SLEMAN, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Sleman bergerak cepat pasca insiden kebakaran hebat yang melanda pabrik garmen milik PT Mataram Tunggal Garmen (MTG) di Desa Balong, Donoharjo, Ngaglik, Sleman, pada Rabu (21/5/2025) dini hari sekitar pukul 03.00 WIB.
Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, menyampaikan dalam konferensi pers di Pendopo Parasamya bahwa Pemkab langsung menurunkan tim untuk melakukan mitigasi dan penanganan awal di lokasi kejadian.
“Kami dari Pemkab Sleman telah meninjau langsung lokasi kejadian dan mengerahkan armada pemadam kebakaran untuk membantu proses pemadaman,” jelas Danang.
Danang juga mengungkapkan bahwa pasca kebakaran tersebut, sebanyak 1.600 pekerja terpaksa dirumahkan sementara.
Untuk mengatasi dampak sosial-ekonomi dari kejadian ini, pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Tenaga Kerja dan Dinas Perindustrian Sleman.
“Kami mendorong Disnaker untuk memberikan pendampingan intensif kepada para pekerja, karena pembangunan ulang pabrik diperkirakan akan memakan waktu sekitar satu tahun,” ungkapnya.
Ia menambahkan, kemungkinan relokasi sementara kegiatan produksi juga tengah dijajaki.
“Kami sudah berbicara dengan manajemen PT MTG, dan jika memungkinkan, produksi akan dipindahkan sementara ke fasilitas PT Primisima yang saat ini tidak terpakai. Kebetulan kedua perusahaan ini bergerak di sektor yang sama, yakni garmen,” lanjutnya.
Danang menegaskan, Pemkab Sleman berkomitmen untuk mencegah terjadinya pemutusan hubungan kerja (PHK) massal.
“Yang paling utama adalah bagaimana tenaga kerja bisa tetap diberdayakan, jangan sampai ada PHK. Kami akan terus mencari solusi terbaik bersama para pihak,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Bagian Satpol PP Sleman, Savitri Nurmala Dewi, mengatakan bahwa proses pemadaman masih berlangsung. Sehingga, total kerugian akibat kebakaran belum dapat dipastikan.
“Api belum padam sepenuhnya dan suhu di area kebakaran masih sangat tinggi. Jadi belum bisa dilakukan perhitungan pasti terkait nilai kerugian,” ujarnya.
Hingga kini, upaya pendinginan dan penyisiran lokasi terus dilakukan untuk memastikan keamanan dan mencegah kebakaran susulan.
Lainnya:
- Bedah Rumah Insan Pendidikan Jatim Tembus 135 Unit, Khofifah Turun Langsung
- Bupati Kendal Tekankan Disiplin Jadi Kunci Profesionalisme ASN
- Khofifah Tinjau Bedah Rumah Petugas Sekolah, 135 Warga Pendidikan Terbantu
Penulis : Paiman
Editor : Zainul Arifin








