Pemkab Asahan Perkuat Perencanaan Pembangunan Berbasis Data Lewat Portal SJIG Terintegrasi

Sabtu, 14 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Launching Portal SJIG Kabupaten Asahan di Aula Melati Kantor Bupati Asahan, Jumat (13/2/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Launching Portal SJIG Kabupaten Asahan di Aula Melati Kantor Bupati Asahan, Jumat (13/2/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

ASAHAN, RadarBangsa.co.id — Pemerintah Kabupaten Asahan meresmikan Sistem Jaringan Informasi Geospasial (SJIG) sekaligus meluncurkan Portal SJIG sebagai penguatan perencanaan pembangunan berbasis data presisi dan terintegrasi. Peresmian berlangsung di Aula Melati Kantor Bupati Asahan, Jumat (13/2/2026), dihadiri pemangku kepentingan lintas sektor.

Kegiatan tersebut diikuti Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, unsur Forkopimda, para kepala perangkat daerah, camat, kepala puskesmas, kepala desa/lurah, pimpinan instansi vertikal, organisasi kemasyarakatan, mahasiswa, hingga insan pers. Hadir pula Kepala Badan Informasi Geospasial RI, Muhammad Aris Marfai, yang memaparkan peran strategis informasi geospasial dalam mendukung pembangunan berbasis bukti.

Ketua Tim SJIG Kabupaten Asahan, Supriyanto, dalam laporannya menyampaikan bahwa pembangunan Portal SJIG merupakan terobosan daerah dalam mendukung kebijakan Satu Data Indonesia sekaligus penguatan tata kelola pembangunan berbasis data. Pada tahap awal, sistem ini telah menyusun dan mengintegrasikan 128 peta tematik lintas organisasi perangkat daerah.

“Peta tematik yang terintegrasi ini menjadi dasar perencanaan, pengendalian, dan evaluasi pembangunan sehingga program yang disusun lebih terarah, efektif, dan akurat,” ujarnya.

Capaian tersebut menempatkan Asahan sebagai kabupaten pertama di Sumatera Utara yang membangun serta mengimplementasikan SJIG secara terintegrasi. Data yang dihimpun mencakup sektor kesehatan, infrastruktur, tata ruang, pendidikan, hingga potensi ekonomi wilayah yang dapat dimanfaatkan lintas perangkat daerah.

Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin menegaskan bahwa pemanfaatan informasi geospasial merupakan kebutuhan strategis dalam pengambilan kebijakan pembangunan.

“Setiap Organisasi Perangkat Daerah harus memahami konsep data spasial, fungsi, serta pemanfaatannya. Kebijakan pembangunan wajib berbasis data yang valid, terintegrasi, dan dapat dipertanggungjawabkan agar tepat sasaran,” tegasnya.

Ia juga menginstruksikan agar Portal SJIG dimanfaatkan secara optimal sebagai instrumen perencanaan presisi dan transparan.

“Portal SJIG harus menjadi rujukan bersama dalam menyusun program. Dengan data yang sama dan terintegrasi, percepatan pembangunan daerah dapat diwujudkan lebih efektif dan berdampak langsung bagi masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala BIG RI memberikan apresiasi atas komitmen Pemkab Asahan dalam membangun sistem geospasial daerah.

“Langkah yang dilakukan Kabupaten Asahan sangat progresif. Informasi geospasial yang terstandar, terintegrasi, dan berkelanjutan merupakan fondasi penting dalam mewujudkan perencanaan presisi serta pengambilan kebijakan yang akuntabel,” ungkapnya.

Ia menilai implementasi SJIG mampu meminimalkan tumpang tindih program, meningkatkan efisiensi anggaran, serta memperkuat layanan publik berbasis lokasi.

Dengan diresmikannya Portal SJIG, Kabupaten Asahan dinilai semakin siap mengakselerasi pembangunan religius, maju, dan berkelanjutan melalui sistem perencanaan modern berbasis teknologi informasi geospasial.

Penulis : Dicky

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan
Pelatihan Pelinting Rokok di Bangkalan, 30 Warga Burneh Ikuti Pembekalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:22

Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah

Berita Terbaru