

Selasa, 3 November 2026 - 09:53

Terduga Pelaku Curanmor Tewas usai Tabrak Median JLU Timur Lamongan

Senin, 2 November 2026 - 10:26

58 HP Senilai Rp310 Juta Dicuri, Pelarian Pembobol Konter Sragen Berakhir

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:13

Sterilisasi Stadion Surajaya, Polres Lamongan Temukan 14 Orang Konsumsi Miras

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:03

Beras SPHP Dibeli Rp1.750, Dijual Rp12.200 per Kg, 4 Tersangka Ditangkap

Berita Terbaru