Parade Kebangsaan Lamongan, Wujud Nyata Harmoni Antar Etnis

Minggu, 6 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menghadiri Parade Kebangsaan di Alun-alun Lamongan, Sabtu (5/9/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menghadiri Parade Kebangsaan di Alun-alun Lamongan, Sabtu (5/9/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGANm RadarBangsa.co.id – Alun-alun Kota Lamongan menjadi ruang perjumpaan berbagai etnis dan budaya dalam Parade Kebangsaan, Sabtu (5/9/2026). Kegiatan yang menjadi penutup rangkaian peringatan HUT ke-81 RI di Lamongan itu menampilkan beragam adat dan budaya Nusantara sebagai gambaran kebhinekaan serta keharmonisan masyarakat.

Parade Kebangsaan tersebut berlangsung dalam suasana persaudaraan dan kebersamaan. Berbagai kelompok etnis tampil mengelilingi Alun-alun Lamongan dengan membawa identitas adat dan budaya masing-masing.

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengajak masyarakat menjadikan momentum tersebut sebagai penguat nasionalisme dan kebanggaan sebagai warga negara Indonesia, khususnya sebagai bagian dari masyarakat Lamongan.

“Bhineka Tunggal Ika yang menunjukkan berbagai etnis yang ada di Kabupaten Lamongan ini terus bersatu, bersama dalam satu kesatuan. Mari momen ini terus kita implementasi dengan saling bergandeng tangan, penuh kebersamaan dalam mewujudkan kejayaan Lamongan yang berkelanjutan. Terima kasih kepada semua yang telah berpartisipasi dalam acara yang luar biasa ini,” ucap Pak Yes.

Ketua Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kabupaten Lamongan Sudjito menegaskan, kegiatan tersebut bukan sekadar karnaval. Parade Kebangsaan menjadi bentuk ekspresi masyarakat Lamongan dari berbagai latar belakang etnis yang menunjukkan kebanggaan terhadap adat dan budaya masing-masing.

“Berbagai etnis di Indonesia mengitari Alun-alun Lamongan, ini bukan karnaval tapi ekspresi real insan-insan Lamongan yang berasal dari berbagai etnis dengan kebanggaan adat dan budayanya,” terangnya.

Parade Kebangsaan juga diisi pagelaran etnis dan budaya Nusantara. Sejumlah kelompok menampilkan budaya dari Suku Jawa, Batak, Nias, Minangkabau, Tionghoa, Sunda, Madura, Bali, NTT, hingga Makassar.

Keberagaman penampilan tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan yang menempatkan kebhinekaan sebagai kekuatan dalam membangun kebersamaan masyarakat Lamongan.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

SMSI Siap Kawal Prabowo, Ini Sikap Organisasi Pers terhadap Pemerintah
Yassierli Targetkan Pendampingan Produktivitas Menjangkau Ratusan Ribu Perusahaan
Kemnaker-IWIP Perkuat SDM Lokal, 80 Persen Peserta Magang Masuk Kawasan Industri
Lia Istifhama Turun Langsung, Donor Darah HUT DPD RI di Jatim Tembus 100 Orang
Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja
24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan
Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
Kemnaker Fasilitasi 100 Pekerja Musik, Dorong Kompetensi dan Pelindungan Profesi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 19:42

Yassierli Targetkan Pendampingan Produktivitas Menjangkau Ratusan Ribu Perusahaan

Selasa, 3 November 2026 - 07:46

Kemnaker-IWIP Perkuat SDM Lokal, 80 Persen Peserta Magang Masuk Kawasan Industri

Selasa, 3 November 2026 - 06:46

Lia Istifhama Turun Langsung, Donor Darah HUT DPD RI di Jatim Tembus 100 Orang

Senin, 2 November 2026 - 10:14

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja

Senin, 2 November 2026 - 06:05

24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan

Berita Terbaru