Ngawi Jadi Contoh SPMB Jatim 2026, Khofifah Apresiasi Layanan Verifikasi Tanpa Antrean

Minggu, 7 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau proses verifikasi dan validasi data calon murid pada pelaksanaan SPMB SMA/SMK Negeri Tahun Ajaran 2026/2027 di Kabupaten Ngawi. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau proses verifikasi dan validasi data calon murid pada pelaksanaan SPMB SMA/SMK Negeri Tahun Ajaran 2026/2027 di Kabupaten Ngawi. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

NGAWI, RadarBangsa.co.id – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengapresiasi pelaksanaan verifikasi dan validasi data Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA/SMK Negeri Tahun Ajaran 2026/2027 di Kabupaten Ngawi yang berlangsung tertib, nyaman, dan tanpa penumpukan antrean.

Apresiasi tersebut disampaikan Khofifah saat meninjau langsung proses verifikasi data calon murid di SMAN 2 Ngawi dan SMKN 1 Ngawi, Jumat (5/6). Kunjungan itu dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan SPMB berjalan sesuai prinsip transparansi, akuntabilitas, serta memberikan kemudahan akses layanan bagi masyarakat.

Dalam peninjauan tersebut, Khofifah menemukan sistem pelayanan yang diterapkan sekolah mampu mengatur kedatangan calon murid dan wali murid secara terjadwal melalui sistem daring. Mekanisme itu dinilai efektif mencegah antrean panjang sekaligus mempercepat proses pelayanan.

“Setelah kami cek tadi, proses verifikasi dan validasi berjalan dengan baik. Tahapan ini penting untuk memastikan data yang diinput secara online sesuai dengan dokumen hardcopy yang dimiliki calon murid sehingga proses seleksi dapat berlangsung secara adil, transparan dan akuntabel,” ujar Khofifah.

Menurutnya, tahapan verifikasi dan validasi merupakan bagian krusial dalam pelaksanaan SPMB karena menjadi dasar penentuan kelayakan peserta untuk mengikuti proses seleksi pada jalur yang dipilih.

Karena itu, ia menekankan pentingnya ketelitian petugas dalam mencocokkan dokumen asli dengan data yang telah diunggah secara daring. Langkah tersebut dinilai penting untuk menghindari kesalahan administrasi yang berpotensi merugikan calon murid.

Khofifah juga menyoroti inovasi layanan berbasis penjadwalan online yang diterapkan di sejumlah sekolah di Ngawi. Sistem tersebut memungkinkan peserta datang sesuai waktu yang telah dipilih sehingga proses pelayanan menjadi lebih teratur dan efisien.

“Kedatangan calon murid telah diatur berdasarkan jam dan tanggal yang diakses secara online sehingga mereka hadir sesuai jadwal yang telah ditentukan,” katanya.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur, lanjut Khofifah, terus melakukan penyempurnaan mekanisme SPMB sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik di sektor pendidikan. Inovasi pelayanan yang responsif dinilai penting untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang menginginkan proses penerimaan peserta didik baru yang mudah, cepat, dan transparan.

Menjelang berakhirnya masa verifikasi dan validasi data, Khofifah mengimbau seluruh calon murid dan orang tua segera memastikan seluruh dokumen persyaratan telah diverifikasi dengan benar agar tidak mengalami kendala pada tahapan pendaftaran berikutnya.

Berdasarkan jadwal resmi SPMB Jawa Timur Tahun Ajaran 2026/2027, pengambilan PIN secara mandiri berlangsung hingga 9 Juni 2026. Sementara proses verifikasi dan validasi data dijadwalkan berakhir pada 10 Juni 2026.

Selanjutnya, pendaftaran Jalur Domisili dibuka pada 11-12 Juni 2026. Jalur Afirmasi, Mutasi Orang Tua/Wali, dan Prestasi Hasil Lomba berlangsung pada 17-18 Juni 2026. Adapun Jalur Prestasi Akademik SMA dibuka pada 24-25 Juni 2026, sedangkan Jalur Prestasi Akademik SMK berlangsung pada 30 Juni hingga 1 Juli 2026.

Khofifah meminta masyarakat mencermati seluruh jadwal dan ketentuan yang telah ditetapkan agar tidak kehilangan kesempatan mengikuti proses seleksi.

“Pastikan seluruh dokumen sudah diverifikasi dan valid. Sehingga proses pendaftaran pada masing-masing jalur dapat berjalan lancar,” imbaunya.

Selain menyoroti pelayanan, Khofifah juga menegaskan bahwa sistem SPMB Jawa Timur dirancang secara terbuka dan dapat dipantau publik. Transparansi tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kepercayaan masyarakat terhadap proses seleksi peserta didik baru.

Ia menjelaskan, dalam mekanisme seleksi tahun ini nilai rapor memiliki bobot 60 persen, sedangkan Tes Kemampuan Akademik (TKA) berkontribusi sebesar 40 persen.

“Nanti masyarakat bisa melihat secara terbuka bagaimana proses seleksi dilakukan. Nilai rapor memiliki bobot 60 persen dan TKA sebesar 40 persen. Semua komponen dapat dipantau secara terbuka sehingga masyarakat bisa melihat prosesnya secara utuh,” terangnya.

Dalam kesempatan yang sama, Khofifah juga menyerahkan bantuan biaya pendidikan kepada 10 siswa prasejahtera berprestasi di SMAN 2 Ngawi dan SMKN 1 Ngawi. Masing-masing siswa menerima bantuan sebesar Rp1 juta sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap pemerataan akses pendidikan.

Bantuan tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen Pemprov Jawa Timur untuk memastikan anak-anak dari keluarga kurang mampu tetap memiliki kesempatan mengenyam pendidikan yang berkualitas dan berdaya saing.

“Pendidikan merupakan investasi terbaik untuk masa depan. Karena itu kami terus berupaya memastikan anak-anak Jawa Timur, termasuk yang berasal dari keluarga prasejahtera, tetap memiliki kesempatan meraih pendidikan yang berkualitas dan berprestasi,” pungkas Khofifah.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Di Hadapan 109 Mahasiswa Unhan, Khofifah Paparkan Potensi Pangan Jatim Menuju Kedaulatan Nasional
Menaker Ungkap Cara Adopsi AI Bisa Dongkrak Produktivitas hingga 40 Persen
Kapolsek Laren Ingatkan Pelajar MA Muhammadiyah 03 Jauhi Bullying dan Bijak Bermedsos
Tiga Pesan Kapolsek Tikung untuk Pelajar SMK Islam Lamongan, Jaga Pergaulan, Tertib di Jalan, Jauhi Narkoba
Wamenaker Ajak Generasi Muda Jadikan AI Pengganda Produktivitas
Khofifah Resmi Kukuhkan 200 Mahasiswa Baru AMN Surabaya
Maulid Nabi di SMP Modhariyah Bangkalan, Siswa Diajak Teladani Rasulullah
Extranas ke-8 Digelar di Lamongan, Libatkan 137 Madrasah dari 19 Provinsi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 09:27

Menaker Ungkap Cara Adopsi AI Bisa Dongkrak Produktivitas hingga 40 Persen

Selasa, 15 September 2026 - 15:22

Kapolsek Laren Ingatkan Pelajar MA Muhammadiyah 03 Jauhi Bullying dan Bijak Bermedsos

Senin, 14 September 2026 - 08:41

Tiga Pesan Kapolsek Tikung untuk Pelajar SMK Islam Lamongan, Jaga Pergaulan, Tertib di Jalan, Jauhi Narkoba

Sabtu, 12 September 2026 - 18:27

Wamenaker Ajak Generasi Muda Jadikan AI Pengganda Produktivitas

Sabtu, 12 September 2026 - 17:46

Khofifah Resmi Kukuhkan 200 Mahasiswa Baru AMN Surabaya

Berita Terbaru