PELALAWAN, RadarBangsa.co.id – Upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Pelalawan memasuki fase intensif. Polres Pelalawan turun langsung ke lapangan melakukan patroli green policing sekaligus aksi penanaman pohon di area rawan milik PT Musim Mas, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kamis (23/4/2026).
Langkah ini bukan sekadar rutinitas, tetapi respons atas tingginya potensi karhutla saat musim kemarau. Pencegahan dini dinilai krusial untuk menghindari dampak luas, mulai dari kabut asap, gangguan kesehatan masyarakat, hingga kerugian ekonomi.
Kapolres Pelalawan, John Louis Letedara, memimpin langsung patroli dengan menggunakan kendaraan roda dua untuk menjangkau titik rawan yang sulit diakses.
“Patroli ini kita lakukan langsung di lapangan agar seluruh area rawan bisa terpantau dan tidak muncul titik api,” tegasnya.
Keterlibatan berbagai pihak menjadi kunci. Selain jajaran kepolisian, kegiatan ini juga melibatkan Masyarakat Peduli Api (MPA) dan pihak perusahaan sebagai pemangku kepentingan di wilayah operasional.
Dari sisi industri, perwakilan PT Musim Mas menilai kolaborasi ini penting untuk menjaga stabilitas lingkungan sekaligus mendukung keberlanjutan usaha. Sinergi antara aparat, perusahaan, dan masyarakat dinilai mampu memperkuat deteksi dini potensi kebakaran.
Selain patroli, aksi penanaman pohon dilakukan sebagai bentuk komitmen jangka panjang. Langkah ini tidak hanya simbolis, tetapi juga bagian dari upaya memperbaiki ekosistem lahan yang rentan terbakar.
Bagi masyarakat, pencegahan karhutla berdampak langsung pada kualitas hidup. Minimnya kebakaran berarti berkurangnya risiko gangguan pernapasan, aktivitas ekonomi tetap berjalan, dan lingkungan lebih terjaga.
Kapolres menegaskan, pencegahan harus menjadi prioritas utama dibandingkan penanganan saat kebakaran sudah terjadi. Selain lebih efektif, langkah ini juga menghemat biaya dan sumber daya.
“Karhutla bukan hanya tanggung jawab polisi, tapi tanggung jawab bersama. Semua pihak harus aktif menjaga lingkungan,” pungkasnya.
Dengan pendekatan green policing, Polres Pelalawan berharap pola pencegahan berbasis kolaborasi ini bisa terus diperkuat, terutama menjelang puncak musim kemarau yang rawan memicu kebakaran.
Lainnya:
- Aksi Buruh di Kendal Memanas hingga Saling Dorong, Ada Apa Sebenarnya?
- Polsek Tikung Kawal Ketat Haji Lamongan, 63 Jamaah Berangkat Tanpa Hambatan
- Jembatan Rusak Sampang Diperbaiki, Aksi Kapolres Jadi Sorotan
Penulis : MMd
Editor : Zainul Arifin








