Pemkab Bangkalan Percepat DTSEN, Data Akurat Jadi Kunci Bansos Tepat Sasaran

Kamis, 9 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Bangkalan Moch. Fauzan Ja'far memberikan arahan dalam Sosialisasi dan Pelatihan Pemutakhiran DTSEN Non Desil, Selasa (7/7/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Wakil Bupati Bangkalan Moch. Fauzan Ja'far memberikan arahan dalam Sosialisasi dan Pelatihan Pemutakhiran DTSEN Non Desil, Selasa (7/7/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

BANGKALAN, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Bangkalan mempercepat pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai langkah memperkuat akurasi data penerima program pemerintah. Basis data yang valid dinilai menjadi faktor utama agar berbagai kebijakan sosial dan pelayanan publik dapat tepat sasaran.

Komitmen tersebut disampaikan Wakil Bupati Bangkalan Moch. Fauzan Ja’far saat membuka Sosialisasi dan Pelatihan Pemutakhiran DTSEN Non Desil bagi operator Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG), perangkat desa, kelurahan, serta organisasi perangkat daerah terkait, Selasa (7/7/2026).

Pelatihan digelar selama tiga hari dengan melibatkan tiga tim yang diterjunkan ke sejumlah kecamatan di Bangkalan. Skema tersebut diterapkan agar proses pendampingan kepada operator desa berjalan lebih efektif sekaligus memastikan seluruh wilayah memperoleh pemahaman yang sama dalam proses pemutakhiran data.

Fauzan menegaskan kualitas kebijakan pemerintah sangat bergantung pada ketepatan data yang dihimpun dari lapangan. Karena itu, pemerintah daerah bersama pemerintah desa diminta bekerja cermat agar data yang dihasilkan valid, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Data yang baik akan menghasilkan kebijakan yang tepat sasaran. Karena itu, proses pemutakhiran data harus dilakukan dengan teliti dan penuh tanggung jawab,” kata Fauzan.

Ia menjelaskan, data yang dikumpulkan pemerintah daerah selanjutnya akan diintegrasikan oleh pemerintah pusat menjadi Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang dikelola Badan Pusat Statistik (BPS). Basis data tersebut akan menjadi rujukan dalam pelaksanaan berbagai program nasional, termasuk Universal Health Coverage (UHC) atau layanan berobat gratis bagi masyarakat.

Selain memperkuat kualitas data sosial ekonomi, Pemerintah Kabupaten Bangkalan bersama RSUD juga terus meningkatkan pelayanan publik melalui program Sambang (SYAMRABU Sapa Masyarakat Bangkalan). Program tersebut menjadi sarana mendekatkan layanan pemerintah sekaligus memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat.

Melalui pelatihan ini, pemerintah daerah berharap seluruh operator SIKS-NG memiliki standar kerja yang sama dalam melakukan pemutakhiran data. Dengan demikian, data sosial ekonomi yang dihasilkan dapat menjadi landasan penyusunan kebijakan yang lebih tepat, efektif, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat. “Data yang akurat menjadi fondasi penting bagi keberhasilan setiap program pelayanan publik,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan
Pelatihan Pelinting Rokok di Bangkalan, 30 Warga Burneh Ikuti Pembekalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:22

Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah

Berita Terbaru