RSUD H Moh Ruslan Mataram Jadi Lokasi Site Visit IMTI 2026

Sabtu, 5 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tim penilai IMTI 2026 saat melakukan site visit di RSUD H. Moh. Ruslan Kota Mataram, Kamis (3/9/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Tim penilai IMTI 2026 saat melakukan site visit di RSUD H. Moh. Ruslan Kota Mataram, Kamis (3/9/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

MATARAM, RadarBangsa.co.id — RSUD H. Moh. Ruslan Kota Mataram menjadi salah satu lokasi site visit dalam rangkaian penilaian Indonesia Muslim Travel Index (IMTI) 2026, Kamis (3/9/2026). Kunjungan tim penilai tersebut menjadi bagian dari upaya melihat kesiapan berbagai sektor di Nusa Tenggara Barat (NTB) dalam mendukung pengembangan pariwisata ramah Muslim berkualitas dunia.

Dalam kunjungan tersebut, tim penilai meninjau secara langsung sejumlah fasilitas dan layanan yang tersedia di RSUD H. Moh. Ruslan Kota Mataram. Jajaran rumah sakit turut mengikuti kegiatan tersebut, dengan Wakil Direktur Bidang Pelayanan, dr. H. Tris Cahyoso, M.A.R.S., menjadi salah satu perwakilan dalam proses penilaian.

Sejumlah fasilitas unggulan rumah sakit menjadi objek peninjauan, di antaranya PSC 119 Mataram Emergency Medical Service (MEMS), Hyperbaric Chamber, Poli Eksekutif, Unit Hemodialisis (HD), masjid, serta Graha Mentaram.

Penilaian IMTI 2026 merupakan bagian dari rangkaian kegiatan yang dilaksanakan Kementerian Pariwisata Republik Indonesia bersama Bank Indonesia melalui Dewan Juri Indonesia Muslim Travel Index. Penilaian tersebut diarahkan untuk melihat kesiapan sarana, prasarana, serta layanan pendukung dalam penerapan konsep pariwisata ramah Muslim.

Keterlibatan RSUD H. Moh. Ruslan dalam site visit tersebut memperlihatkan bahwa pengembangan pariwisata ramah Muslim tidak hanya berkaitan dengan destinasi, akomodasi, maupun kuliner. Sektor kesehatan juga menjadi bagian penting karena berkaitan langsung dengan rasa aman dan kenyamanan masyarakat serta wisatawan.

“Kesiapan sektor kesehatan menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem pariwisata ramah Muslim. Keberadaan fasilitas kesehatan yang berkualitas dan mudah diakses dapat menjadi salah satu unsur pendukung bagi daerah tujuan wisata,” tegasnya.

Dalam proses peninjauan, kehadiran dr. H. Tris Cahyoso, M.A.R.S. menjadi bagian dari keterlibatan jajaran pelayanan rumah sakit dalam memberikan gambaran mengenai kesiapan fasilitas dan layanan kesehatan RSUD H. Moh. Ruslan.

Tim penilai juga melihat sejumlah fasilitas yang tersedia di lingkungan rumah sakit. Peninjauan tersebut menjadi bagian dari upaya melihat secara langsung sejauh mana layanan kesehatan dapat mendukung kebutuhan masyarakat maupun wisatawan yang berkunjung ke NTB.

“Fasilitas pendukung kebutuhan wisatawan tidak berhenti pada layanan kesehatan. Keberadaan sarana ibadah seperti masjid di lingkungan rumah sakit juga menjadi bagian yang relevan dalam mendukung pelayanan yang ramah bagi wisatawan Muslim,”teragnya.

Melalui keikutsertaan dalam rangkaian site visit IMTI 2026, RSUD H. Moh. Ruslan Kota Mataram menunjukkan keterlibatannya dalam mendukung pelayanan kesehatan yang berkualitas, profesional, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

“Sinergi antara sektor kesehatan, pariwisata, dan berbagai sektor pendukung lainnya dapat semakin memperkuat NTB sebagai destinasi pariwisata ramah Muslim yang unggul dan berkelas dunia,”harapanya.

Penulis : Aini

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja
24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan
Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 10:14

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja

Senin, 2 November 2026 - 06:05

24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan

Senin, 2 November 2026 - 01:29

Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Berita Terbaru