TANGERANG, RadarBangsa.co.id — Pemerintah Kabupaten Malang resmi menandatangani Perjanjian Hibah Tanah untuk pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Penandatanganan dilakukan bersama 17 pemerintah kabupaten/kota dalam acara yang berlangsung di Manyar Ballroom Hotel Episode Tangerang, Banten, Kamis (30/7).
Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, Budiar, didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang Bagus Sulistyawan hadir mewakili Bupati Malang Sanusi dalam penandatanganan berita acara hibah tanah tersebut. Langkah ini menjadi bagian dari percepatan pembangunan SNT yang menjadi program strategis pemerintah pusat.
Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Nonformal dan Informal, Gogot Suharwoto, menjelaskan penandatanganan hibah merupakan tahapan penting sebelum pembangunan dimulai. Kabupaten Malang ditetapkan sebagai salah satu lokasi proyek percontohan SNT di Jawa Timur yang akan dibangun di kawasan Polaman, Kelurahan Dampit, Kecamatan Dampit, di atas lahan sekitar 18 hektare dan ditargetkan mulai beroperasi pada 2027.
Ia menjelaskan, Program Sekolah Nasional Terintegrasi merupakan amanat Instruksi Presiden Nomor 10 Tahun 2026 tentang Percepatan Peningkatan Mutu Pendidikan. Program ini dirancang menghadirkan satuan pendidikan berstandar nasional yang terintegrasi sekaligus menjadi pusat pengembangan mutu pendidikan di berbagai daerah.
Menurutnya, pemerintah menargetkan pembangunan 500 layanan SNT secara bertahap hingga 2029. Setiap sekolah akan dilengkapi fasilitas modern, seperti smart classroom, green school, laboratorium, future library and learning commons, studio seni kreatif, pusat pengembangan guru, pusat olahraga, hingga layanan transportasi di dalam wilayah kabupaten.
“SNT juga akan mengembangkan tiga lapis kurikulum, yaitu kurikulum nasional sebagai fondasi, kurikulum kekhasan sekolah sebagai penguat, serta kurikulum berbasis konteks lokal sesuai karakteristik masing-masing daerah. Dengan demikian, setiap SNT akan memiliki keunggulan yang berbeda, seperti bidang pertanian, perikanan, koding dan kecerdasan artifisial, maupun potensi unggulan lainnya,” jelasnya.
Pemerintah pusat pada 2026 menyiapkan pembangunan SNT di 37 lokasi, termasuk Kabupaten Malang. Sebanyak 17 lokasi ditargetkan mulai memberikan layanan pada Tahun Ajaran 2026/2027, sedangkan 20 lokasi lainnya memasuki tahap pembangunan tahun ini dan dijadwalkan menerima peserta didik baru pada 2027. Penetapan lokasi dilakukan melalui proses pengusulan, telaah dokumen, verifikasi, validasi lapangan, serta konfirmasi kesiapan lahan bersama pemerintah daerah.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin


















Komentar