Wabup Malang Lathifah Shohib Hadiri Maulid Nabi dan Haul KH Ahmad Hasan

Minggu, 23 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Malang Lathifah Shohib menghadiri Pengajian Akbar Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah dan Haul ke-5 KH Ahmad Hasan di Desa Tirtoyudo, Kabupaten Malang, Sabtu (22/8/2026) sore. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Wakil Bupati Malang Lathifah Shohib menghadiri Pengajian Akbar Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah dan Haul ke-5 KH Ahmad Hasan di Desa Tirtoyudo, Kabupaten Malang, Sabtu (22/8/2026) sore. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

MALANG, RadarBangsa.co.id — Wakil Bupati Malang Dra. Hj. Lathifah Shohib menghadiri Pengajian Akbar dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah sekaligus Haul ke-5 pendiri Pondok Pesantren Nurul Muhaasabah Wal Mahabbah Bitaharil Imam, Romo KH Ahmad Hasan, di Desa Tirtoyudo, Kecamatan Tirtoyudo, Sabtu (22/8/2026) sore.

Kehadiran Lathifah dalam kegiatan tersebut mendapat sambutan dari Camat Tirtoyudo Nita Dwi Prasetyaningtyas, S.STP., M.AP., Dewan Pengasuh Ma’had KH Zainul Arifin Ahmad B.Sc., M.A., sejumlah kepala desa di Kecamatan Tirtoyudo, serta wali santri dan alumni yang menghadiri pengajian.

Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Malang, Lathifah menyampaikan ucapan selamat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah. Ia berharap momentum tersebut dapat memperkuat kecintaan umat kepada Rasulullah SAW, sekaligus meningkatkan keimanan dan akhlak dalam kehidupan sehari-hari.

Lathifah juga menyampaikan penghormatan dan doa terbaik untuk Haul ke-5 Romo KH Ahmad Hasan. Menurutnya, perjuangan pendiri Pondok Pesantren Nurul Muhaasabah Wal Mahabbah Bitaharil Imam diharapkan menjadi amal jariyah yang terus mengalir dan inspirasi bagi generasi penerus.

“Semoga seluruh perjuangan beliau menjadi amal jariyah yang tidak pernah terputus dan menjadi inspirasi bagi generasi penerus. Semoga Pondok Pesantren Nurul Muhaasabah Wal Mahabbah Bitaharil Imam semakin maju, berkembang, istiqamah dalam mendidik generasi, serta terus memberikan manfaat bagi umat, masyarakat, bangsa, dan negara. Aamiin ya Rabbal alamin,” ujar Lathifah.

Dalam sambutannya, Lathifah menekankan bahwa peringatan Maulid Nabi tidak semata-mata menjadi kegiatan seremonial atau tradisi tahunan. Menurut dia, Maulid merupakan momentum untuk mengenang perjuangan Rasulullah SAW sekaligus meneladani akhlak dan memperkuat kecintaan kepada Nabi.

Ia menyebut Rasulullah SAW memberikan keteladanan dalam berbagai aspek kehidupan, antara lain sebagai pemimpin yang adil serta pribadi yang santun, penuh kasih sayang, pemaaf, jujur dan amanah. Keteladanan tersebut, menurut Lathifah, perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Pesan tersebut dinilai semakin relevan di tengah perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi. Lathifah menilai masyarakat, khususnya generasi muda, membutuhkan keseimbangan antara kecerdasan intelektual, kekuatan iman, akhlak dan kepedulian terhadap sesama.

“Di tengah perkembangan zaman yang semakin cepat, kemajuan teknologi yang luar biasa, serta derasnya arus informasi dan media sosial, keteladanan Rasulullah justru semakin relevan untuk kita jadikan pedoman. Kita membutuhkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat iman, mulia akhlaknya, santun perilakunya, dan bermanfaat bagi sesama,” tegasnya.

Dalam konteks tersebut, Lathifah menilai keberadaan pondok pesantren memiliki peran penting dalam membentuk generasi. Pesantren tidak hanya menjadi tempat untuk mendalami ilmu agama, tetapi juga berperan dalam membangun karakter, menanamkan adab, membentuk kemandirian dan mempersiapkan generasi penerus bangsa yang berakhlakul karimah.

Peringatan Haul ke-5 Romo KH Ahmad Hasan juga menjadi momentum untuk mengenang jasa serta mendoakan tokoh yang telah mendirikan Pondok Pesantren Nurul Muhaasabah Wal Mahabbah Bitaharil Imam.

Menurut Lathifah, haul dapat menjadi sarana untuk meneruskan nilai-nilai kebaikan yang diwariskan para ulama dan pendahulu. Warisan tersebut tidak hanya berupa bangunan pesantren, tetapi juga tradisi pendidikan keagamaan yang diharapkan terus memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Memperingati Haul ke-5 Romo KH. Ahmad Hasan, pendiri Pondok Pesantren Nurul Muhaasabah Wal Mahabbah Bitaharil Imam. Haul pada hakikatnya adalah momentum untuk mengenang jasa, mendoakan, serta meneruskan nilai-nilai kebaikan yang telah diwariskan oleh para ulama dan pendahulu kita. Almarhum Romo KH. Ahmad Hasan telah memberikan sebuah warisan yang sangat berharga, yaitu pondok pesantren dan tradisi pendidikan keagamaan yang insya Allah akan terus memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Lathifah.

Ia kemudian mengutip ungkapan “Al-ulama waratsatul anbiya” yang berarti para ulama adalah pewaris para nabi. Menurutnya, perjuangan seorang ulama tidak berhenti ketika yang bersangkutan wafat, tetapi dapat terus hidup melalui ilmu yang diajarkan, santri yang dididik, akhlak yang ditanamkan dan manfaat yang dirasakan masyarakat.

Karena itu, Lathifah mengajak jamaah mendoakan almarhum KH Ahmad Hasan agar memperoleh tempat mulia di sisi Allah SWT, mendapat ampunan atas dosa dan kekhilafannya, serta diterima seluruh amal ibadah dan perjuangannya.

“Karena itu, mari kita doakan semoga Romo KH. Ahmad Hasan mendapatkan tempat yang mulia di sisi Allah Subhanahu wa taala, diampuni segala dosa dan kekhilafannya, diterima seluruh amal ibadah dan perjuangannya, serta mendapatkan pahala yang terus mengalir dari ilmu, amal jariyah, dan generasi yang telah beliau didik,” tambahnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

PERWOSI Lamongan Periode 2025–2029 Dilantik, Bidik Atlet Perempuan hingga Pelosok Desa
Produksi Garam Lamongan Baru 1.317 Ton, Pemkab Optimistis Kejar Target 20.000 Ton
PSC 119 RSUD HMR Raih Gold Status, Respons Kurang dari 10 Menit Jadi Kunci Penanganan Stroke
2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke
Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu
Di Hadapan 109 Mahasiswa Unhan, Khofifah Paparkan Potensi Pangan Jatim Menuju Kedaulatan Nasional
Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September
Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 14:43

PERWOSI Lamongan Periode 2025–2029 Dilantik, Bidik Atlet Perempuan hingga Pelosok Desa

Rabu, 16 September 2026 - 14:36

Produksi Garam Lamongan Baru 1.317 Ton, Pemkab Optimistis Kejar Target 20.000 Ton

Rabu, 16 September 2026 - 13:58

PSC 119 RSUD HMR Raih Gold Status, Respons Kurang dari 10 Menit Jadi Kunci Penanganan Stroke

Rabu, 16 September 2026 - 13:52

2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke

Rabu, 16 September 2026 - 13:08

Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu

Berita Terbaru