Satlantas Lombok Tengah Tilang 174 Pengendara Selama Tiga Hari Operasi Patuh Rinjani

Kamis, 17 Juli 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Satlantas Polres Lombok Tengah memberikan brosur imbauan tertib berlalu lintas kepada pengendara saat Operasi Patuh Rinjani 2025 di kawasan Kota Praya, Rabu (16/7/2025). | Foto Dok Ho/RadarBangsa

Petugas Satlantas Polres Lombok Tengah memberikan brosur imbauan tertib berlalu lintas kepada pengendara saat Operasi Patuh Rinjani 2025 di kawasan Kota Praya, Rabu (16/7/2025). | Foto Dok Ho/RadarBangsa

LOMBOK TENGAH, RadarBangsa.co.id – Operasi Patuh Rinjani 2025 baru berlangsung tiga hari, namun jajaran Satlantas Polres Lombok Tengah sudah menindak tegas 174 pengendara yang melanggar aturan lalu lintas.

Selain tilang, sebanyak 375 pengendara lain juga diberikan teguran sebagai bagian dari upaya edukasi dan pembinaan selama operasi berlangsung.

“Sejak hari pertama operasi, kami sudah melakukan penindakan langsung kepada 174 pelanggar. Di luar itu, ada juga 375 teguran yang kami berikan kepada pengguna jalan yang tidak tertib,” ujar Kasat Lantas Polres Lombok Tengah, AKP Puteh Rinaldi, S.I.K., M.Sc, saat dikonfirmasi di Praya, Rabu (16/7).

Operasi yang digelar sejak 14 Juli ini turut melibatkan unsur TNI dan instansi terkait. Penertiban dilakukan secara menyeluruh, mulai dari razia stasioner hingga patroli mobile menggunakan sistem hunting.

Adapun jenis pelanggaran yang menjadi fokus utama dalam Operasi Patuh kali ini cukup beragam. Mulai dari penggunaan ponsel saat berkendara, pengendara di bawah umur, tidak mengenakan helm SNI atau sabuk pengaman, hingga pengendara yang melawan arus atau melebihi batas kecepatan.

“Termasuk pelanggaran berboncengan lebih dari satu orang, dan yang berkendara di bawah pengaruh alkohol,” jelas Puteh.

Dalam pelaksanaannya, personel Satlantas tidak hanya fokus pada penegakan hukum. Mereka juga aktif membagikan brosur edukasi dan memberikan imbauan langsung di lapangan. Tujuannya jelas—menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya tertib berlalu lintas demi keselamatan bersama.

“Kami tetap mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif, meskipun tetap tegas terhadap pelanggaran yang berpotensi menimbulkan kecelakaan,” tegasnya.

Berita Terkait

PERWOSI Lamongan Periode 2025–2029 Dilantik, Bidik Atlet Perempuan hingga Pelosok Desa
Produksi Garam Lamongan Baru 1.317 Ton, Pemkab Optimistis Kejar Target 20.000 Ton
PSC 119 RSUD HMR Raih Gold Status, Respons Kurang dari 10 Menit Jadi Kunci Penanganan Stroke
2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke
Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu
Di Hadapan 109 Mahasiswa Unhan, Khofifah Paparkan Potensi Pangan Jatim Menuju Kedaulatan Nasional
Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September
Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 14:43

PERWOSI Lamongan Periode 2025–2029 Dilantik, Bidik Atlet Perempuan hingga Pelosok Desa

Rabu, 16 September 2026 - 14:36

Produksi Garam Lamongan Baru 1.317 Ton, Pemkab Optimistis Kejar Target 20.000 Ton

Rabu, 16 September 2026 - 13:58

PSC 119 RSUD HMR Raih Gold Status, Respons Kurang dari 10 Menit Jadi Kunci Penanganan Stroke

Rabu, 16 September 2026 - 13:52

2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke

Rabu, 16 September 2026 - 13:08

Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu

Berita Terbaru