RSUD Ruslan Mataram Olah Limbah Jadi Media Tanam, Tekan Sampah dan Dukung Pangan

Senin, 4 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Penanaman cabai dengan media BIOPOT SENOPATI di RSUD Ruslan, Mataram, Senin (4/5/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Penanaman cabai dengan media BIOPOT SENOPATI di RSUD Ruslan, Mataram, Senin (4/5/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

MATARAM, RadarBangsa.co.id – RSUD H. Moh. Ruslan memperkenalkan inovasi pengelolaan limbah organik bertajuk BIOPOT SENOPATI, Senin (4/5/2026). Program ini mengubah sampah dapur rumah sakit menjadi media tanam produktif, sekaligus menjawab persoalan lingkungan dan ketahanan pangan di sektor layanan publik.

Langkah ini menjadi penting karena rumah sakit selama ini dikenal sebagai salah satu penyumbang limbah, termasuk sampah organik dari dapur gizi. Melalui inovasi tersebut, limbah tidak lagi dibuang, tetapi diolah menjadi sumber daya yang memberi manfaat langsung bagi lingkungan dan masyarakat.

Direktur RSUD, NK Eka Nurhayati, menegaskan program ini merupakan bagian dari transformasi menuju konsep *green hospital*. Rumah sakit, kata dia, tidak hanya berfokus pada pelayanan medis, tetapi juga bertanggung jawab terhadap keberlanjutan lingkungan.

“Limbah organik yang selama ini dianggap beban, kini bisa diolah menjadi media tanam yang bermanfaat. Ini bukti rumah sakit juga bisa berkontribusi menjaga lingkungan,” ujarnya.

BIOPOT SENOPATI dikembangkan dari limbah organik yang difermentasi menggunakan bioaktivator seperti EM4. Proses ini mempercepat penguraian dan menghasilkan media tanam yang subur, aman, serta ramah lingkungan.

Sebagai implementasi awal, media tanam tersebut digunakan untuk budidaya cabai di lingkungan rumah sakit. Selain mendukung penghijauan, langkah ini juga berpotensi menyediakan bahan pangan sederhana yang bernilai ekonomi dan mudah diakses.

Dari sisi kebijakan publik, inovasi ini menjadi solusi konkret dalam menekan volume sampah yang berakhir di Tempat Pembuangan Sementara (TPS) maupun Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Pengolahan dari sumbernya dinilai lebih efektif dibanding pola pembuangan konvensional.

“Dengan mengolah sampah dari sumbernya, kita bisa mengurangi beban lingkungan sekaligus menciptakan siklus yang berkelanjutan,” jelas dr. Eka.

Program ini juga membawa dampak edukatif. Momentum Hari Pendidikan Nasional dimanfaatkan untuk meningkatkan kesadaran civitas rumah sakit dan masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah secara bijak.

Seluruh elemen rumah sakit dilibatkan, mulai tenaga kesehatan, staf manajemen, hingga petugas kebersihan. Kolaborasi ini diharapkan memperkuat budaya peduli lingkungan sekaligus meningkatkan kualitas layanan publik yang berorientasi keberlanjutan.

Ke depan, model BIOPOT SENOPATI berpotensi direplikasi di fasilitas publik lain, seperti sekolah dan perkantoran. Jika diadopsi secara luas, inovasi ini tidak hanya menekan sampah, tetapi juga membuka peluang penguatan ketahanan pangan berbasis komunitas.

“Harapannya, ini bisa menjadi inspirasi bagi institusi lain untuk mengelola limbah secara lebih bijak dan produktif,” pungkasnya.

Penulis : Aini

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Mabes TNI Gencarkan Pencegahan Karhutla di Pelalawan, Kearifan Lokal Jadi Kekuatan
Polsek Laren Atur Lalu Lintas Pagi di Jalur Sekolah, Cegah Macet dan Kecelakaan di Lamongan
Bhabinkamtibmas Pelangwot Cek Bibit Cabai, Dukung Ketahanan Pangan di Lamongan
Suporter Persekabpas Pasuruan Siap Jaga Ketertiban Jelang Liga 3 Jawa Timur
Belum Ada Kehamilan dari Program IVF, RSUD H. Moh. Ruslan Evaluasi Kasus Pasien
Polsek Tikung Pantau Panen Biji Kangkung, Dorong Warga Lamongan Perkuat Ketahanan Pangan
Di Hadapan Ribuan Jamaah Suko, Bupati Subandi Tekankan Pentingnya Menjaga Kerukunan
Pasuruan Woman’s Run 2026 di Taman Dayu, Pelari 12 Tahun Tuntaskan 5K dalam 18 Menit 13 Detik

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 16:49

Mabes TNI Gencarkan Pencegahan Karhutla di Pelalawan, Kearifan Lokal Jadi Kekuatan

Selasa, 15 September 2026 - 16:04

Polsek Laren Atur Lalu Lintas Pagi di Jalur Sekolah, Cegah Macet dan Kecelakaan di Lamongan

Selasa, 15 September 2026 - 15:32

Bhabinkamtibmas Pelangwot Cek Bibit Cabai, Dukung Ketahanan Pangan di Lamongan

Senin, 14 September 2026 - 13:45

Suporter Persekabpas Pasuruan Siap Jaga Ketertiban Jelang Liga 3 Jawa Timur

Senin, 14 September 2026 - 13:38

Belum Ada Kehamilan dari Program IVF, RSUD H. Moh. Ruslan Evaluasi Kasus Pasien

Berita Terbaru