Mendag Cek Pasar Rogojampi, Harga Ayam dan Telur Banyuwangi Masih di Bawah Acuan

Sabtu, 29 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Mendag Budi Santoso saat mengecek harga bahan pokok di Pasar Rogojampi, Sabtu (29/8). (Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Mendag Budi Santoso saat mengecek harga bahan pokok di Pasar Rogojampi, Sabtu (29/8). (Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

BANYUWANGI, RadarBangsa.co.id – Menteri Perdagangan RI Budi Santoso memastikan stok dan harga kebutuhan pokok di Banyuwangi tetap terjaga. Hal itu disampaikannya setelah meninjau langsung kondisi Pasar Rogojampi, Sabtu (29/8/2026).

Didampingi Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono, jajaran Bulog dan perangkat daerah terkait, Budi berkeliling pasar untuk melihat ketersediaan pasokan sekaligus memantau harga sejumlah komoditas pangan.

Hasil pemantauan menunjukkan sejumlah bahan pokok dijual sesuai bahkan di bawah harga acuan yang ditetapkan pemerintah.

“Kita di sini memastikan stok dan harga barang. Kita lihat harganya bagus semua,” kata Budi.

Harga ayam ras di Pasar Rogojampi berada di kisaran Rp38 ribu per kilogram, lebih rendah dari harga acuan pemerintah sebesar Rp40 ribu.

Cabai rawit dijual sekitar Rp55 ribu per kilogram, masih di bawah harga acuan Rp57 ribu. Telur juga berada di kisaran Rp24 ribu per kilogram, jauh di bawah harga acuan Rp30 ribu.

Sementara itu, daging sapi berada di kisaran Rp140 ribu per kilogram, sesuai dengan harga acuan. Gula pasir dijual sekitar Rp16 ribu per kilogram atau lebih rendah dari harga acuan Rp17.500.

Bawang merah juga masih relatif terjangkau. Komoditas tersebut berada di kisaran Rp32 ribu per kilogram, dibandingkan harga acuan Rp41.500.
Budi mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Banyuwangi yang dinilai mampu menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok.

“Terima kasih kepada Ibu Bupati, Pak Wakil Bupati. Stabilisasi harga di Banyuwangi cukup bagus, pasokannya juga terjamin. Kita terus berkoordinasi dengan distributor dan produsen agar barang-barang tetap terjamin,” ujarnya.

Menurut Budi, harga acuan menjadi salah satu instrumen pemerintah untuk menjaga keseimbangan antara kepentingan produsen dan konsumen.

Harga di tingkat produsen, kata dia, harus tetap memberikan keuntungan yang wajar. Pada saat yang sama, harga di tingkat konsumen perlu dijaga agar tetap terjangkau.

“Makanya kita mengikuti harga acuan itu untuk menjaga stabilisasi harga,” katanya.
Di tingkat pedagang, sejumlah komoditas mengalami dinamika harga mengikuti perubahan permintaan dan pasokan.
Wati, pedagang ayam di Pasar Rogojampi, mengatakan harga ayam potong saat ini berkisar Rp38 ribu-Rp40 ribu per kilogram. Harga tersebut meningkat dibandingkan saat libur sekolah yang sempat berada di kisaran Rp20 ribu-Rp22 ribu.
“Kenaikan terjadi seiring meningkatnya permintaan ayam untuk kebutuhan program Makan Bergizi Gratis (MBG),” ujarnya.

Pedagang daging, Soimah, mengatakan harga daging sapi relatif stabil. Daging kualitas super dijual sekitar Rp150 ribu per kilogram, sedangkan kualitas biasa sekitar Rp140 ribu.

“Stabil ya, menurut harga sapi. Stok harian kita satu ekor. Alhamdulillah selalu habis,” kata Soimah.

Sementara itu, pedagang bawang merah, Ririn, menyebut harga komoditas tersebut saat ini sekitar Rp28 ribu per kilogram. Sebelumnya, harga bawang merah sempat turun hingga Rp17 ribu-Rp18 ribu.

Harga cabai rawit saat ini sekitar Rp55 ribu per kilogram, naik dari sebelumnya yang berada di kisaran Rp37 ribu-Rp38 ribu. Sedangkan telur sekitar Rp24 ribu per kilogram, sedikit turun dari sebelumnya yang mencapai Rp25 ribu.

Selain memantau harga dan stok, Mendag Budi juga membeli sejumlah kebutuhan pokok dari pedagang, seperti beras, gula, minyak goreng dan daging.

Barang belanjaan tersebut kemudian dibagikan kepada warga yang berada di sekitar Pasar Rogojampi.
Kunjungan Mendag menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan pasokan kebutuhan pokok tetap tersedia sekaligus menjaga harga tetap stabil dan terjangkau bagi masyarakat.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Berita Terbaru