Rutan Raba Panen Timun, Perkuat Ketahanan Pangan 2026

- Redaksi

Senin, 5 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Rutan Kelas IIB Raba Tajudinur memimpin panen timun berkelanjutan di SAE Rutan Raba, Bima, awal 2026. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Kepala Rutan Kelas IIB Raba Tajudinur memimpin panen timun berkelanjutan di SAE Rutan Raba, Bima, awal 2026. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

BIMA, RadarBangsa.co.id — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Raba kembali memanen timun pada awal 2026 sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan sekaligus pembinaan kemandirian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Kegiatan ini menjadi indikator berjalannya program produktif yang berdampak langsung bagi internal rutan dan lingkungan sekitar, Senin (5/1/2026).

Panen dilaksanakan di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Rutan Raba, lahan pertanian yang dikelola secara berkelanjutan oleh para WBP di bawah pendampingan petugas. Kepala Rutan Kelas IIB Raba, Tajudinur, A.Md.IP., S.H., memimpin langsung kegiatan tersebut bersama jajaran pejabat struktural dan petugas pembinaan.

Menurut Tajudinur, keberlanjutan panen menunjukkan bahwa program pembinaan kemandirian di bidang pertanian tidak bersifat seremonial, melainkan berjalan konsisten dan terukur. Ia menilai, aktivitas bercocok tanam memberi ruang pembelajaran yang nyata bagi WBP, mulai dari pengolahan lahan hingga manajemen hasil panen.

“Panen timun di awal tahun ini menegaskan bahwa Warga Binaan mampu mengelola lahan secara produktif dan bertanggung jawab. Selain berkontribusi pada ketahanan pangan, keterampilan ini menjadi modal penting saat mereka kembali ke masyarakat,” kata Tajudinur.

Ia menjelaskan, hasil panen dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi di dalam rutan. Sebagian lainnya dipasarkan secara terbatas guna mendukung keberlanjutan program pembinaan dan pengelolaan SAE.

Program pertanian Rutan Raba sejalan dengan kebijakan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan yang mendorong satuan kerja pemasyarakatan berperan aktif dalam ketahanan pangan nasional. Pendekatan ini juga menekankan pembinaan yang humanis, produktif, dan memberikan nilai tambah sosial.

Melalui panen timun yang dilakukan secara berkesinambungan, Rutan Kelas IIB Raba menegaskan komitmennya menghadirkan pembinaan berbasis keterampilan nyata, sekaligus memperkuat fungsi pemasyarakatan yang bermanfaat bagi WBP dan masyarakat luas.

Penulis : Aini

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Pemberdayaan KRTP Terbukti Tekan Kemiskinan, Lamongan Targetkan 11,95 Persen di 2026
Sungai Grindulu Tegalombo Dilirik untuk PLTA, Pemda Harap Dampak Ekonomi
MoU Ketahanan Keluarga di Jatim Pecahkan Rekor MURI, Khofifah Tekankan Akses Keadilan
Khofifah Resmikan RSBL Pasuruan–Kediri, Layanan Rehabilitasi ODGJ Jatim Diperkuat
Pasar Banyuwangi Berkonsep Modern, Siap Dongkrak Wisata Kota
Durian Merah Banyuwangi Resmi Berstatus Indikasi Geografis, Pertama di Indonesia
HGN 2026 di Lumajang, 46 Ahli Gizi Turun ke Sekolah Perkuat Literasi Gizi Pelajar
Sungai Meluap, Permukiman Warga di Probolinggo Terdampak Banjir Bandang

Berita Terkait

Kamis, 22 Januari 2026 - 19:19 WIB

Pemberdayaan KRTP Terbukti Tekan Kemiskinan, Lamongan Targetkan 11,95 Persen di 2026

Kamis, 22 Januari 2026 - 18:21 WIB

Sungai Grindulu Tegalombo Dilirik untuk PLTA, Pemda Harap Dampak Ekonomi

Kamis, 22 Januari 2026 - 13:06 WIB

Khofifah Resmikan RSBL Pasuruan–Kediri, Layanan Rehabilitasi ODGJ Jatim Diperkuat

Kamis, 22 Januari 2026 - 09:22 WIB

Pasar Banyuwangi Berkonsep Modern, Siap Dongkrak Wisata Kota

Kamis, 22 Januari 2026 - 09:12 WIB

Durian Merah Banyuwangi Resmi Berstatus Indikasi Geografis, Pertama di Indonesia

Berita Terbaru