BANGKALAN, RadarBangsa.co.id — Pemerintah Kabupaten Bangkalan melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Kepenulisan Konten Budaya Lokal Tahun 2026 di Aula Perpustakaan Kabupaten Bangkalan, Selasa (21/07). Kegiatan ini diikuti sekitar 100 peserta dari kalangan mahasiswa, akademisi, komunitas literasi, hingga organisasi kemasyarakatan.
Wakil Bupati Bangkalan bersama Sekretaris Daerah, para asisten, dan kepala organisasi perangkat daerah terkait turut hadir dalam kegiatan tersebut. Bimtek ini menjadi salah satu langkah Pemkab Bangkalan untuk memperkuat budaya literasi masyarakat sekaligus mendorong lahirnya karya tulis yang mengangkat kekayaan budaya lokal daerah.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Bangkalan menegaskan perpustakaan tidak boleh hanya dipandang sebagai tempat menyimpan buku dan arsip. Menurutnya, perpustakaan harus tumbuh menjadi pusat literasi yang hidup, ruang belajar, berdiskusi, dan bertukar gagasan, terutama bagi generasi muda.
“Literasi merupakan fondasi penting dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas. Melalui kemampuan membaca dan menulis, masyarakat dapat berkontribusi dalam mendokumentasikan sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya daerah kepada generasi mendatang,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan bimtek tersebut dapat melahirkan lebih banyak penulis yang peduli terhadap budaya lokal. Kehadiran penulis yang konsisten dinilai penting untuk mendokumentasikan tradisi, sejarah, kearifan lokal, dan potensi daerah Bangkalan secara lebih baik.
Pemerintah Kabupaten Bangkalan menilai penguatan literasi menjadi bagian dari upaya menjaga identitas budaya daerah. Melalui karya tulis yang lahir dari kegiatan ini, kekayaan budaya Bangkalan diharapkan tidak hanya terdokumentasi, tetapi juga dikenal lebih luas oleh masyarakat.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin


















Komentar