Manfaatkan AI, Kemnaker Perkuat Perencanaan Pelatihan Kerja

Sabtu, 18 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sekjen Kemnaker Cris Kuntadi membuka webinar tentang pemanfaatan AI untuk analisis kebutuhan tenaga kerja dan perencanaan pelatihan, Jumat (17/7/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Sekjen Kemnaker Cris Kuntadi membuka webinar tentang pemanfaatan AI untuk analisis kebutuhan tenaga kerja dan perencanaan pelatihan, Jumat (17/7/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

JAKARTA, RadarBangsa.co.id – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) terus memperkuat pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) untuk mendukung analisis pasar kerja dan perencanaan pelatihan tenaga kerja yang lebih tepat sasaran. Langkah ini menjadi bagian dari upaya menyiapkan sumber daya manusia Indonesia menghadapi percepatan transformasi digital.

Komitmen tersebut disampaikan Sekretaris Jenderal Kemnaker, Cris Kuntadi, saat membuka webinar bertema “AI untuk Analisis Kebutuhan Tenaga Kerja & Perencanaan Pelatihan”, Jumat (17/7/2026).

Menurut Cris, perkembangan teknologi digital, khususnya AI, telah mengubah berbagai aspek kehidupan, mulai dari dunia kerja, sistem pembelajaran, hingga proses penyusunan kebijakan publik. Karena itu, pemerintah perlu memastikan tenaga kerja Indonesia mampu beradaptasi dengan perubahan tersebut.

“Mandat besar Kemnaker adalah memastikan tenaga kerja kita tidak tertinggal. Tantangannya bukan sekadar menyediakan pelatihan, tetapi memastikan pelatihan tersebut relevan dengan perkembangan industri. Di sinilah peran AI menjadi sangat krusial,” ujarnya.

Cris menjelaskan, AI memiliki peran penting dalam mendukung ekosistem ketenagakerjaan. Teknologi ini dapat digunakan untuk memetakan kebutuhan tenaga kerja di berbagai sektor industri secara cepat dan akurat.

Selain itu, AI juga mampu mengidentifikasi kesenjangan kompetensi atau skill gap yang perlu segera diatasi. Hasil analisis tersebut dapat menjadi dasar dalam menyusun program pelatihan yang lebih adaptif terhadap kebutuhan industri dan perkembangan pasar kerja global.

Pemanfaatan AI juga dinilai dapat mendukung pengambilan keputusan berbasis data atau evidence-based decision making. Dengan demikian, kebijakan ketenagakerjaan yang disusun tidak hanya mengandalkan asumsi, tetapi didasarkan pada kebutuhan nyata di lapangan.

Meski demikian, Cris mengingatkan bahwa teknologi bukan satu-satunya faktor penentu keberhasilan transformasi digital. Kesiapan sumber daya manusia tetap menjadi elemen utama yang harus diperkuat.

Aparatur pemerintah maupun tenaga kerja, kata dia, perlu memiliki pola pikir adaptif serta kemauan untuk terus belajar mengikuti perkembangan teknologi.

“Mari jadikan AI sebagai mitra strategis untuk meningkatkan layanan publik, memperkuat efektivitas organisasi, dan mendongkrak daya saing tenaga kerja Indonesia di kancah global,” tegasnya.

Melalui webinar tersebut, Kemnaker berharap tercipta ruang diskusi yang produktif untuk memperkuat pengembangan SDM yang modern, inklusif, dan berbasis data guna mendukung kemajuan bangsa di era digital.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

PERWOSI Lamongan Periode 2025–2029 Dilantik, Bidik Atlet Perempuan hingga Pelosok Desa
Produksi Garam Lamongan Baru 1.317 Ton, Pemkab Optimistis Kejar Target 20.000 Ton
PSC 119 RSUD HMR Raih Gold Status, Respons Kurang dari 10 Menit Jadi Kunci Penanganan Stroke
2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke
Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu
Di Hadapan 109 Mahasiswa Unhan, Khofifah Paparkan Potensi Pangan Jatim Menuju Kedaulatan Nasional
Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September
Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 14:43

PERWOSI Lamongan Periode 2025–2029 Dilantik, Bidik Atlet Perempuan hingga Pelosok Desa

Rabu, 16 September 2026 - 14:36

Produksi Garam Lamongan Baru 1.317 Ton, Pemkab Optimistis Kejar Target 20.000 Ton

Rabu, 16 September 2026 - 13:58

PSC 119 RSUD HMR Raih Gold Status, Respons Kurang dari 10 Menit Jadi Kunci Penanganan Stroke

Rabu, 16 September 2026 - 13:52

2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke

Rabu, 16 September 2026 - 13:08

Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu

Berita Terbaru