BANGKALAN, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Bangkalan mulai menerapkan sistem Computer Assisted Test (CAT) dalam proses seleksi calon pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bangkalan. Langkah ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan tata kelola zakat yang lebih profesional, transparan, dan akuntabel.
Seleksi kompetensi tersebut digelar di SMP Negeri 2 Bangkalan, Kamis (9/7/2026). Kegiatan dibuka Sekretaris Daerah Kabupaten Bangkalan Ismet Efendi yang mewakili Bupati Bangkalan dan diikuti peserta yang telah dinyatakan lolos tahapan administrasi.
Dalam sambutannya, Ismet menegaskan proses rekrutmen pimpinan BAZNAS kini tidak lagi mengandalkan mekanisme penunjukan, melainkan dilakukan melalui seleksi terbuka berbasis kompetensi. Menurutnya, sistem tersebut memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh peserta untuk menunjukkan kemampuan dan integritasnya.
“Seleksi ini dilaksanakan secara terbuka dan berbasis sistem CAT sehingga seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama. Harapannya, akan terpilih pimpinan BAZNAS yang benar-benar memiliki kompetensi, integritas, dan mampu mengemban amanah dalam mengelola zakat untuk kemaslahatan masyarakat,” katanya.
Ia menjelaskan, pimpinan BAZNAS yang terpilih nantinya diharapkan mampu membangun sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Bangkalan dan seluruh pemangku kepentingan. Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk mengoptimalkan penghimpunan serta pendistribusian zakat, infak, dan sedekah agar memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Ismet juga mengingatkan seluruh peserta agar mengikuti setiap tahapan seleksi secara sportif. Menurutnya, hasil seleksi merupakan bagian dari proses yang harus diterima dengan lapang dada, baik bagi peserta yang lolos maupun yang belum berhasil.
“Siapa pun yang nantinya terpilih, kami berharap dapat bekerja sama dengan pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat peran BAZNAS dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bangkalan,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Bangkalan berharap mekanisme seleksi yang objektif dan transparan mampu melahirkan kepemimpinan BAZNAS yang profesional. “Dengan demikian, pengelolaan dana zakat dapat semakin tepat sasaran dan berkontribusi dalam mendukung upaya pengentasan kemiskinan di Kabupaten Bangkalan, “pungkasnya.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin


















Komentar