Pemda Sleman Gerak Cepat Atasi Kebakaran PT MTG

Rabu, 21 Mei 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa jelaskan langkah mitigasi kebakaran pabrik MTG dalam konferensi pers. (istimewa)

Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa jelaskan langkah mitigasi kebakaran pabrik MTG dalam konferensi pers. (istimewa)

SLEMAN, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Sleman bergerak cepat pasca insiden kebakaran hebat yang melanda pabrik garmen milik PT Mataram Tunggal Garmen (MTG) di Desa Balong, Donoharjo, Ngaglik, Sleman, pada Rabu (21/5/2025) dini hari sekitar pukul 03.00 WIB.

Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, menyampaikan dalam konferensi pers di Pendopo Parasamya bahwa Pemkab langsung menurunkan tim untuk melakukan mitigasi dan penanganan awal di lokasi kejadian.

“Kami dari Pemkab Sleman telah meninjau langsung lokasi kejadian dan mengerahkan armada pemadam kebakaran untuk membantu proses pemadaman,” jelas Danang.

Danang juga mengungkapkan bahwa pasca kebakaran tersebut, sebanyak 1.600 pekerja terpaksa dirumahkan sementara.

Untuk mengatasi dampak sosial-ekonomi dari kejadian ini, pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Tenaga Kerja dan Dinas Perindustrian Sleman.

“Kami mendorong Disnaker untuk memberikan pendampingan intensif kepada para pekerja, karena pembangunan ulang pabrik diperkirakan akan memakan waktu sekitar satu tahun,” ungkapnya.

Ia menambahkan, kemungkinan relokasi sementara kegiatan produksi juga tengah dijajaki.

“Kami sudah berbicara dengan manajemen PT MTG, dan jika memungkinkan, produksi akan dipindahkan sementara ke fasilitas PT Primisima yang saat ini tidak terpakai. Kebetulan kedua perusahaan ini bergerak di sektor yang sama, yakni garmen,” lanjutnya.

Danang menegaskan, Pemkab Sleman berkomitmen untuk mencegah terjadinya pemutusan hubungan kerja (PHK) massal.

“Yang paling utama adalah bagaimana tenaga kerja bisa tetap diberdayakan, jangan sampai ada PHK. Kami akan terus mencari solusi terbaik bersama para pihak,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Satpol PP Sleman, Savitri Nurmala Dewi, mengatakan bahwa proses pemadaman masih berlangsung. Sehingga, total kerugian akibat kebakaran belum dapat dipastikan.

“Api belum padam sepenuhnya dan suhu di area kebakaran masih sangat tinggi. Jadi belum bisa dilakukan perhitungan pasti terkait nilai kerugian,” ujarnya.

Hingga kini, upaya pendinginan dan penyisiran lokasi terus dilakukan untuk memastikan keamanan dan mencegah kebakaran susulan.

Penulis : Paiman

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Dari Warung hingga Bengkel, BAZNAS Kendal Ubah Zakat Jadi Modal Kemandirian
Gus Fawait Rombak Pejabat Pemkab Jember, Target Percepatan RPJMD Jadi Alasan
Harhubnas 2026, Trans Jatim Gratis Sehari di 8 Koridor, Gubernur Khofifah Ajak Warga Beralih ke Transportasi Publik
Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 11:42

Dari Warung hingga Bengkel, BAZNAS Kendal Ubah Zakat Jadi Modal Kemandirian

Kamis, 17 September 2026 - 09:14

Gus Fawait Rombak Pejabat Pemkab Jember, Target Percepatan RPJMD Jadi Alasan

Kamis, 17 September 2026 - 09:06

Harhubnas 2026, Trans Jatim Gratis Sehari di 8 Koridor, Gubernur Khofifah Ajak Warga Beralih ke Transportasi Publik

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Berita Terbaru