Pak Yes Luncurkan Salam-Q Genting, Gerakan Digital Perangi Stunting di Lamongan

Kamis, 6 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Bupati Lamongan Yuhronur Efendi meluncurkan Program Salam-Q Genting pada puncak peringatan Hari Keluarga Nasional ke-33 dan Hari Anak Nasional ke-42 Tahun 2026 di Pendopo Lokatantra, Kamis (6/8). Program ini menjadi inovasi digital untuk mendukung Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting di Lamongan.

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi meluncurkan Program Salam-Q Genting atau Sedekah Amal Qris Lamongan untuk Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting dalam puncak peringatan Hari Keluarga Nasional ke-33 dan Hari Anak Nasional ke-42 Tahun 2026. Peluncuran dilakukan di Pendopo Lokatantra, Kamis (6/8), sebagai bentuk keberlanjutan Program Genting dengan penyesuaian kebutuhan percepatan dan digitalisasi bantuan.

Pak Yes mengatakan pembangunan ketahanan nasional berawal dari keluarga. Karena itu, ia menilai penting memastikan anak-anak tumbuh menjadi generasi yang kuat, berdaya saing, dan memiliki masa depan yang baik.

“Mari kita terus bergandeng tangan, berkomitmen bersama untuk kesejahteraan dan kejayaan Lamongan yang terus berkesinambungan. Hari ini juga akan saya launching Salam-Q Genting yang akan kami persembahkan untuk masyarakat,” ucap Pak Yes.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Kabupaten Lamongan, dr. Aini Mas’idha, menjelaskan bahwa selama ini pembayaran dalam Program Genting dilakukan melalui transfer. Melalui Salam-Q Genting, penyaluran bantuan diharapkan menjadi lebih mudah, dekat, dan tidak dibatasi nominal rupiah.

“Qrisnya nanti akan kami sebarluaskan. Ini bentuk keberlanjutan dan inovasi kami guna tetap mensukseskan program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting yang kami intervensi dengan penyesuaian kebutuhan percepatan dan digitalisasi dalam penyampaian bantuan orang tua asuh kepada keluarga resiko stunting di Kabupaten Lamongan,” terangnya.

Program ini menjadi bagian dari upaya Lamongan memperkuat peran keluarga dalam pembangunan. Pemerintah daerah menempatkan keluarga sebagai fondasi ketahanan nasional sekaligus pintu masuk untuk mencegah stunting secara lebih terukur dan mudah diakses masyarakat.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan
Pelatihan Pelinting Rokok di Bangkalan, 30 Warga Burneh Ikuti Pembekalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:22

Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah

Berita Terbaru