Raih Penghargaan Kemendukbangga, Bupati Pasuruan Rusdi: Orang Tua Jangan Sampai Kalah dari Anak

Rabu, 5 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo menerima penghargaan dari Kemendukbangga/BKKBN pada Peringatan Harganas ke-33 di Auditorium Mpu Sindok, Kompleks Kantor Bupati Pasuruan, Rabu (5/8/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id).

Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo menerima penghargaan dari Kemendukbangga/BKKBN pada Peringatan Harganas ke-33 di Auditorium Mpu Sindok, Kompleks Kantor Bupati Pasuruan, Rabu (5/8/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id).

PASURUAN, RadarBangsa.co.id – Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo menerima penghargaan dari Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (Kemendukbangga/BKKBN) atas komitmen Pemerintah Kabupaten Pasuruan menjalankan program prioritas nasional. Pada momen yang sama, Rusdi menekankan pentingnya kedekatan emosional orang tua sebagai fondasi utama dalam membangun keluarga yang tangguh.

Penegasan tersebut disampaikan Bupati yang akrab disapa Mas Rusdi saat menghadiri Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 di Auditorium Mpu Sindok, Kompleks Kantor Bupati Pasuruan, Rabu (5/8/2026). Menurutnya, kehadiran ayah dan ibu di tengah keluarga tidak cukup hanya secara fisik, tetapi harus diwujudkan melalui komunikasi yang hangat dan ikatan emosional yang kuat.

“Jangan sampai orang tua kalah dari anak. Orang tua sekarang harus adaptif dan mampu menyesuaikan diri dengan kebiasaan serta perkembangan anak,” kata Mas Rusdi.

Ia menjelaskan keluarga merupakan sekolah pertama bagi anak sekaligus benteng utama menghadapi perubahan zaman, terutama di era digital. Karena itu, orang tua dituntut mampu mengikuti perkembangan teknologi tanpa kehilangan peran sebagai pendamping utama dalam tumbuh kembang anak.

Mas Rusdi mengungkapkan keterlibatan ayah dalam pengasuhan emosional masih menjadi pekerjaan rumah. Berdasarkan data yang disampaikannya, partisipasi ayah di Jawa Timur dalam pengasuhan anak secara emosional masih berada pada angka 23 persen sehingga perlu terus ditingkatkan.

Sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan peran keluarga, Pemerintah Kabupaten Pasuruan memberikan kelonggaran bagi aparatur sipil negara (ASN) untuk mengantar anak ke sekolah sebelum menjalankan tugas.

“Kami memaklumi beban kerja yang ada. Karena itu, ASN sekarang diberikan dispensasi jika ingin berangkat lebih awal untuk mengantar anaknya sekolah terlebih dahulu. Silakan saja,” ujarnya.

Menurut Mas Rusdi, kesejahteraan keluarga tidak hanya diukur dari terpenuhinya kebutuhan ekonomi. Kehadiran ayah dan ibu secara utuh dalam kehidupan anak menjadi bagian penting dalam menciptakan keluarga yang harmonis.

“Dalam keluarga, peran ayah dan ibu sama-sama penting. Tidak cukup hanya memenuhi kebutuhan materi, ayah juga perlu hadir secara utuh dan memberikan kehangatan bagi keluarga,” ungkapnya.

Ketua TP PKK Kabupaten Pasuruan, Merita Rusdi Sutejo, turut mengajak para orang tua agar tidak menyerahkan sepenuhnya proses pengasuhan kepada gawai. Ia mengingatkan pentingnya pembagian waktu yang seimbang antara belajar, bermain, dan interaksi bersama keluarga.

“Harus ada pembagian waktu yang jelas untuk bermain dan belajar. Jangan sampai kita kalah dari anak sendiri. Saya berharap momentum Harganas ini menjadi titik balik bagi setiap keluarga di Kabupaten Pasuruan untuk menjadi lebih tangguh, harmonis, dan sejahtera,” jelasnya.

Pada peringatan Harganas tersebut, Bupati Pasuruan juga menyerahkan penghargaan kepada kecamatan, desa, dan sejumlah lembaga yang berprestasi dalam pelaksanaan Program Kampung Keluarga Berencana serta program prioritas nasional TAMASYA di Kabupaten Pasuruan.

Kecamatan Kraton, Winongan, Pasrepan, dan Lumbang menjadi penerima penghargaan atas capaian seluruh desa dan kelurahannya yang masuk klasifikasi “Berkelanjutan” pada Program Kampung Keluarga Berencana Tahun 2026. Apresiasi juga diberikan kepada TAB PERSISTRI Pogar Kecamatan Bangil, TPA Al Hidayah Desa Wrati Kecamatan Kejayan, serta TPA Darul Mukmin di Desa Glagah Sari, Desa Mojo Tengah, dan Desa Lecari Kecamatan Sukorejo.

Penghargaan juga diberikan kepada para pemenang berbagai lomba, meliputi Lomba Video Tim Pendamping Keluarga Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI), Lomba Video BKR, Lomba Video PKB Quick Wins Kemendukbangga/BKKBN, Lomba Video Konseling Remaja bertema “Tantangan Gen Z di Era Digital”, hingga Balai KB Berprestasi.

Puncak acara ditandai dengan penyerahan penghargaan dari Kemendukbangga/BKKBN kepada Bupati Rusdi Sutejo, Ketua TP PKK Merita Rusdi Sutejo, dan Pemerintah Kabupaten Pasuruan. Penghargaan tersebut diberikan atas dedikasi, inovasi, dan komitmen dalam melaksanakan program prioritas nasional melalui program unggulan TAMASYA, GATI, SIDAYA, Genting, serta MBG sasaran 3B di Kabupaten Pasuruan.

“Penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus memperkuat peran keluarga melalui berbagai program yang berdampak langsung bagi masyarakat serta membangun keluarga yang semakin tangguh dan berkualitas,” pungkasnya.

Penulis : Ahmad

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

PERWOSI Lamongan Periode 2025–2029 Dilantik, Bidik Atlet Perempuan hingga Pelosok Desa
Produksi Garam Lamongan Baru 1.317 Ton, Pemkab Optimistis Kejar Target 20.000 Ton
PSC 119 RSUD HMR Raih Gold Status, Respons Kurang dari 10 Menit Jadi Kunci Penanganan Stroke
2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke
Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu
Di Hadapan 109 Mahasiswa Unhan, Khofifah Paparkan Potensi Pangan Jatim Menuju Kedaulatan Nasional
Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September
Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 14:43

PERWOSI Lamongan Periode 2025–2029 Dilantik, Bidik Atlet Perempuan hingga Pelosok Desa

Rabu, 16 September 2026 - 14:36

Produksi Garam Lamongan Baru 1.317 Ton, Pemkab Optimistis Kejar Target 20.000 Ton

Rabu, 16 September 2026 - 13:58

PSC 119 RSUD HMR Raih Gold Status, Respons Kurang dari 10 Menit Jadi Kunci Penanganan Stroke

Rabu, 16 September 2026 - 13:52

2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke

Rabu, 16 September 2026 - 13:08

Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu

Berita Terbaru