FLS3N Lamongan 2026 Cetak Talenta Muda, SDN Sumberkerep Raih Juara Pertama Seni Tari

Rabu, 6 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Penampilan memukau siswa SD dalam ajang FLS3N cabang seni tari tingkat Kabupaten Lamongan, Selasa (5/5/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Penampilan memukau siswa SD dalam ajang FLS3N cabang seni tari tingkat Kabupaten Lamongan, Selasa (5/5/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id — Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan resmi menetapkan pemenang Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) jenjang SD cabang seni tari tahun 2026. Penjurian dilakukan secara daring pada Selasa (5/5/2026), sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas seleksi sekaligus memperluas akses partisipasi sekolah.

Penetapan ini bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi menjadi indikator penting keberhasilan pembinaan seni di sekolah dasar. Di tengah fokus pendidikan pada akademik, pemerintah daerah mendorong keseimbangan dengan penguatan karakter dan budaya melalui kegiatan seperti FLS3N.

Hasilnya, SDN Sumberkerep keluar sebagai juara pertama melalui penampilan Michella Kanza Azzahra dan tim. Posisi kedua diraih SDN 3 Sendangrejo, disusul SDN 1 Sembong di peringkat ketiga.

Sejumlah sekolah lain juga masuk kategori harapan, yakni SDN 2 Sukodadi, SDN Doyomulyo, dan SDN 2 Kelorarum. Keputusan ini ditetapkan oleh tim juri yang terdiri dari Ninik Trilestari, Teguh Maranata, dan Ririn Suryadanarti.

Kepala Sekolah SDN Sumberkerep, Nugrahaning Wuri Yandani, menyebut capaian ini sebagai hasil dari pembinaan berkelanjutan yang melibatkan guru, siswa, dan dukungan orang tua.

“Prestasi ini bukan hanya kemenangan lomba, tetapi bukti bahwa pembinaan seni di sekolah dasar bisa berjalan optimal jika didukung semua pihak,” ujarnya.

Secara lebih luas, hasil FLS3N ini berdampak pada peningkatan motivasi siswa serta mendorong sekolah lain memperkuat program ekstrakurikuler seni. Pemerintah daerah juga diharapkan menjadikan capaian ini sebagai dasar evaluasi dan penguatan kebijakan pendidikan berbasis budaya.

Dengan hasil ini, Lamongan tidak hanya mencetak prestasi, tetapi juga mempertegas komitmen menghadirkan layanan pendidikan yang holistik dan inklusif. “Kami berharap ini menjadi pemicu lahirnya talenta-talenta seni dari Lamongan ke tingkat nasional,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Berita Terbaru