Kajian Ekonomi Islam di Pamekasan Diserbu Jamaah, Soroti Etika Bisnis hingga UMKM Digital

Senin, 27 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, RadarBangsa.co.id — Ratusan jamaah memadati kajian rutin Majelis Shongai Barokah di Pamekasan, Minggu (26/4/2026). Tema yang diangkat, Strategi Rasulullah SAW dalam Membangun Ekonomi Islam, dinilai relevan di tengah meningkatnya aktivitas ekonomi digital dan tantangan etika bisnis di masyarakat.

Kajian ini tak sekadar forum keagamaan, tetapi menjadi ruang edukasi publik tentang pentingnya integritas dalam praktik ekonomi. Di tengah maraknya transaksi daring dan usaha kecil berbasis digital, pemahaman nilai kejujuran dan amanah dinilai krusial untuk menjaga kepercayaan pasar.

Acara dibuka dengan lantunan sholawat oleh Lora Nizar yang langsung menghidupkan suasana. Jamaah larut dalam kekhusyukan sebelum materi inti disampaikan secara mendalam dan interaktif.

Narasumber menegaskan, ekonomi Islam bukan hanya soal keuntungan, tetapi juga tanggung jawab moral. “Ekonomi Islam berorientasi pada etika dan keberkahan. Rasulullah SAW memberi teladan sistem ekonomi yang adil dan berkeadilan sosial,” ujar salah satu pemateri.

Ra Maimun sebagai narasumber utama menekankan pentingnya profesionalitas dalam membangun ekonomi umat. Menurutnya, kekuatan ekonomi tidak semata ditentukan modal, tetapi kualitas akhlak pelaku usaha.

“Profesionalitas dan amanah adalah fondasi. Tanpa itu, kepercayaan hilang dan ekonomi sulit berkembang sehat,” tegasnya. Ia menambahkan, prinsip *shiddiq* dan amanah yang dicontohkan Rasulullah menjadi dasar utama dalam setiap aktivitas bisnis.

Pembahasan juga menyentuh isu konkret yang dihadapi masyarakat, mulai dari UMKM hingga transaksi digital. Narasumber lain menyoroti pentingnya keseimbangan antara keuntungan dan harmoni sosial.

“Tidak boleh ada pihak dirugikan. Prinsip saling ridha dalam transaksi menjadi kunci agar ekonomi tidak hanya sah secara hukum, tapi juga bernilai ibadah,” jelasnya.

Kajian berlangsung dinamis dengan banyak pertanyaan dari jamaah terkait praktik ekonomi sehari-hari. Hal ini menunjukkan tingginya kebutuhan literasi ekonomi berbasis nilai di tengah masyarakat.

Tuan rumah kegiatan, IPTU Nur Fajri Alim, menilai kajian tersebut memberi dampak positif bagi pembentukan karakter ekonomi masyarakat. “Ini bukan hanya penguatan iman, tapi juga edukasi etika ekonomi yang aplikatif,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan serupa terus digelar sebagai bagian dari upaya membangun masyarakat yang jujur, tertib, dan berdaya secara ekonomi.

Sejumlah jamaah mengaku mendapatkan perspektif baru. Ekonomi Islam dinilai tidak lagi sebatas teori, melainkan solusi praktis bagi pelaku usaha kecil hingga ekonomi modern berbasis digital.

Penulis : Debora

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Hortikultura Dinilai Bisa Jadi Peluang Baru bagi Petani Lamongan
KLB IA UPN Veteran Jatim Cabut Mandat Ketua Umum, Seluruh Ketua IA Fakultas Ambil Alih Kepemimpinan
312 Kampung Olahraga di Sidoarjo Tak Hanya Bikin Sehat, Tetapi Juga Gerakkan UMKM
Khofifah Kenang Yasuo Fukuda, Tokoh yang Bantu Perkuat Investasi Jepang di Jatim
Kapolrestabes Semarang Soroti Modus Narkoba Lewat Vape Saat Safari Subuh
Ultimatum 5×24 Jam untuk PT IIS Asian Agri Group, Aktivis Soroti HGU hingga CSR di Pelalawan
Kabupaten Pasuruan Borong 3 Penghargaan, dari Pangan hingga Inovasi Pelayanan Publik
Khofifah Luncurkan Trans Jatim Koridor II Malang Raya, Disabilitas Gratis Selamanya

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 06:02

Hortikultura Dinilai Bisa Jadi Peluang Baru bagi Petani Lamongan

Minggu, 1 November 2026 - 05:55

KLB IA UPN Veteran Jatim Cabut Mandat Ketua Umum, Seluruh Ketua IA Fakultas Ambil Alih Kepemimpinan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:28

312 Kampung Olahraga di Sidoarjo Tak Hanya Bikin Sehat, Tetapi Juga Gerakkan UMKM

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:23

Khofifah Kenang Yasuo Fukuda, Tokoh yang Bantu Perkuat Investasi Jepang di Jatim

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 15:58

Kapolrestabes Semarang Soroti Modus Narkoba Lewat Vape Saat Safari Subuh

Berita Terbaru