Pemkab Sidoarjo Bongkar 21 Lapak Eks Lokalisasi Krengseng Libatkan 125 Personel

Senin, 3 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas gabungan membongkar 21 lapak di kawasan eks Lokalisasi Krengseng, Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo, Senin (3/8/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Petugas gabungan membongkar 21 lapak di kawasan eks Lokalisasi Krengseng, Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo, Senin (3/8/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SIDOARJO, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo membongkar 21 lapak dan bangunan liar di kawasan eks Lokalisasi Krengseng, Kecamatan Krian, Senin (3/8/2026). Penertiban yang melibatkan 125 personel gabungan itu menjadi bagian dari upaya mengembalikan fungsi kawasan, menegakkan ketertiban umum, dan menghapus jejak aktivitas yang selama bertahun-tahun identik dengan praktik prostitusi serta penyakit masyarakat.

Operasi dipimpin Kepala Satpol PP Kabupaten Sidoarjo, Drs. Yany Setyawan, dengan dukungan Satpol PP, Polsek Krian, Koramil Krian, Kecamatan Krian, Dinas Perhubungan, Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (PUBMSDA), serta PT KAI Daop 8 Surabaya.

Kegiatan diawali apel sekitar pukul 09.35 WIB yang dipimpin Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat (Tibumtranmas) Satpol PP Sidoarjo, R. Novianto. Dalam arahannya, ia menegaskan pembongkaran merupakan tahap akhir setelah pemerintah menempuh seluruh prosedur yang berlaku.

“Pembongkaran ini bukan dilakukan secara tiba-tiba. Pemerintah telah menyampaikan pemberitahuan, melakukan sosialisasi, dan memberikan kesempatan kepada pemilik bangunan untuk membongkar secara mandiri,” kata Novianto.

“Karena masih terdapat lapak yang tetap berdiri, penertiban akhirnya dilakukan oleh tim gabungan sebagai bentuk penegakan peraturan perundang-undangan serta menjaga ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, penataan kawasan eks Lokalisasi Krengseng tidak sekadar membongkar bangunan liar, tetapi juga mengembalikan fungsi kawasan agar sesuai peruntukannya. Menurut dia, langkah itu diarahkan untuk menghadirkan lingkungan yang lebih sehat, aman, dan layak bagi masyarakat.

“Penataan kawasan eks Lokalisasi Krengseng tidak hanya bertujuan membongkar bangunan liar, tetapi juga mengembalikan fungsi kawasan agar sesuai peruntukannya serta menciptakan lingkungan yang lebih sehat, aman, dan layak bagi masyarakat,” jelasnya.

Novianto juga menyebut pemerintah berharap langkah tersebut dapat memutus aktivitas yang selama ini melekat dengan kawasan eks lokalisasi, termasuk potensi munculnya penyakit masyarakat dan risiko penyebaran HIV/AIDS.

“Penataan ini diharapkan bisa memutus aktivitas yang selama ini melekat dengan kawasan eks lokalisasi, termasuk mencegah munculnya penyakit masyarakat dan menekan risiko penyebaran HIV/AIDS,” terangnya.

Usai apel, petugas bergerak ke titik-titik bangunan sasaran. Dengan alat berat dan peralatan pembongkaran, satu per satu lapak yang masih berdiri berhasil diratakan tanpa adanya penolakan dari penghuni maupun pemilik bangunan.

Personel gabungan juga mengamankan seluruh area agar proses pembongkaran berjalan tertib dan kondusif. Sekitar pukul 11.15 WIB, seluruh bangunan target telah selesai dibongkar. Setelah itu, petugas memusnahkan sisa tenda dan material yang mudah terbakar agar tidak kembali dimanfaatkan.

Dalam operasi tersebut, Satpol PP Kabupaten Sidoarjo menerjunkan 90 personel. Dukungan juga diberikan lima personel Kecamatan Krian, lima anggota Polsek Krian, lima personel Koramil Krian, empat personel Dinas Perhubungan, enam personel Dinas PUBMSDA, dan delapan personel PT KAI Daop 8 Surabaya.

Penertiban turut disaksikan unsur Kecamatan Krian, perangkat Kelurahan Krian, Kelurahan Kemasan, Kelurahan Tambak Kemerakan, TNI, Polri, serta PT KAI Daop 8 Surabaya yang memiliki kepentingan terhadap penataan kawasan di sekitar jalur rel kereta api.

“Selesainya pembongkaran 21 lapak tersebut menjadi penanda bahwa eks Lokalisasi Krengseng memasuki tahap penataan lanjutan. Pemerintah Kabupaten Sidoarjo akan terus melakukan penataan kawasan secara konsisten agar kawasan kembali memiliki nilai sosial, ekonomi, dan lingkungan yang bermanfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.

Penulis : Tom

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan
Pelatihan Pelinting Rokok di Bangkalan, 30 Warga Burneh Ikuti Pembekalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:22

Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah

Berita Terbaru