Suara Menggelegar, Warga Pasuruan Ramaikan Sound Festival 2025

Senin, 22 September 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana malam penuh semangat dan musik di Lapangan Rama Sakti, Pasuruan. (Dok. Kominfo Pasuruan via RadarBangsa)

Suasana malam penuh semangat dan musik di Lapangan Rama Sakti, Pasuruan. (Dok. Kominfo Pasuruan via RadarBangsa)

PASURUAN, RadarBangsa.co.id – Puluhan ribu warga memadati Lapangan Rama Sakti, Dusun Turi Rejo, Desa Cangkring Malang, Kecamatan Beji, pada Sabtu (20/9/2025) malam untuk merayakan Pasuruan Sound Festival 2025 dengan tema “Enjoy the Swara”. Acara ini menampilkan dentuman bass hingga vokal jernih yang memukau pengunjung lintas usia.

Festival musik audio ini dibuka secara resmi oleh Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo. Sejak awal malam, suasana Lapangan Rama Sakti dipenuhi antusiasme warga yang ingin menyaksikan penampilan Brewog Audio dan K5 Maximal Audio, dua grup audio yang dikenal dengan kualitas suara berdaya tinggi. Dentuman bass yang kuat berpadu dengan kejernihan vokal, membuat penonton berdecak kagum dan terus bersorak sepanjang pertunjukan.

Pasuruan Sound Festival tidak sekadar hiburan, tetapi juga menjadi wadah silaturahim komunitas pecinta audio dan ruang ekspresi kreatif. Bupati Rusdi menekankan, festival ini memiliki dimensi edukatif dan teknologi.

“Jangan hanya kenal sound horeg. Melalui festival ini, masyarakat bisa belajar dan menikmati teknologi audio terkini. Malam ini kita nikmati bersama dengan aman dan penuh kebersamaan,” ujar Mas Rusdi dalam sambutannya.

Semangat yang diusung festival ini selaras dengan visi Pemkab Pasuruan, Pasuruan Bangkit, Bersama Kita Bisa. Festival ini juga memberi peluang ekonomi bagi pelaku UMKM. Puluhan stan kuliner dan produk lokal ramai diserbu pengunjung. Seorang pedagang makanan ringan mengungkapkan, “Alhamdulillah, dagangan habis. Sejak sore sampai malam, pembeli tidak berhenti dating,”kata pedagang.

Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian perayaan Hari Jadi Kabupaten Pasuruan ke-1.096, yang menekankan keseimbangan antara hiburan, kreativitas, dan pertumbuhan ekonomi lokal. Festival berhasil menunjukkan bahwa musik dan teknologi bisa menyatukan warga, memperkuat jejaring komunitas, sekaligus memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Suasana malam itu, dengan dentuman bass dan sorak penonton yang riuh, benar-benar menghadirkan tema festival: Pasuruan benar-benar “Enjoy the Swara”.

“Suara dan semangat malam ini membuktikan Pasuruan bisa bersatu melalui musik, kreativitas, dan ekonomi rakyat,” ujar seorang pengunjung yang larut dalam keramaian.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Berita Terbaru