LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Menjelang peringatan Malam 1 Suro dan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, aparat keamanan di Kecamatan Tikung, Kabupaten Lamongan, memperkuat langkah pencegahan untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif. Salah satu upaya yang dilakukan melalui penyampaian imbauan kamtibmas kepada warga Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Ranting Tikung dalam kegiatan tasyakuran yang digelar di Padepokan PSHT Ranting Tikung, Senin (15/6/2026) malam.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 20.30 WIB itu dihadiri Kapolsek Tikung AKP Anang Purwo Widodo, perwakilan Koramil Tikung Pelda Budi, Ketua PSHT Ranting Tikung Mas Sholikin, jajaran pengurus rayon, siswa PSHT, serta anggota Polsek Tikung.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Tikung menyampaikan sejumlah pesan penting terkait pelaksanaan kegiatan Malam 1 Suro yang setiap tahun menjadi perhatian aparat keamanan karena tingginya mobilitas warga dan aktivitas masyarakat di berbagai daerah.
AKP Anang Purwo Widodo meminta warga PSHT yang mengikuti kegiatan pengesahan agar menggunakan kendaraan tertutup dengan pengawalan aparat keamanan. Ia juga mengimbau anggota maupun keluarga besar PSHT yang tidak memiliki kepentingan langsung untuk memberikan dukungan dari rumah guna menghindari penumpukan massa di lokasi kegiatan.
Selain itu, penggunaan media sosial secara bijak dan bertanggung jawab turut menjadi perhatian. Aparat mengingatkan agar tidak ada unggahan maupun aktivitas digital yang berpotensi memicu kesalahpahaman atau mengganggu stabilitas keamanan di tengah masyarakat.
“Kami mengimbau seluruh warga PSHT untuk bersama-sama menjaga situasi tetap aman dan kondusif. Gunakan media sosial secara bijak dan patuhi seluruh aturan yang telah ditetapkan demi terciptanya suasana yang damai selama Malam 1 Suro,” ujar AKP Anang Purwo Widodo.
Ketua PSHT Ranting Tikung, Mas Sholikin, menyatakan dukungannya terhadap langkah aparat keamanan dalam menjaga ketertiban selama peringatan Malam 1 Suro berlangsung.
“Kami mengapresiasi arahan dari pihak kepolisian dan berkomitmen mendukung terciptanya situasi yang aman serta kondusif. Seluruh warga PSHT Ranting Tikung kami minta mematuhi ketentuan yang telah disampaikan, menjaga nama baik organisasi, tertib berlalu lintas, menggunakan media sosial secara bijak, serta menghindari segala tindakan yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat selama peringatan Malam 1 Suro,” tegas Mas Sholikin.
Koordinasi antara aparat keamanan dan organisasi masyarakat dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas wilayah. Langkah preventif tersebut sekaligus menjadi upaya mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas agar masyarakat dapat menjalankan aktivitas dengan aman dan nyaman.
Hingga kegiatan tasyakuran berakhir, situasi di wilayah Kecamatan Tikung dilaporkan berlangsung aman, tertib, dan kondusif tanpa adanya gangguan keamanan yang berarti.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin


















Komentar