JEMBER, RadarBangsa.co.id – Pasar Murah Gempita yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember di Desa Selodakon, Kecamatan Tanggul, Senin (26/10/2026), menarik antusiasme warga. Program melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah dan Perdagangan (Diskopumdag) Jember ini menghadirkan sejumlah kebutuhan pokok dengan harga terjangkau menjelang Natal 2026 dan Tahun Baru 2027.
Mengusung tema Gempita atau Gerakan Pasar Murah Pengendali Inflasi Penuh Cinta, kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah daerah untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus membantu mengendalikan inflasi, terutama pada komoditas kebutuhan sehari-hari.
Kabid Perdagangan Diskopumdag Jember, Lilik Mahkfiah, S.Pd., M.Pd., mengatakan pasar murah ditujukan agar harga kebutuhan pokok tetap dapat dijangkau masyarakat.
“Pasar murah ini bertujuan untuk mengendalikan inflasi Kabupaten Jember sehingga harga-harga barang pokok itu terjangkau oleh masyarakat kita,” ujar Lilik saat memberikan keterangan di lokasi.
Menurut Lilik, pada tahun ini terdapat 15 titik pelaksanaan pasar murah yang didanai melalui PAPBD dan akan tersebar di sejumlah wilayah hingga akhir tahun. Selodakon menjadi lokasi awal rangkaian kegiatan tersebut.
Selanjutnya, kegiatan dijadwalkan berlanjut ke Rambipuji, Bangsalsari, hingga Umbulsari, bersamaan dengan program Bunga Desaku.
Dalam kegiatan tersebut, masyarakat dapat membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang ditawarkan panitia. Komoditas yang tersedia antara lain telur seharga Rp20.000, gula pasir Rp15.000, daging ayam ras Rp30.000 per kilogram, beras SPHP Rp55.000, dan minyak goreng Rp15.000. Sayuran segar juga disediakan dengan harga Rp5.000.
Antusiasme masyarakat terlihat sejak kegiatan dimulai. Untuk menjaga pemerataan distribusi, panitia membatasi jumlah pembelian sejumlah komoditas, termasuk minyak goreng, beras, dan gula.
Pembatasan tersebut diterapkan agar lebih banyak warga berkesempatan mendapatkan bahan kebutuhan pokok. Berdasarkan keterangan panitia, stok barang dipastikan mencukupi hingga kegiatan selesai.
Penjabat Kepala Desa Selodakon, H. Suryanto, mengapresiasi pelaksanaan pasar murah yang menjadi bagian dari program unggulan Pemkab Jember tersebut.
Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, tetapi juga membuka ruang keterlibatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) setempat yang menyediakan bahan pokok serta sayuran.
“Harapan ke depan, dengan adanya kegiatan ini, peningkatan UMKM di Desa Selodakon serta pengendalian inflasi melalui pasar murah ini dapat berjalan dengan baik dan membantu perekonomian masyarakat kita,” ungkap Suryanto.
Manfaat kegiatan tersebut juga dirasakan warga. Laili, salah seorang warga Desa Selodakon, menyampaikan terima kasih kepada Bupati Jember Gus Fawait dan Diskopumdag Jember atas penyelenggaraan pasar murah.
“Terima kasih kepada Bupati Jember Gus Fawait dan Diskop Jember dengan adanya pasar murah ini, karena sangat membantu masyarakat,” tuturnya.
Penulis : Herry
Editor : Zainul Arifin


















Komentar