Menaker Yassierli Bawa Suara Pekerja Indonesia ke Forum Global, Isu Driver Online Jadi Sorotan

Senin, 8 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli memimpin delegasi Indonesia dalam Konferensi Perburuhan Internasional (ILC) ke-114 di Jenewa, Swiss, untuk memperjuangkan isu strategis ketenagakerjaan nasional. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli memimpin delegasi Indonesia dalam Konferensi Perburuhan Internasional (ILC) ke-114 di Jenewa, Swiss, untuk memperjuangkan isu strategis ketenagakerjaan nasional. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

JENEWA, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Indonesia membawa sejumlah isu strategis ketenagakerjaan ke panggung internasional dalam Konferensi Perburuhan Internasional atau International Labour Conference (ILC) ke-114 yang berlangsung di Jenewa, Swiss. Menteri Ketenagakerjaan Yassierli memimpin langsung delegasi Indonesia untuk memperjuangkan kepentingan pekerja nasional di tengah perubahan besar dunia kerja global.

Forum tahunan yang diselenggarakan International Labour Organization (ILO) tersebut menjadi ajang penting bagi negara-negara anggota untuk membahas berbagai tantangan ketenagakerjaan, mulai dari perlindungan pekerja, transformasi digital, kesetaraan gender, hingga keberlanjutan lapangan kerja di era ekonomi modern.

Menaker Yassierli menegaskan kehadiran Indonesia dalam ILC 2026 bukan sekadar partisipasi diplomatik, melainkan upaya memperkuat perlindungan tenaga kerja sekaligus menjaga iklim usaha dan investasi yang menjadi motor penciptaan lapangan kerja.

“Indonesia hadir untuk membawa suara ketenagakerjaan nasional. Perubahan dunia kerja harus kita kelola agar pekerja tetap terlindungi, kesempatan kerja semakin terbuka, dunia usaha tetap berjalan, dan investasi tetap terjaga,” ujar Yassierli, Minggu (7/6/2026).

Menurutnya, perkembangan teknologi dan digitalisasi telah mengubah pola hubungan kerja di berbagai negara, termasuk Indonesia. Karena itu, pemerintah menilai diperlukan regulasi dan dialog sosial yang mampu menjawab tantangan baru tanpa menghambat pertumbuhan ekonomi.

Tema ILC ke-114 tahun ini, *Navigating Change Through Inclusive Social Dialogue*, dinilai sejalan dengan kebutuhan Indonesia dalam menghadapi dinamika pasar tenaga kerja. Pendekatan tersebut menekankan pentingnya keterlibatan pemerintah, pekerja, dan pengusaha dalam merumuskan solusi bersama terhadap perubahan dunia kerja.

Dalam forum tersebut, Indonesia akan memberikan perhatian khusus pada sejumlah isu yang menjadi sorotan global, antara lain perlindungan hak pekerja platform digital, penguatan kesetaraan gender di tempat kerja, perlindungan pekerja perempuan, penguatan dialog sosial tripartit, hingga dukungan terhadap peningkatan partisipasi Palestina dalam forum ILO.

Kepala Biro Kerja Sama Kementerian Ketenagakerjaan M. Arif Hidayat menjelaskan, selama rangkaian kegiatan ILC, Menaker dijadwalkan menyampaikan Pernyataan Nasional Indonesia pada sidang pleno dan menghadiri pertemuan Menteri Ketenagakerjaan negara-negara Asia Pasifik.

Tak hanya itu, Indonesia juga akan menyerahkan instrumen ratifikasi Konvensi ILO Nomor 188 tentang Pekerjaan dalam Sektor Penangkapan Ikan kepada Direktur Jenderal ILO. Langkah tersebut menjadi bentuk komitmen pemerintah dalam memperkuat perlindungan pekerja sektor perikanan yang selama ini menghadapi berbagai tantangan ketenagakerjaan.

Sebagai forum tertinggi ILO yang mempertemukan unsur pemerintah, pekerja, dan pengusaha dari berbagai negara, ILC menjadi momentum penting bagi Indonesia untuk memperkuat posisi dalam isu ketenagakerjaan global.

“Dialog sosial yang inklusif menjadi kunci menjaga hubungan industrial tetap kondusif sekaligus memastikan dunia kerja yang adil, produktif, dan berkelanjutan bagi semua pihak,” pungkas Yassierli.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Menaker Yassierli: Indonesia Siap Jadi Mitra Dialog Pekerja ASEAN di Tengah Gejolak Global
Kapolri Tekankan Integritas Personel serta Pelayanan Humanis untuk Perkuat Kepercayaan Publik
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub hingga 30 Oktober, Ini Jadwal Seleksi Peserta

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:18

Menaker Yassierli: Indonesia Siap Jadi Mitra Dialog Pekerja ASEAN di Tengah Gejolak Global

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:02

Kapolri Tekankan Integritas Personel serta Pelayanan Humanis untuk Perkuat Kepercayaan Publik

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Berita Terbaru