LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Pemberangkatan 63 calon jamaah haji (CJH) Kloter 32 tahun 2026 dari Kecamatan Tikung, Kabupaten Lamongan, berlangsung dengan pengamanan ketat, Rabu (29/4). Langkah ini dilakukan untuk memastikan kelancaran mobilitas jamaah sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban di tengah tingginya aktivitas masyarakat.
Kegiatan berlangsung di Gedung MTs Wahid Hasyim, Desa Guminingrejo, sebagai titik kumpul jamaah dari wilayah Tikung, Kembangbahu, hingga Sukodadi. Sekitar 200 orang, termasuk pengantar, memadati lokasi sejak pagi hari.
Pengamanan dipimpin Kapolsek Tikung AKP Anang Purwo Widodo bersama personel, dengan fokus pada pengaturan arus lalu lintas dan pengawalan perjalanan menuju Alun-alun Kabupaten Lamongan.
Upaya ini menjadi bagian penting dari pelayanan publik, mengingat pemberangkatan haji melibatkan mobilitas massa yang berpotensi menimbulkan kepadatan dan gangguan keamanan jika tidak dikelola dengan baik.
Ketua panitia, H. San Supraptono, menyampaikan bahwa seluruh jamaah telah dipersiapkan secara administratif dan fisik sebelum keberangkatan.
“Alhamdulillah seluruh jamaah hadir lengkap. Kami pastikan proses pemberangkatan berjalan tertib dan sesuai jadwal,” ujarnya.
Dari data panitia, total jamaah terdiri dari 30 laki-laki dan 33 perempuan. Mereka berasal dari berbagai kecamatan, dengan jumlah terbanyak dari Tikung dan Kembangbahu.
Selain pengamanan terbuka, petugas juga melakukan pengawasan tertutup untuk mengantisipasi potensi gangguan, termasuk keamanan barang bawaan jamaah. Polisi juga memberikan imbauan kepada keluarga pengantar agar tetap tertib dan tidak mengganggu arus lalu lintas.
Langkah pengawalan hingga titik keberangkatan di Alun-alun Lamongan dinilai penting untuk menjamin kenyamanan jamaah, terutama lansia yang membutuhkan perhatian khusus selama perjalanan.
Kegiatan ini juga menunjukkan sinergi antara aparat keamanan, panitia, dan masyarakat dalam menjaga kelancaran ibadah haji sebagai layanan publik yang menyangkut kepentingan luas.
“Hasilnya, seluruh rangkaian berjalan aman, tertib, dan lancar tanpa kendala berarti,” kata AKP Anang.
Dengan pengamanan yang terstruktur, diharapkan proses pemberangkatan haji ke depan semakin tertib dan memberikan rasa aman bagi jamaah maupun masyarakat sekitar.
Lainnya:
- Aksi Buruh di Kendal Memanas hingga Saling Dorong, Ada Apa Sebenarnya?
- Jembatan Rusak Sampang Diperbaiki, Aksi Kapolres Jadi Sorotan
- Kajian Ekonomi Islam di Pamekasan Diserbu Jamaah, Soroti Etika Bisnis hingga UMKM Digital
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin








