PLTS 100 GW Diluncurkan Prabowo, Banyuwangi Kebagian 130,2 MWp

Rabu, 26 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

PLTS Banyuwangi Masuk Program 100 GW Prabowo

PLTS Banyuwangi Masuk Program 100 GW Prabowo

BANYUWANGI, RadarBangsa.co.id – Presiden Prabowo Subianto resmi meluncurkan program pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas total 100 Gigawatt peak (GWp) yang tersebar di 15 titik, Selasa (25/8/2026). Salah satu proyek tersebut berada di Kabupaten Banyuwangi dengan kapasitas mencapai 130,2 Megawatt peak (MWp).

Peluncuran program dilakukan secara serentak dari Denpasar, Bali, dan diikuti secara daring oleh 14 lokasi PLTS lainnya, termasuk Banyuwangi. Program tersebut ditargetkan dapat beroperasi dalam waktu tiga tahun.

“Dengan ini secara resmi saya luncurkan program Pembangkit Listrik Tenaga Surya 100 Gigawatt peak,” kata Prabowo saat peluncuran di Denpasar, Selasa (25/8/2026).

Prabowo mengatakan kapasitas pembangkit listrik nasional saat ini berada di kisaran 88 GWp. Kapasitas tersebut berasal dari pembangkit berbahan bakar batu bara, minyak, gas, serta sumber energi terbarukan seperti panas bumi.

“Saat ini seluruh listrik kita 88 GW, dari batu bara, minyak, gas, geothermal. Kita akan membangun 100 GW. Target kita 100 GW dalam tiga tahun,” ujar Prabowo.

Di Banyuwangi, PLTS tersebut dibangun di lahan seluas 130 hektare milik PTPN I Regional 5, Kecamatan Kalipuro. Lokasi itu dipilih karena dinilai memiliki tingkat iradiansi atau tenaga matahari yang besar.

Kapasitas PLTS Banyuwangi mencapai 130,2 MWp. Proyek ini menjadi bagian dari program pembangunan PLTS skala besar yang diluncurkan pemerintah secara serentak di berbagai wilayah.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani yang mengikuti peluncuran mengatakan pemerintah daerah siap mendukung kelancaran pembangunan PLTS tersebut.

“Program pembangunan PLTS ini termasuk salah satu Program Strategis Nasional (PSN),” kata Ipuk.

Menurut Ipuk, pembangunan PLTS merupakan bagian dari upaya pemerintah meningkatkan pemanfaatan energi baru terbarukan. Pemerintah daerah, kata dia, siap mendukung pelaksanaan program tersebut di Banyuwangi.

Program PLTS 100 GWp menjadi salah satu prioritas pemerintah dengan target penyelesaian dalam tiga tahun. Di Banyuwangi, pembangunan akan berlangsung di kawasan Kalipuro dengan dukungan lahan PTPN I Regional 5.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

PERWOSI Lamongan Periode 2025–2029 Dilantik, Bidik Atlet Perempuan hingga Pelosok Desa
Produksi Garam Lamongan Baru 1.317 Ton, Pemkab Optimistis Kejar Target 20.000 Ton
PSC 119 RSUD HMR Raih Gold Status, Respons Kurang dari 10 Menit Jadi Kunci Penanganan Stroke
2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke
Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu
Di Hadapan 109 Mahasiswa Unhan, Khofifah Paparkan Potensi Pangan Jatim Menuju Kedaulatan Nasional
Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September
Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 14:43

PERWOSI Lamongan Periode 2025–2029 Dilantik, Bidik Atlet Perempuan hingga Pelosok Desa

Rabu, 16 September 2026 - 14:36

Produksi Garam Lamongan Baru 1.317 Ton, Pemkab Optimistis Kejar Target 20.000 Ton

Rabu, 16 September 2026 - 13:58

PSC 119 RSUD HMR Raih Gold Status, Respons Kurang dari 10 Menit Jadi Kunci Penanganan Stroke

Rabu, 16 September 2026 - 13:52

2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke

Rabu, 16 September 2026 - 13:08

Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu

Berita Terbaru