Pantun Jenaka Senator Cantik Anggota DPD RI Lia Istifhama Warnai Pelepasan Kirab Hari Santri di Probolinggo

Senin, 26 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana kegiatan Kirab Hari Santri 2026 yang diselenggarakan PRNU Kedung Asem, Probolinggo. (Dok foto /RadarBangsa.co.id).

Suasana kegiatan Kirab Hari Santri 2026 yang diselenggarakan PRNU Kedung Asem, Probolinggo. (Dok foto /RadarBangsa.co.id).

PROBOLINGGO, RadarBangsa.co.id – Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama, melepas ratusan santri dalam Kirab Hari Santri 2026 yang diselenggarakan Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Kedung Asem, Probolinggo, Sabtu (24/10/2026). Suasana pelepasan berlangsung meriah ketika senator yang akrab disapa Ning Lia itu menyampaikan pantun jenaka sebelum mengibarkan bendera start.

Sebelum memberikan aba-aba keberangkatan, Ning Lia mengajak para peserta berinteraksi melalui pantun sederhana. Momen tersebut mencairkan suasana sekaligus menghadirkan keakraban di tengah rangkaian peringatan Hari Santri.

“Saya boleh kasih pantun sedikit saja?” ucap Ning Lia sebelum melantunkan pantunnya.

“Ikan tempe, ikan tahu,
Santri-santri sayang,
Lope-lope aku padamu.”

Pantun tersebut menjadi pembuka sebelum Ning Lia melepas peserta kirab. Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, ia kemudian mengibarkan bendera start sebagai tanda dimulainya kegiatan.

“Ayo, let’s go! One, two, go!” serunya saat memberikan aba-aba kepada peserta.

Seruan “Hari Santri! Hari Santri! Hari Santri!” turut menggema, menambah semangat ratusan santri yang mengikuti kegiatan tersebut.

Kirab Hari Santri yang digelar PRNU Kedung Asem tidak hanya menjadi bagian dari perayaan tahunan, tetapi juga menjadi ruang pertemuan dan kebersamaan bagi para santri.

Kegiatan ini menghadirkan semangat persaudaraan sekaligus menjadi momentum untuk menumbuhkan kecintaan terhadap tradisi pesantren dan nilai-nilai perjuangan para ulama.

Kehadiran Ning Lia dalam pelepasan kirab turut mewarnai kegiatan dengan pendekatan yang santai dan komunikatif. Interaksi melalui pantun menjadi salah satu momen yang menonjol dalam rangkaian acara tersebut.

Selain memeriahkan peringatan Hari Santri, kegiatan ini diharapkan dapat mempererat hubungan antarsantri dan memperkuat semangat generasi muda dalam menjaga nilai-nilai keislaman serta kebangsaan.

Melalui Kirab Hari Santri 2026, semangat persatuan, persaudaraan, dan pengabdian diharapkan terus tumbuh di kalangan santri. Nilai-nilai tersebut menjadi bagian penting dalam kehidupan bermasyarakat sekaligus dalam menjaga tradisi pesantren di tengah perkembangan zaman.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Cegah Dugaan Tawuran Dini Hari, Polres Lamongan Amankan 26 Pemuda
Operasi Patuh Candi 2026 Dimulai, Polrestabes Semarang Prioritaskan Keselamatan Pengendara
Pasar Murah Gempita Diserbu Warga, Pemkab Jember Tekan Inflasi Jelang Nataru
Gandrung Sewu 2026 Tampil Gemerlap, 1.300 Penari Hidupkan Pantai Boom
Khofifah Kerahkan Heli Water Bombing untuk Padamkan TPA Supit Urang
Doa Bersama Warnai Hari Jadi ke-495 Kabupaten Bangkalan
Jalan Sehat Sarungan Meriahkan Puncak Hari Santri di Lamongan
Anggota DPR RI Lia Istifhama Ajak Pemuda dan Pemerintah Perkuat Demokrasi Hijau

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:45

Cegah Dugaan Tawuran Dini Hari, Polres Lamongan Amankan 26 Pemuda

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:37

Operasi Patuh Candi 2026 Dimulai, Polrestabes Semarang Prioritaskan Keselamatan Pengendara

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:29

Pasar Murah Gempita Diserbu Warga, Pemkab Jember Tekan Inflasi Jelang Nataru

Senin, 26 Oktober 2026 - 09:00

Gandrung Sewu 2026 Tampil Gemerlap, 1.300 Penari Hidupkan Pantai Boom

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:37

Khofifah Kerahkan Heli Water Bombing untuk Padamkan TPA Supit Urang

Berita Terbaru