Rp115 Juta Diperebutkan, 1.012 Pebulutangkis Bertarung di Lamongan

Rabu, 12 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Turnamen badminton Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) dan Bupati Open 2026 resmi bergulir di Lamongan Sport Center, Kamis (6/8). Ajang yang dibuka langsung Bupati Lamongan Yuhronur Efendi itu diikuti 1.012 peserta dari sejumlah daerah.

Para peserta tidak hanya berasal dari Lamongan, tetapi juga Surabaya, Banyuwangi, Solo, Jogjakarta, Klaten, dan daerah lainnya. Kompetisi tersebut berlangsung selama sembilan hari hingga 14 Agustus 2026.

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengatakan, Kejurkab dan Bupati Open 2026 menjadi ruang kompetisi sekaligus momentum untuk menjaring bibit atlet berprestasi. Turnamen ini juga diharapkan memperluas silaturahmi antarpemain badminton.

“Ini menjadi ajang pencarian bibit-bibit atlet berprestasi, sekaligus silaturahmi bagi para atlet badminton. Kompetisi seperti ini harus terus kita dorong agar lahir prestasi yang lebih besar,” tutur Bupati yang akrab disapa Pak Yes.

Ketua Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kabupaten Lamongan Dirham Akbar Aksara menyampaikan, turnamen tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan prestasi badminton Lamongan melalui pembinaan dan penjaringan atlet berkualitas.

“Turnamen ini menjadi wadah pembinaan dan penjaringan bibit atlet berkualitas. Selain meningkatkan prestasi, kami ingin menanamkan sportivitas dan disiplin kepada para atlet,” jelasnya.

Selama pelaksanaan, Kejurkab dan Bupati Open 2026 mempertandingkan 38 nomor. Sebanyak 18 nomor dipertandingkan dalam kategori Kejurkab, sedangkan 20 nomor lainnya masuk kategori Bupati Open.

Total hadiah yang diperebutkan dalam turnamen tersebut mencapai Rp115 juta. Besarnya hadiah menjadi salah satu daya tarik bagi para atlet untuk tampil kompetitif sekaligus menunjukkan kemampuan terbaik dalam setiap pertandingan.

Melalui penyelenggaraan turnamen tersebut, PBSI Kabupaten Lamongan mendorong pembinaan dan penjaringan atlet agar potensi badminton daerah dapat terus berkembang. Kompetisi masih berlangsung hingga 14 Agustus 2026.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

PERWOSI Lamongan Periode 2025–2029 Dilantik, Bidik Atlet Perempuan hingga Pelosok Desa
Produksi Garam Lamongan Baru 1.317 Ton, Pemkab Optimistis Kejar Target 20.000 Ton
PSC 119 RSUD HMR Raih Gold Status, Respons Kurang dari 10 Menit Jadi Kunci Penanganan Stroke
2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke
Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu
Di Hadapan 109 Mahasiswa Unhan, Khofifah Paparkan Potensi Pangan Jatim Menuju Kedaulatan Nasional
Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September
Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 14:43

PERWOSI Lamongan Periode 2025–2029 Dilantik, Bidik Atlet Perempuan hingga Pelosok Desa

Rabu, 16 September 2026 - 14:36

Produksi Garam Lamongan Baru 1.317 Ton, Pemkab Optimistis Kejar Target 20.000 Ton

Rabu, 16 September 2026 - 13:58

PSC 119 RSUD HMR Raih Gold Status, Respons Kurang dari 10 Menit Jadi Kunci Penanganan Stroke

Rabu, 16 September 2026 - 13:52

2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke

Rabu, 16 September 2026 - 13:08

Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu

Berita Terbaru