Satpol PP Lamongan Sita 3.040 Batang Rokok Bercukai Tak Sesuai

Rabu, 15 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas gabungan menemukan 3.040 batang rokok ilegal dalam Operasi Pemberantasan Barang Kena Cukai Ilegal di Kecamatan Pucuk, Lamongan, Senin (13/7/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Petugas gabungan menemukan 3.040 batang rokok ilegal dalam Operasi Pemberantasan Barang Kena Cukai Ilegal di Kecamatan Pucuk, Lamongan, Senin (13/7/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Operasi Pemberantasan Barang Kena Cukai (BKC) Ilegal yang digelar Satpol PP Kabupaten Lamongan bersama Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean (TMP) B Gresik menemukan sebanyak 3.040 batang rokok ilegal di Kecamatan Pucuk. Temuan tersebut merupakan hasil operasi gabungan yang menyasar empat kecamatan pada Senin (13/7/2026).

Operasi melibatkan Kejaksaan Negeri Lamongan, Dinas Komunikasi dan Informatika Lamongan, serta Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Sekretariat Daerah Kabupaten Lamongan. Dari empat wilayah yang diperiksa, yakni Kecamatan Mantup, Kembangbahu, Sukodadi, dan Pucuk, pelanggaran hanya ditemukan di Kecamatan Pucuk, sedangkan tiga kecamatan lainnya tidak ditemukan rokok ilegal.

Kepala Satpol PP Kabupaten Lamongan Ahmad Edwin Anedi menjelaskan, pelanggaran yang ditemukan berupa rokok yang dilekati pita cukai tidak sesuai dengan peruntukannya. Penindakan dalam operasi tersebut menyasar berbagai bentuk pelanggaran ketentuan cukai sesuai peraturan yang berlaku.

“Dalam operasi ini penindakan difokuskan pada jenis pelanggaran rokok ilegal tidak dilekati pita cukai atau rokok polos, rokok dilengkapi dengan pita cukai palsu, rokok dilekati dengan pita cukai bekas, dan rokok yang dilekati dengan pita cukai yang tidak sesuai peruntukannya. Nah, yang ditemukan ini bercukai tapi tidak sesuai peruntukannya,” terang Ahmad Edwin Anedi.

Menurut Edwin, operasi gabungan menjadi bagian dari sinergi antarinstansi untuk memperluas pengawasan sekaligus memperkuat penegakan hukum terhadap peredaran barang kena cukai ilegal. Langkah tersebut juga bertujuan melindungi masyarakat dari peredaran rokok ilegal serta menjaga penerimaan negara yang bersumber dari sektor cukai.

Rokok ilegal yang ditemukan selanjutnya diserahkan kepada Kantor Bea Cukai Gresik untuk dilakukan penegahan dan pemeriksaan lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku. Pemeriksaan tersebut akan menjadi dasar penanganan lanjutan terhadap barang hasil operasi.

“Rokok ilegal hasil temuan selanjutnya akan ditegah oleh Kantor Cukai Gresik dan diperiksa. Semoga ke depannya kesadaran kolektif masyarakat akan terus meningkat terkait bahaya rokok ilegal,”pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju
Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja
24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan
Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 08:46

496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju

Senin, 2 November 2026 - 10:14

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja

Senin, 2 November 2026 - 06:05

24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan

Senin, 2 November 2026 - 01:29

Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Berita Terbaru