Menaker Yassierli: Integritas dan Profesionalisme Fondasi Layanan TKA Berkualitas di Bandung Barat

Selasa, 3 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menaker Yassierli memberikan arahan pada Forum Diskusi Layanan Penggunaan TKA di BBPKK Bandung Barat, Jumat (30/1/2026). (Foto Dok Ho/NUl-RadarBangsa.co.id)

Menaker Yassierli memberikan arahan pada Forum Diskusi Layanan Penggunaan TKA di BBPKK Bandung Barat, Jumat (30/1/2026). (Foto Dok Ho/NUl-RadarBangsa.co.id)

BANDUNG BARAT, RadarBangsa.co.id — Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan bahwa integritas dan profesionalisme aparatur menjadi kunci utama peningkatan kualitas layanan publik, termasuk dalam tata kelola layanan penggunaan Tenaga Kerja Asing (TKA). Penegasan tersebut disampaikan dalam Forum Diskusi Layanan Penggunaan TKA yang digelar di Balai Besar Pengembangan Kompetensi Ketenagakerjaan (BBPKK) Bandung Barat, Jumat (30/1/2026).

Yassierli menyatakan, reformasi layanan publik tidak cukup hanya bertumpu pada sistem dan regulasi. Perubahan harus dimulai dari nilai dasar yang dipegang setiap pegawai. Nilai tersebut mencakup integritas, profesionalisme, kepedulian terhadap persoalan riil di lapangan, serta kemampuan menghadirkan pekerjaan yang berdampak bagi masyarakat. “Nilai-nilai ini menjadi fondasi untuk pelayanan publik yang profesional, adil, dan berdampak nyata,” ujar Yassierli.

Dalam forum yang dihadiri jajaran internal Kementerian Ketenagakerjaan serta pemangku kepentingan terkait, Menaker menjelaskan konsep Meaningful Work: Beyond the Duty. Menurutnya, makna kerja tidak lahir dari jabatan atau posisi struktural, melainkan dari cara pekerjaan dijalankan setiap hari, baik yang terlihat maupun yang tidak terlihat oleh publik. Ketika dampak kerja dirasakan masyarakat, kata dia, di situlah makna muncul dan menjadi sumber energi serta komitmen jangka panjang bagi organisasi.

Selain itu, Yassierli menekankan prinsip Satu Tim, Satu Kapal dalam birokrasi. Ia meminta seluruh unit kerja menghapus ego sektoral dan memperkuat kolaborasi lintas fungsi, khususnya dalam layanan TKA yang menyangkut kepentingan dunia usaha, perlindungan tenaga kerja nasional, dan iklim investasi. “Kolaborasi harus dikedepankan, bukan kompetisi. Kebersamaan itu indah dan menentukan keberhasilan organisasi,” tegasnya.

Dalam aspek pengelolaan sumber daya manusia, Menaker menyoroti penerapan prinsip Right Person, Right Position. Penempatan dan promosi aparatur harus berbasis kompetensi, potensi, dan kinerja, dengan integritas serta moralitas sebagai syarat utama. Meritokrasi, lanjutnya, perlu didukung melalui penugasan strategis, proyek penting, talent pool, mentoring, serta rotasi lintas fungsi yang transparan dan adil.

Yassierli juga memperkenalkan konsep People-Centric Organization yang menempatkan martabat dan kebanggaan aparatur sebagai pusat pengelolaan organisasi. Dengan semangat The Power of One, sistem kerja berbasis peran, serta metode kerja yang lincah dan adaptif, lingkungan kerja diharapkan menjadi ruang aman untuk bertumbuh dan berani menyampaikan pendapat.

“Spirit organisasi kita adalah A Nice Place to Grow, tempat aparatur bisa berkembang, berinovasi, dan merasa bangga dalam bekerja. Semua itu dibangun di atas fondasi nilai organisasi dan kepemimpinan yang kuat,” pungkas Yassierli.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Berita Terbaru