BANGKALAN, RadarBangsa.co.id – Wakil Bupati Bangkalan Moch. Fauzan Ja’far menegaskan dukungannya terhadap pengembangan sumber daya manusia (SDM) di Kabupaten Bangkalan melalui kehadirannya dalam Orasi Kebangsaan Program Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Senin (10/8/2026).
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi rangkaian penutupan Dies Natalis UTM ke-XXV. Sejumlah tokoh nasional dan daerah turut hadir, di antaranya Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, CEO PT Bawang Mas Group H. Khoirul Umam, serta budayawan Madura KH. D. Zawawi Imron.
PKKMB UTM Tahun Akademik 2026/2027 diikuti 4.214 mahasiswa baru yang berasal dari 28 provinsi di Indonesia. UTM juga menerima 11 mahasiswa asing dari 9 negara, sehingga kegiatan tersebut mempertemukan mahasiswa dari beragam latar belakang daerah dan budaya.
Dalam kesempatan itu, Fauzan menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh mahasiswa baru UTM di Kabupaten Bangkalan. Ia berharap para mahasiswa dapat mengembangkan potensi diri selama menempuh pendidikan sekaligus memberikan kontribusi bagi masyarakat dan daerah.
“Selamat datang di Kabupaten Bangkalan kepada seluruh mahasiswa baru Universitas Trunojoyo Madura. Semoga dapat menempuh pendidikan dengan baik, mengembangkan potensi diri, dan kelak memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan daerah,” ujar Fauzan.
Rektor UTM Dr. Safi’ menjelaskan, PKKMB menjadi bagian penting untuk mempercepat proses adaptasi mahasiswa baru terhadap kehidupan kampus. Pengenalan tersebut mencakup berbagai aspek yang dibutuhkan mahasiswa sejak awal perkuliahan.
“Karena namanya Program Pengenalan Kehidupan Kampus, maka seluruh hal yang dimiliki kampus kami kenalkan kepada mahasiswa baru,” ujarnya.
Menurut Safi’, mahasiswa tidak hanya dikenalkan dengan sistem akademik, tetapi juga budaya kampus, organisasi kemahasiswaan, layanan pendukung, hingga nilai-nilai yang menjadi karakter UTM.
Melalui PKKMB UTM 2026/2027, mahasiswa baru diharapkan mampu mengembangkan pengetahuan dan teknologi menjadi solusi bagi persoalan masyarakat. Peran tersebut diharapkan dapat mendorong kontribusi generasi muda terhadap pembangunan di tingkat daerah maupun nasional.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin


















Komentar