JEMBER, RadarBangsa.co.id — Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Koordinator Wilayah Jawa Timur menggelar lomba mancing ikan lele antarorganisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jember, Sabtu (24/10/2026). Kegiatan yang berlangsung di Kolam Pancing Tri Jaya Jember ini digelar untuk memperingati Hari Jadi MAKI Jatim sekaligus Hari Jadi Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
Ketua MAKI Jawa Timur, Heru Satrio, mengatakan kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya memberikan ruang pemberdayaan bagi pelaku ekonomi kreatif, termasuk komunitas dan pelaku usaha di bidang memancing.
“Memancing itu salah satu yang masuk dalam kriteria pelaku usaha ekonomi kreatif. Artinya, pelaku usaha ekonomi kreatif seperti memancing ini harus mendapatkan ruang tersendiri dalam konsep pemberdayaannya. Sehingga MAKI Jawa Timur menginisiasi lomba memancing khusus di Kabupaten Jember ini,” ujar Heru.
Menurut Heru, lomba yang melibatkan OPD Pemkab Jember tersebut berlangsung lancar dan sukses. Ke depan, MAKI Jatim berencana merangkul komunitas memancing di Jember melalui wadah MAKI Fishing Club.
MAKI Jatim juga merencanakan penyelenggaraan lomba memancing dengan skala lebih besar yang terbuka gratis bagi masyarakat pada Desember 2026.
Rangkaian kegiatan lomba memancing ini berlanjut pada Minggu (25/10/2026) dengan kategori peserta umum dan mitra media. Panitia menyiapkan sejumlah hadiah atau doorprize untuk memeriahkan acara, di antaranya sepeda motor listrik, sepeda gunung, lemari es, televisi, dan peralatan memancing.
Sementara itu, Wakil Ketua Tim Pengarah Percepatan Pembangunan Daerah (TP3D) Jember, Dima Achyar, S.H., menyambut positif penyelenggaraan lomba tersebut. Ia menilai kegiatan berbasis hobi berpotensi memberikan dampak positif apabila dikelola dan dikemas secara tepat.
“Acara mancing ini adalah acara yang cukup potensial untuk mendorong berbagai macam aspek yang positif. Kegiatan ini bisa dikolaborasikan dengan kegiatan lain untuk mendorong masyarakat mengisi waktu dengan hal-hal positif dan produktif,” tutur Dima.
Dima menambahkan, tradisi memancing yang telah melekat di tengah masyarakat dapat dikembangkan melalui kolaborasi dengan sektor pariwisata dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal.
Ia berharap berbagai kegiatan positif dan produktif yang melibatkan masyarakat dapat turut mendukung kemajuan Kabupaten Jember.
Melalui kegiatan tersebut, MAKI Jatim berharap aktivitas memancing tidak hanya menjadi sarana rekreasi, tetapi juga dapat dikembangkan sebagai bagian dari kegiatan ekonomi kreatif yang membuka peluang kolaborasi dengan komunitas, sektor pariwisata, dan UMKM setempat.
Penulis : Herry
Editor : Zainul Arifin


















Komentar