Revitalisasi Alun-alun Jadi Kado Hari Jadi ke-167, Sidoarjo Tampilkan Capaian Pembangunan 2025

- Redaksi

Minggu, 1 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Revitalisasi Alun-alun Sidoarjo menjadi kado Hari Jadi ke-167 Kabupaten Sidoarjo, Jumat (31/1/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Revitalisasi Alun-alun Sidoarjo menjadi kado Hari Jadi ke-167 Kabupaten Sidoarjo, Jumat (31/1/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SIDOARJO, RadarBangsa.co.id – Peringatan Hari Jadi Kabupaten Sidoarjo ke-167 dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo sebagai momentum refleksi sekaligus penegasan capaian pembangunan sepanjang 2025. Revitalisasi Alun-alun Sidoarjo menjadi sorotan utama sekaligus kado simbolik bagi masyarakat, menandai komitmen pemerintah daerah menghadirkan pembangunan yang berdampak langsung.

Revitalisasi Alun-alun Sidoarjo dilakukan untuk menghadirkan ruang publik yang lebih representatif, inklusif, dan fungsional. Kawasan tersebut ditata sebagai pusat interaksi sosial, ruang ekspresi budaya, serta ikon wajah baru Kota Sidoarjo yang ramah bagi seluruh lapisan masyarakat.

Bupati Sidoarjo Subandi mengatakan revitalisasi alun-alun merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup warga. “Revitalisasi Alun-alun Sidoarjo kami persembahkan sebagai kado Hari Jadi ke-167. Ruang publik ini kami tata ulang agar benar-benar menjadi milik bersama, nyaman, inklusif, dan dapat dimanfaatkan seluruh lapisan masyarakat,” ujarnya, pada Sabtu (31/1/2026).

Menurut Subandi, peringatan hari jadi tidak dimaknai sekadar seremoni. “Hari Jadi bukan hanya perayaan, tetapi momentum evaluasi dan afirmasi. Capaian pembangunan sepanjang 2025 kami arahkan agar berdampak langsung pada peningkatan kualitas hidup masyarakat,” tegasnya.

Pada sektor pendidikan, Pemkab Sidoarjo terus memperkuat pengembangan sumber daya manusia melalui Program Beasiswa Kabupaten Sidoarjo yang masuk dalam 14 Program Prioritas RPJMD. Sepanjang 2025, sebanyak 2.010 penerima manfaat memperoleh beasiswa pendidikan tinggi dan keagamaan melalui lima kategori, meliputi prestasi akademik dan non-akademik, mahasiswa kurang mampu, hingga bidang keagamaan.

Program tersebut dilaksanakan melalui kolaborasi lintas organisasi perangkat daerah, melibatkan Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda, Dinas Sosial, serta Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata. “Melalui Program Beasiswa Kabupaten Sidoarjo, kami ingin memastikan keterbatasan ekonomi tidak menjadi penghalang bagi anak-anak Sidoarjo untuk melanjutkan pendidikan,” kata Subandi.

Pada 2026, jangkauan program diperluas melalui Beasiswa Pendidikan Tinggi dan Beasiswa Yatim untuk jenjang SD, SMP, dan SMA negeri maupun swasta dengan total kuota 4.000 penerima manfaat.

Bidang infrastruktur menjadi fokus utama. Hingga akhir 2025, Pemkab Sidoarjo mencatat betonisasi 13 ruas jalan sepanjang 12,67 kilometer serta rehabilitasi dua jembatan untuk meningkatkan ketahanan jalan dan memperlancar mobilitas masyarakat serta distribusi ekonomi.

Memasuki 2026, percepatan perbaikan infrastruktur diperkuat melalui Program Pagu Indikatif Wilayah Kecamatan (PIWK) yang menyasar 18 kecamatan. Setiap kecamatan dilengkapi satu unit mobil pickup dan satu unit stamper untuk mempercepat penanganan jalan rusak. “Perbaikan jalan, normalisasi sungai, dan pembangunan rumah pompa kami lakukan secara bertahap dan berkelanjutan agar mobilitas masyarakat lancar dan risiko banjir dapat ditekan,” ujar Subandi.

Penanganan banjir juga dilakukan melalui normalisasi 10 sungai, optimalisasi drainase, serta percepatan pembangunan rumah pompa di titik rawan genangan.

Pada sektor sosial, sinergi Pemkab Sidoarjo bersama Baznas berhasil merehabilitasi 450 unit Rumah Tidak Layak Huni di 18 kecamatan. Pemerintah daerah juga merespons cepat kondisi darurat dengan membangun kembali 33 rumah pasca atap ambruk dan 17 rumah pasca kebakaran.

Wakil Bupati Sidoarjo Hj. MiMik menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik. “Pembangunan yang kami lakukan tidak berhenti pada infrastruktur, tetapi juga menyentuh penguatan sumber daya manusia, perlindungan sosial, dan pelayanan publik,” ujarnya.

Di sektor kesehatan, Pemkab Sidoarjo membangun 1.004 jamban sehat sepanjang 2025 sebagai bagian dari upaya pengentasan kemiskinan ekstrem dan pencegahan stunting. Atas capaian tersebut, Kabupaten Sidoarjo meraih Penghargaan STBM Kategori Madya Tingkat Nasional. “Rehabilitasi RTLH, pembangunan jamban sehat, serta peningkatan insentif kader posyandu merupakan bagian dari strategi menekan kemiskinan ekstrem dan menurunkan angka stunting,” jelas Hj. MiMik.

Kabupaten Sidoarjo juga berhasil mempertahankan Universal Health Coverage dengan tingkat keaktifan peserta JKN mencapai 80,87 persen atau sekitar 1,7 juta jiwa. Prestasi ini kembali mengantarkan Sidoarjo meraih UHC Award Kategori Madya pada awal 2026.

Dari sisi ekonomi, realisasi investasi Kabupaten Sidoarjo pada 2025 mencapai Rp18,89 triliun atau 155,84 persen dari target, tumbuh 10,8 persen dibandingkan 2024. Tujuh sektor menjadi penyumbang terbesar, di antaranya industri kimia dan farmasi, logam dasar, kertas dan percetakan, serta transportasi dan pergudangan.

Sementara itu, kualitas pelayanan publik Pemkab Sidoarjo mendapat pengakuan nasional dengan meraih Opini Kualitas Tertinggi Penilaian Maladministrasi Pelayanan Publik 2025 oleh Ombudsman RI dan menempatkan Sidoarjo dalam Top 7 pemerintah kabupaten terbaik secara nasional.

Dengan mengusung semangat “Inklusif Berkelanjutan, Sidoarjo Tangguh”, Bupati Subandi menegaskan komitmen pemerintah daerah. “Kami ingin memastikan setiap kebijakan pembangunan mampu menjawab tantangan masa depan, sehingga Sidoarjo semakin kuat, adaptif, dan berdaya saing,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Sidoarjo Usia 167 Tahun, Bupati Subandi Pamerkan Capaian Pembangunan
SPPG Desa Arok Resmi Beroperasi, Pemkab Bangkalan Dorong Gizi dan Ekonomi Desa
Khofifah dan Menkomdigi Luncurkan Talenta Digital Jatim Mendunia
Hampir 2.000 Sekolah Jatim Ajukan Revitalisasi, DPD RI Lia Istifhama Nilai Percepat Pemerataan
Gubernur Khofifah Resmikan SMAN 2 Taruna Pamong Praja dan Revitalisasi 52 Sekolah di Bojonegoro–Tuban
DPD RI asal Jawa Timur Lia Istifhama Tegaskan Polri Harus Tetap di Bawah Presiden Sesuai Konstitusi
Kapolda Kalbar Hadiri Upacara HUT ke-69 Pemprov Kalbar, Tegaskan Sinergi Jaga Stabilitas
Pemkab Bangkalan Raih Penghargaan UHC Pratama, Perkuat Akses Layanan Kesehatan Warga

Berita Terkait

Minggu, 1 Februari 2026 - 11:42 WIB

Sidoarjo Usia 167 Tahun, Bupati Subandi Pamerkan Capaian Pembangunan

Minggu, 1 Februari 2026 - 08:33 WIB

Revitalisasi Alun-alun Jadi Kado Hari Jadi ke-167, Sidoarjo Tampilkan Capaian Pembangunan 2025

Sabtu, 31 Januari 2026 - 09:32 WIB

SPPG Desa Arok Resmi Beroperasi, Pemkab Bangkalan Dorong Gizi dan Ekonomi Desa

Jumat, 30 Januari 2026 - 22:05 WIB

Khofifah dan Menkomdigi Luncurkan Talenta Digital Jatim Mendunia

Kamis, 29 Januari 2026 - 10:28 WIB

Hampir 2.000 Sekolah Jatim Ajukan Revitalisasi, DPD RI Lia Istifhama Nilai Percepat Pemerataan

Berita Terbaru