JEMBER, RadarBangsa.co.id — Pemerintah Kabupaten Jember menggelar latihan bersama persiapan Jalan Tradisional Tanggul-Jember (Tajemtra) 2026 di Perumda PDP Kahyangan, Jumat (28/8/2026). Latihan ke-7 ini diikuti jajaran OPD, Puskesmas, kepala sekolah, KONI, KORMI, hingga masyarakat umum.
Kegiatan diawali senam bersama dan dilanjutkan jalan kaki yang dipimpin langsung Bupati Jember Mohammad Fawait atau Gus Fawait.
Dalam latihan tersebut, Gus Fawait mengingatkan peserta agar menjaga kondisi fisik dan tidak memaksakan diri selama mengikuti latihan maupun saat pelaksanaan Tajem pada 5 September 2026.
“Latihan bersama ini kita niati untuk menjaga stamina dan memupuk kebersamaan. Soal sampai atau tidak di garis finis, yang penting kita sudah berusaha. Bagi yang merasa tidak kuat, jangan memaksakan diri,” tegas Gus Fawait.
Menurut Gus Fawait, latihan bersama bukan semata persiapan menghadapi kegiatan Tajem 2026, tetapi juga menjadi momentum menjaga kebugaran sekaligus memperkuat kebersamaan antarelemen masyarakat dan pemerintah daerah.
Ia mengatakan jumlah pendaftar Tajem 2026 hingga Jumat (28/8/2026) telah mencapai 22.000 orang. Pemerintah Kabupaten Jember menargetkan jumlah peserta terus bertambah hingga mencapai 25.000 orang.
“Pendaftar Tajem 2026 sampai saat ini sudah 22.000 orang. Kita optimistis target 25.000 peserta bisa tercapai,” kata Gus Fawait.
Jika target tersebut terpenuhi, Tajem 2026 ditargetkan menjadi gelaran dengan jumlah peserta terbesar dalam sejarah kegiatan tersebut.
Gus Fawait juga menyampaikan sejumlah perkembangan program Pemerintah Kabupaten Jember dalam kesempatan latihan bersama tersebut.
Salah satunya terkait kejelasan status pegawai, termasuk kepastian alih status bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) dan P3K paruh waktu untuk tenaga kesehatan serta tenaga teknis di lingkungan Pemkab Jember.
“Untuk tenaga kesehatan dan tenaga teknis, kita terus memberikan kepastian terkait status kepegawaiannya,” ujar Gus Fawait.
Ia juga menyebut adanya peningkatan dukungan pemerintah pusat untuk rehabilitasi gedung sekolah di Jember.
Pada tahun ini, Jember menerima bantuan perbaikan untuk 390 sekolah. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 124 sekolah.
“Untuk perbaikan sarana pendidikan, tahun ini Jember mendapatkan bantuan untuk 390 sekolah, meningkat dari 124 sekolah pada tahun lalu,” jelasnya.
Tajem 2026 dijadwalkan berlangsung pada 5 September 2026. Melalui latihan yang digelar secara rutin, Pemkab Jember mendorong kesiapan peserta sekaligus memastikan pelaksanaan kegiatan berjalan aman dan tertib.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin


















Komentar