LAMONGAN, RadarBangsa.co.id β Tim penurunan Bendera Merah Putih dalam upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Lamongan menuntaskan tugas dengan khidmat, Senin (17/8). Prosesi tersebut menjadi bagian akhir dari rangkaian upacara peringatan kemerdekaan di tingkat Kabupaten Lamongan.
Dalam prosesi penurunan, Haveda Khandita Widyadhana dari SMAN 2 Lamongan bertugas sebagai pembawa baki. Arya Maulana dari SMAN 1 Kedungpring dipercaya sebagai pembawa bendera, Andhika Tahta Yuana dari SMKN 1 Lamongan sebagai pembentang bendera, sedangkan Erwin dari SMA Wahid Hasyim Model bertugas sebagai pengerek bendera.
Setelah Sang Saka Merah Putih diturunkan, bendera dilipat dan diserahkan oleh pembawa baki kepada Bupati Lamongan Yuhronur Efendi selaku Inspektur Upacara. Bendera kemudian diletakkan kembali di mimbar kehormatan.
Sebanyak 76 anggota Paskibraka Lamongan yang bertugas menjalankan peran masing-masing dengan tertib dan penuh konsentrasi. Kekompakan serta ketepatan setiap gerakan menunjukkan pelaksanaan tugas yang telah dipersiapkan melalui latihan dan pembinaan sebelum upacara.
Tuntasnya prosesi penurunan bendera sekaligus mengakhiri rangkaian tugas Paskibraka Lamongan dalam upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Bagi para pelajar yang terlibat, pelaksanaan tugas tersebut menjadi bagian dari pengalaman dalam membangun disiplin, tanggung jawab, nasionalisme, dan kecintaan terhadap Tanah Air.
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengapresiasi pelaksanaan upacara peringatan HUT ke-81 RI yang berlangsung di Kabupaten Lamongan. Ia berharap keterlibatan Paskibraka tidak berhenti pada pelaksanaan seremoni, tetapi dapat menjadi bagian dari pembentukan karakter generasi muda.
βMelalui peran Paskibraka, semangat kemerdekaan diharapkan tidak berhenti pada pelaksanaan upacara, tetapi terus tumbuh dalam diri generasi muda untuk berkontribusi dan memberikan yang terbaik bagi Kabupaten Lamongan serta Indonesia. Terima kasih atas pelaksanaan upacara yang tertib dan khidmat,β ucapnya.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin


















Komentar