Stok Beras Jember 135 Ribu Ton, Bulog Kejar Penyaluran Bantuan

Senin, 7 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bulog Cabang Jember Ade Saputra memastikan stok beras Jember aman, Senin (7/9/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Kepala Bulog Cabang Jember Ade Saputra memastikan stok beras Jember aman, Senin (7/9/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

JEMBER, RadarBangsa.co.id — Perum Bulog Cabang Jember memastikan ketersediaan beras di wilayah Kabupaten Jember dalam kondisi aman. Stok yang tersimpan di gudang Bulog saat ini mencapai sekitar 135.000 ton dan dinilai mampu menopang kebutuhan program ketahanan pangan hingga beberapa tahun mendatang.

Kepala Bulog Cabang Jember Ade Saputra mengatakan, jumlah stok tersebut menjadi salah satu penopang dalam menjaga ketersediaan beras di wilayah Jember.

“Untuk stok beras di gudang kami ada sekitar 135.000 ton. Secara umum stok untuk wilayah Jember sangat aman,” ujar Ade Saputra di Jember, Senin (7/9/2026).

Di tengah kondisi stok yang mencukupi, Bulog Jember kini mempercepat penyaluran Bantuan Pangan beras untuk alokasi rapel tiga bulan, yakni Juli, Agustus, dan September.

Setiap Penerima Bantuan Pangan (PBP) memperoleh bantuan sebanyak 30 kilogram beras untuk alokasi tersebut.

Dari total kuota Bantuan Pangan di daerah yang mencapai 11.400 ton, sebanyak 5.300 ton atau sekitar 47 persen telah disalurkan kepada masyarakat penerima.

Bulog Jember menargetkan penyaluran seluruh alokasi tersebut selesai lebih cepat dari batas waktu nasional. Jika secara nasional penyaluran ditargetkan rampung pada 30 September, Bulog Jember membidik penyelesaian pada 20 September.

“Target nasional penyaluran sebenarnya sampai 30 September, tetapi kami menargetkan penyaluran alokasi ini bisa rampung lebih cepat pada 20 September,” jelas Ade.

Penyaluran Bantuan Pangan tersebut juga diharapkan dapat membantu meredam fluktuasi harga beras di tingkat konsumen yang belakangan mengalami kenaikan.

Untuk memperkuat upaya stabilisasi pasokan dan harga, Bulog Jember bersama Pemerintah Kabupaten Jember melalui Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan (Diskopumdag) turut menjalankan program Pasar Murah serta distribusi beras SPHP (Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan).

Program tersebut akan digelar secara berkelanjutan hingga akhir tahun sebagai bagian dari upaya memperkuat ketersediaan beras sekaligus menjaga harga di tengah masyarakat.

Penulis : Herry

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

PERWOSI Lamongan Periode 2025–2029 Dilantik, Bidik Atlet Perempuan hingga Pelosok Desa
Produksi Garam Lamongan Baru 1.317 Ton, Pemkab Optimistis Kejar Target 20.000 Ton
PSC 119 RSUD HMR Raih Gold Status, Respons Kurang dari 10 Menit Jadi Kunci Penanganan Stroke
2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke
Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu
Di Hadapan 109 Mahasiswa Unhan, Khofifah Paparkan Potensi Pangan Jatim Menuju Kedaulatan Nasional
Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September
Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 14:43

PERWOSI Lamongan Periode 2025–2029 Dilantik, Bidik Atlet Perempuan hingga Pelosok Desa

Rabu, 16 September 2026 - 14:36

Produksi Garam Lamongan Baru 1.317 Ton, Pemkab Optimistis Kejar Target 20.000 Ton

Rabu, 16 September 2026 - 13:58

PSC 119 RSUD HMR Raih Gold Status, Respons Kurang dari 10 Menit Jadi Kunci Penanganan Stroke

Rabu, 16 September 2026 - 13:52

2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke

Rabu, 16 September 2026 - 13:08

Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu

Berita Terbaru