Perang Melawan Lupa, Bangkalan Cetak Penulis Budaya Lokal

Rabu, 22 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Bangkalan saat menghadiri Bimtek Kepenulisan Konten Budaya Lokal Tahun 2026, Selasa (21/07). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Wakil Bupati Bangkalan saat menghadiri Bimtek Kepenulisan Konten Budaya Lokal Tahun 2026, Selasa (21/07). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

BANGKALAN, RadarBangsa.co.id — Pemerintah Kabupaten Bangkalan melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Kepenulisan Konten Budaya Lokal Tahun 2026 di Aula Perpustakaan Kabupaten Bangkalan, Selasa (21/07). Kegiatan ini diikuti sekitar 100 peserta dari kalangan mahasiswa, akademisi, komunitas literasi, hingga organisasi kemasyarakatan.

Wakil Bupati Bangkalan bersama Sekretaris Daerah, para asisten, dan kepala organisasi perangkat daerah terkait turut hadir dalam kegiatan tersebut. Bimtek ini menjadi salah satu langkah Pemkab Bangkalan untuk memperkuat budaya literasi masyarakat sekaligus mendorong lahirnya karya tulis yang mengangkat kekayaan budaya lokal daerah.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Bangkalan menegaskan perpustakaan tidak boleh hanya dipandang sebagai tempat menyimpan buku dan arsip. Menurutnya, perpustakaan harus tumbuh menjadi pusat literasi yang hidup, ruang belajar, berdiskusi, dan bertukar gagasan, terutama bagi generasi muda.

“Literasi merupakan fondasi penting dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas. Melalui kemampuan membaca dan menulis, masyarakat dapat berkontribusi dalam mendokumentasikan sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya daerah kepada generasi mendatang,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan bimtek tersebut dapat melahirkan lebih banyak penulis yang peduli terhadap budaya lokal. Kehadiran penulis yang konsisten dinilai penting untuk mendokumentasikan tradisi, sejarah, kearifan lokal, dan potensi daerah Bangkalan secara lebih baik.

Pemerintah Kabupaten Bangkalan menilai penguatan literasi menjadi bagian dari upaya menjaga identitas budaya daerah. Melalui karya tulis yang lahir dari kegiatan ini, kekayaan budaya Bangkalan diharapkan tidak hanya terdokumentasi, tetapi juga dikenal lebih luas oleh masyarakat.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

PERWOSI Lamongan Periode 2025–2029 Dilantik, Bidik Atlet Perempuan hingga Pelosok Desa
Produksi Garam Lamongan Baru 1.317 Ton, Pemkab Optimistis Kejar Target 20.000 Ton
PSC 119 RSUD HMR Raih Gold Status, Respons Kurang dari 10 Menit Jadi Kunci Penanganan Stroke
2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke
Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu
Di Hadapan 109 Mahasiswa Unhan, Khofifah Paparkan Potensi Pangan Jatim Menuju Kedaulatan Nasional
Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September
Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 14:43

PERWOSI Lamongan Periode 2025–2029 Dilantik, Bidik Atlet Perempuan hingga Pelosok Desa

Rabu, 16 September 2026 - 14:36

Produksi Garam Lamongan Baru 1.317 Ton, Pemkab Optimistis Kejar Target 20.000 Ton

Rabu, 16 September 2026 - 13:58

PSC 119 RSUD HMR Raih Gold Status, Respons Kurang dari 10 Menit Jadi Kunci Penanganan Stroke

Rabu, 16 September 2026 - 13:52

2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke

Rabu, 16 September 2026 - 13:08

Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu

Berita Terbaru