MyTax Jadi Andalan Pemkab Bangkalan Percepat Layanan PBB

Selasa, 25 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Bangkalan Lukman Hakim saat memimpin Bimtek Aplikasi MyTax untuk layanan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Kabupaten Bangkalan. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Bangkalan Lukman Hakim saat memimpin Bimtek Aplikasi MyTax untuk layanan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Kabupaten Bangkalan. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

BANGKALAN, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Bangkalan mendorong transformasi digital dalam pelayanan perpajakan daerah melalui aplikasi MyTax untuk pengelolaan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Langkah tersebut diperkuat melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Aplikasi MyTax yang dipimpin langsung Bupati Bangkalan Lukman Hakim.

Pemanfaatan MyTax diarahkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan PBB agar lebih mudah, cepat, tertib, dan transparan. Melalui Bimtek tersebut, aparatur dibekali pemahaman untuk mengoptimalkan pengelolaan serta pelayanan perpajakan berbasis digital.

Bagi Pemkab Bangkalan, digitalisasi pemerintahan tidak sekadar mengubah proses administrasi manual menjadi sistem berbasis teknologi. Pemanfaatan teknologi harus memberikan dampak nyata terhadap efektivitas kerja aparatur sekaligus kemudahan bagi masyarakat.

“Transformasi digital bukan sekadar mengganti proses manual menjadi digital. Yang lebih penting adalah bagaimana teknologi ini benar-benar memberikan kemudahan kepada masyarakat dan meningkatkan efektivitas kerja aparatur,” tegas Bupati Bangkalan Lukman Hakim.

Lukman menekankan, keberhasilan penerapan MyTax tidak hanya ditentukan oleh pemahaman aparatur terhadap sistem aplikasi. Implementasi di lapangan juga harus mendapat perhatian serius agar layanan yang diberikan kepada masyarakat berjalan optimal.

“Implementasi MyTax di lapangan harus mendapat perhatian serius agar dapat berjalan optimal dan mendukung peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” jelasnya.

Karena itu, Bupati meminta seluruh peserta Bimtek segera berkoordinasi apabila menemukan kendala selama penerapan aplikasi. Persoalan teknis di lapangan diharapkan tidak dibiarkan berlarut karena berpotensi menghambat masyarakat dalam memperoleh layanan perpajakan.

“Kalau ada kendala di lapangan, segera komunikasikan dan cari solusinya. Jangan sampai persoalan teknis justru mengganggu pelayanan kepada masyarakat,” pesan Lukman.

Penerapan MyTax diharapkan menjadi bagian dari penguatan tata kelola perpajakan daerah yang lebih terintegrasi. Dengan dukungan teknologi digital, masyarakat nantinya dapat memperoleh informasi terkait PBB dengan lebih mudah sekaligus mendapatkan pelayanan yang lebih efektif dalam memenuhi kewajiban perpajakannya.

Pemkab Bangkalan juga menempatkan penguatan kapasitas aparatur sebagai bagian penting dalam proses digitalisasi. Pemahaman terhadap aplikasi perlu berjalan seiring dengan kemampuan aparatur memberikan respons ketika masyarakat menghadapi kendala dalam layanan.

“Pemanfaatan MyTax harus benar-benar memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memperoleh layanan Pajak Bumi dan Bangunan,” ujar Lukman.

Digitalisasi layanan PBB tersebut diharapkan tidak berhenti pada percepatan administrasi. Pemanfaatan MyTax juga diarahkan untuk mendukung pelayanan publik yang semakin transparan, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

PERWOSI Lamongan Periode 2025–2029 Dilantik, Bidik Atlet Perempuan hingga Pelosok Desa
Produksi Garam Lamongan Baru 1.317 Ton, Pemkab Optimistis Kejar Target 20.000 Ton
PSC 119 RSUD HMR Raih Gold Status, Respons Kurang dari 10 Menit Jadi Kunci Penanganan Stroke
2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke
Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu
Di Hadapan 109 Mahasiswa Unhan, Khofifah Paparkan Potensi Pangan Jatim Menuju Kedaulatan Nasional
Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September
Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 14:43

PERWOSI Lamongan Periode 2025–2029 Dilantik, Bidik Atlet Perempuan hingga Pelosok Desa

Rabu, 16 September 2026 - 14:36

Produksi Garam Lamongan Baru 1.317 Ton, Pemkab Optimistis Kejar Target 20.000 Ton

Rabu, 16 September 2026 - 13:58

PSC 119 RSUD HMR Raih Gold Status, Respons Kurang dari 10 Menit Jadi Kunci Penanganan Stroke

Rabu, 16 September 2026 - 13:52

2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke

Rabu, 16 September 2026 - 13:08

Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu

Berita Terbaru