Program Peta Cinta Jember dan IKD Raih Apresiasi Dirjen Dukcapil

Kamis, 6 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dirjen Dukcapil Kemendagri bersama Komisi II DPR RI meninjau layanan administrasi kependudukan pada kegiatan Rebranding Dukcapil di Kantor Kecamatan Ajung, Kabupaten Jember, Kamis, 6 Agustus 2026. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Dirjen Dukcapil Kemendagri bersama Komisi II DPR RI meninjau layanan administrasi kependudukan pada kegiatan Rebranding Dukcapil di Kantor Kecamatan Ajung, Kabupaten Jember, Kamis, 6 Agustus 2026. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

JEMBER, RadarBangsa.co.id – Program Pelayanan Tuntas Cetak KTP di Kecamatan (Peta Cinta) dan percepatan penerapan Identitas Kependudukan Digital (IKD) di Kabupaten Jember mendapat apresiasi dari Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri, Komisi II DPR RI, serta Ombudsman RI. Apresiasi tersebut disampaikan saat kegiatan Rebranding Dukcapil di Kantor Kecamatan Ajung, Kamis (6/8/2026).

Pemerintah Kabupaten Jember melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil terus memperkuat pelayanan administrasi kependudukan melalui berbagai inovasi. Salah satu program unggulan yang diperkenalkan ialah Pelayanan Tuntas Cetak KTP di Kecamatan (Peta Cinta) yang bertujuan mendekatkan layanan kepada masyarakat.

Inovasi tersebut mendapat perhatian dari Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri, Teguh Setyabudi, bersama jajaran Komisi II DPR RI dan Ombudsman RI. Mereka memberikan apresiasi atas upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan administrasi kependudukan sekaligus mempercepat implementasi Identitas Kependudukan Digital (IKD).

Teguh Setyabudi mengatakan kehadiran negara harus dirasakan langsung oleh masyarakat melalui pelayanan dasar yang mudah dijangkau.

“Melalui program Peta Cinta, Pemkab Jember berupaya menjangkau warga hingga tingkat rumah tangga. Dokumen kependudukan bukan sekadar bukti identitas, melainkan kunci esensial bagi warga negara untuk mengakses pelayanan publik yang lebih luas,” ujarnya.

Ia menjelaskan integrasi KTP elektronik dengan IKD diproyeksikan menjadi fondasi transformasi digital nasional. Menurutnya, pemanfaatan identitas digital juga akan mendukung penyaluran bantuan sosial berbasis digital agar lebih tepat sasaran.

Bupati Jember, Gus Fawait, menyampaikan dukungan pemerintah pusat menjadi dorongan bagi daerah untuk terus menghadirkan pelayanan administrasi kependudukan yang efisien, transparan, dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

“Kami memastikan seluruh proses pengurusan dipastikan tidak dipungut biaya alias gratis, tanpa prosedur yang berbelit-belit, dan diproses dengan cepat,” tegasnya.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Ombudsman RI juga menyerahkan penghargaan kepada sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jember yang dinilai mampu mempertahankan standar pelayanan publik.

Gus Fawait menilai penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi seluruh perangkat daerah untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Penghargaan ini menjadi ‘vitamin’ dan pemacu semangat bagi seluruh OPD agar terus mempertahankan serta meningkatkan kualitas pelayanannya kepada masyarakat,” pungkasnya.

Penulis : Herry

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

PERWOSI Lamongan Periode 2025–2029 Dilantik, Bidik Atlet Perempuan hingga Pelosok Desa
Produksi Garam Lamongan Baru 1.317 Ton, Pemkab Optimistis Kejar Target 20.000 Ton
PSC 119 RSUD HMR Raih Gold Status, Respons Kurang dari 10 Menit Jadi Kunci Penanganan Stroke
2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke
Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu
Di Hadapan 109 Mahasiswa Unhan, Khofifah Paparkan Potensi Pangan Jatim Menuju Kedaulatan Nasional
Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September
Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 14:43

PERWOSI Lamongan Periode 2025–2029 Dilantik, Bidik Atlet Perempuan hingga Pelosok Desa

Rabu, 16 September 2026 - 14:36

Produksi Garam Lamongan Baru 1.317 Ton, Pemkab Optimistis Kejar Target 20.000 Ton

Rabu, 16 September 2026 - 13:58

PSC 119 RSUD HMR Raih Gold Status, Respons Kurang dari 10 Menit Jadi Kunci Penanganan Stroke

Rabu, 16 September 2026 - 13:52

2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke

Rabu, 16 September 2026 - 13:08

Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu

Berita Terbaru