SIDOARJO, RadarBangsa.co.id – Yayasan Roudlotul Jannah Prambon, Sidoarjo, mewisuda 160 santri dari jenjang Kelompok Bermain (KB), Raudhatul Athfal (RA), dan MI Bilingual pada Tahun Ajaran 2025-2026. Dari jumlah tersebut, sebanyak 67 santri MI Bilingual resmi menyelesaikan pendidikan dasar dalam prosesi wisuda yang berlangsung khidmat bertepatan dengan bulan Muharam.
Momentum wisuda ini menjadi penanda keberhasilan para santri menuntaskan pendidikan sekaligus menunjukkan komitmen lembaga dalam menyiapkan generasi berkarakter Islami, unggul secara akademik, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan global.
Kepala MI Bilingual Roudlotul Jannah, Fitriyah, menyampaikan rasa syukur atas capaian para santri yang berhasil menyelesaikan pendidikan dengan berbagai prestasi di bidang akademik maupun non-akademik. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja sama antara lembaga, guru, orang tua, dan para siswa selama proses pembelajaran.
Ketua Yayasan Roudlotul Jannah, Muhammad Athoillah, mengatakan lembaganya terus berupaya mewujudkan sistem pendidikan yang seimbang antara penguatan akhlak, nilai-nilai keislaman, kemampuan akademik, kecakapan berbahasa, serta wawasan kebangsaan.
“Kami merumuskan profil lulusan dalam enam dimensi utama, yaitu Islami, Qurani, Saintis, Multilingual, Negarawan, dan Kaya Prestasi yang kami branding dengan konsep BRIGHT,” kata Athoillah.
Ia menjelaskan, tantangan masa depan menuntut hadirnya generasi yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga mampu memecahkan persoalan dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Karena itu, pendidikan yang diterapkan diarahkan untuk membentuk pribadi yang tangguh dan adaptif.
“Kami berharap lulusan Roudlotul Jannah menjadi generasi solutif yang mampu menciptakan kemajuan umat manusia. Mereka harus memiliki keimanan yang kuat, akhlakul karimah, jiwa nasionalisme, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan global yang sangat dinamis,” ujarnya.
Pengasuh Yayasan Roudlotul Jannah, Hj. Khusnul Khuluq, menilai pelaksanaan wisuda pada bulan Muharam memiliki makna tersendiri bagi lembaga pendidikan tersebut. Selain menjadi momentum syukur, capaian kelulusan 100 persen juga menjadi amanah yang harus terus dijaga.
“Alhamdulillah, di bulan yang dimuliakan Allah SWT ini, Roudlotul Jannah membuka lembaran baru dengan meluluskan 100 persen santri KB, RA, dan MI Bilingual. Ini merupakan nikmat dan amanah besar yang harus terus dijaga,” terangnya.
Dalam kesempatan yang sama, yayasan juga memberikan penghargaan kepada sejumlah santri berprestasi. Penghargaan Student of The Year diberikan kepada Abrizam Kenzia Raditya dari kelas 6FE setelah meraih Juara I Olimpiade Madrasah Indonesia bidang Sains.
Sementara itu, predikat Wisudawan Terbaik diraih Maryam Araina dari kelas 6B yang mencatatkan akumulasi nilai akademik tertinggi di angkatannya. Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi dan prestasi yang ditunjukkan para siswa selama menempuh pendidikan.
Tingginya kepercayaan masyarakat terhadap Yayasan Roudlotul Jannah juga tercermin dari capaian Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2026-2027. Hingga saat ini, tercatat 203 calon peserta didik telah mendaftar, termasuk 108 calon siswa baru untuk jenjang MI Bilingual.
Peningkatan minat masyarakat tersebut menunjukkan bahwa model pendidikan yang mengintegrasikan nilai keislaman, pembentukan karakter, penguasaan bahasa, dan penguatan akademik masih menjadi pilihan banyak orang tua. “Di tengah perubahan zaman yang berlangsung cepat, Roudlotul Jannah berupaya mempertahankan komitmennya dalam melahirkan generasi BRIGHT yang siap bersaing di tingkat global tanpa meninggalkan nilai-nilai akhlakul karimah, “pungkasnya.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin


















Komentar