KPK Turun ke Asahan, Bimtek Anti Korupsi Jadi Alarm Perbaikan Layanan Publik

- Redaksi

Rabu, 6 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KPK RI bersama Pemkab Asahan menggelar Bimtek Kabupaten Percontohan Anti Korupsi di Aula Melati Kantor Bupati Asahan, Selasa (5/5/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

KPK RI bersama Pemkab Asahan menggelar Bimtek Kabupaten Percontohan Anti Korupsi di Aula Melati Kantor Bupati Asahan, Selasa (5/5/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

ASAHAN, RadarBangsa.co.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI mulai mengintensifkan penguatan pengawasan pemerintahan daerah. Salah satunya melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Kabupaten/Kota Percontohan Anti Korupsi yang digelar di Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, sebagai langkah pencegahan praktik korupsi yang berpotensi merugikan pelayanan publik.

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai 5 hingga 7 Mei 2026 di Aula Melati Kantor Bupati Asahan itu menjadi bagian dari program Kabupaten/Kota Ber-AKSI (Berani Berantas Korupsi), sebuah strategi nasional KPK untuk membangun sistem pemerintahan daerah yang lebih bersih dan akuntabel.

Program ini dinilai penting karena korupsi di daerah sering berdampak langsung pada masyarakat, mulai dari lambatnya pelayanan administrasi, buruknya pembangunan infrastruktur, hingga kebocoran anggaran yang seharusnya dinikmati warga.

Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, mengatakan penunjukan Asahan sebagai daerah percontohan menjadi momentum memperkuat sistem pemerintahan yang lebih terbuka dan profesional.

“Ini bukan sekadar agenda pelatihan, tetapi kesempatan memperbaiki sistem kerja agar pelayanan kepada masyarakat lebih transparan, cepat, dan akuntabel,” ujar Taufik.

Sementara itu, Sekretaris Inspektorat Provinsi Sumatera Utara, Murdianto, yang mewakili Gubernur Sumut, menegaskan dukungan penuh pemerintah provinsi terhadap program pencegahan korupsi di daerah.

Menurutnya, penguatan integritas birokrasi menjadi fondasi utama untuk menjaga kepercayaan publik terhadap pemerintah.

Koordinator Program Percontohan Kabupaten/Kota Anti Korupsi KPK RI, Rino Haruno, menegaskan bimtek ini difokuskan pada penguatan tata kelola anggaran, sistem pengawasan internal, dan peningkatan kualitas layanan publik.

“Tujuan akhirnya adalah memastikan anggaran daerah benar-benar kembali kepada masyarakat dalam bentuk pelayanan yang berkualitas dan pembangunan yang tepat sasaran,” kata Rino.

Ia menegaskan keberhasilan program ini akan menjadi tolok ukur bagi daerah lain di Sumatera Utara, bahkan nasional.

“Kalau sistemnya kuat, peluang korupsi menyempit dan masyarakat yang paling merasakan manfaatnya,” pungkasnya.

Lainnya:

Penulis : Dicky

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bedah Rumah Insan Pendidikan Jatim Tembus 135 Unit, Khofifah Turun Langsung
Bupati Kendal Tekankan Disiplin Jadi Kunci Profesionalisme ASN
Khofifah Tinjau Bedah Rumah Petugas Sekolah, 135 Warga Pendidikan Terbantu
Bupati Kendal Tekankan ASN Wajib Hadir dan Responsif, Jadi Teladan di Tengah Masyarakat
Bupati Kendal Minta ASN Tingkatkan Kompetensi, MOOC Jadi Solusi Pembelajaran Fleksibel
FLS3N Lamongan 2026 Cetak Talenta Muda, SDN Sumberkerep Raih Juara Pertama Seni Tari
Bupati Lamongan Tancap Gas Reformasi Birokrasi, 34 Pejabat Resmi Dilantik
Bupati Lamongan Lantik 34 Pejabat, Dorong Percepatan Layanan Publik dan Birokrasi Efektif

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 12:34 WIB

Bedah Rumah Insan Pendidikan Jatim Tembus 135 Unit, Khofifah Turun Langsung

Rabu, 6 Mei 2026 - 12:32 WIB

Bupati Kendal Tekankan Disiplin Jadi Kunci Profesionalisme ASN

Rabu, 6 Mei 2026 - 12:21 WIB

Khofifah Tinjau Bedah Rumah Petugas Sekolah, 135 Warga Pendidikan Terbantu

Rabu, 6 Mei 2026 - 10:49 WIB

Bupati Kendal Tekankan ASN Wajib Hadir dan Responsif, Jadi Teladan di Tengah Masyarakat

Rabu, 6 Mei 2026 - 07:06 WIB

KPK Turun ke Asahan, Bimtek Anti Korupsi Jadi Alarm Perbaikan Layanan Publik

Berita Terbaru

Pemerintahan

Bupati Kendal Tekankan Disiplin Jadi Kunci Profesionalisme ASN

Rabu, 6 Mei 2026 - 12:32 WIB