Studi Sampah Ponpes Ngalah di Pasuruan Ungkap Cara Warga Ubah Limbah Jadi Uang

Kamis, 14 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

PASURUAN, RadarBangsa.co.id – Pondok Pesantren (Ponpes) Ngalah melakukan kunjungan studi pengelolaan sampah ke Desa Randupitu, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, Rabu (13/5/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari pembelajaran lapangan untuk memperkuat kesadaran pengelolaan limbah berbasis lingkungan dan masyarakat.

Sebanyak 10 delegasi ponpes terlibat langsung dalam agenda yang difokuskan pada praktik pengolahan sampah terpadu di tingkat desa.
Rombongan Ponpes Ngalah menggandeng Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Pempes Desa Randupitu untuk melihat langsung sistem pengelolaan sampah berbasis komunitas. Di lokasi, peserta mempelajari alur pengelolaan mulai dari pemilahan, pengolahan, hingga pemanfaatan sampah organik dan anorganik.

Mereka juga menyaksikan penerapan teknologi sederhana yang digunakan warga dalam mengubah sampah menjadi produk yang lebih bernilai guna. Pendekatan ini dinilai efektif karena melibatkan masyarakat secara langsung dalam proses pengelolaan lingkungan.

Sejumlah tokoh Ponpes Ngalah turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Mohammad Tholib, S.Pd.I., M.Pd., Dr. Sueb, S.Pd.I., M.M., Ning Umi Hajar, S.Si., M.Si., Ning Umi Qonita, M.Pd., serta Ali Bisri, S.Pd.I., M.Pd.I. Kehadiran mereka menegaskan keseriusan pesantren dalam penguatan edukasi lingkungan.

Putri Pengasuh Ponpes Ngalah, Ning Umi Hajar, menyebut kegiatan ini sebagai pembelajaran langsung yang penting bagi santri dalam memahami isu lingkungan secara nyata di lapangan.

“Kami ingin membangun kesadaran bersama bahwa tata kelola sampah bukan sekadar urusan kebersihan, tetapi bagian dari komitmen menjaga keberlanjutan lingkungan,” ujar Ning Umi Hajar.

Sementara itu, Kepala Desa Randupitu, Mochamad Fuad, menyambut baik kunjungan tersebut. Ia menilai kolaborasi antara pesantren dan desa dapat memperkuat edukasi masyarakat dalam pengelolaan sampah berbasis lingkungan.

“Pesantren memiliki pengaruh besar dalam mengedukasi umat. Kami berharap kunjungan ini menjadi awal kerja sama jangka panjang dalam pengelolaan sampah berbasis komunitas,” kata Fuad.

Ia menambahkan, sistem pengelolaan sampah yang baik tidak hanya berdampak pada kebersihan lingkungan, tetapi juga berpotensi menciptakan nilai ekonomi sirkular bagi masyarakat.

Model pengelolaan sampah berbasis komunitas seperti di Randupitu dinilai relevan untuk diterapkan di berbagai wilayah, termasuk lingkungan pendidikan seperti pesantren. Pendekatan ini tidak hanya menekan volume sampah, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru dari hasil pengolahan limbah.

Melalui studi tiru ini, Ponpes Ngalah berharap dapat mengadopsi sistem pengelolaan sampah yang lebih mandiri dan berkelanjutan. “Harapannya, praktik baik dari Randupitu bisa diterapkan dan dikembangkan di lingkungan pesantren maupun masyarakat luas,”tutupnya.

Penulis : Ahmad

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Dari Kampus ke Kampus, Anggota DPD RI Asal Jawa Timur Lia Istifhama Ajak Mahasiswa Belajar Pengabdian
Biro Adpim Jatim Raih Penghargaan, Literasi Digital Santri Jadi Perhatian
Polres Lamongan Gelar Apel Satgas Polisi Jogo Sekolah
SMPN 1 Bangsalsari Jember Kembangkan Gulat, Siapkan Atlet Pelajar ke Popda Jatim
Festival Film Santriwati Warnai Penutupan HSN 2026 di Lamongan
Program SIKAP Jatim Raih Penghargaan Nasional, 1.548 Sekolah Jadi Penggerak Ketahanan Pangan
TKA SMKN 8 Malang Diikuti 391 Murid, Khofifah Turun Langsung
Kapolres Lamongan Ajak Pelajar SMPN 1 Jauhi Narkoba Lewat POLIDIK

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:41

Dari Kampus ke Kampus, Anggota DPD RI Asal Jawa Timur Lia Istifhama Ajak Mahasiswa Belajar Pengabdian

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:14

Biro Adpim Jatim Raih Penghargaan, Literasi Digital Santri Jadi Perhatian

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:08

Polres Lamongan Gelar Apel Satgas Polisi Jogo Sekolah

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:22

SMPN 1 Bangsalsari Jember Kembangkan Gulat, Siapkan Atlet Pelajar ke Popda Jatim

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:54

Festival Film Santriwati Warnai Penutupan HSN 2026 di Lamongan

Berita Terbaru