SIDOARJO, RadarBangsa.co.id — Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menegaskan pentingnya sinergi dengan ulama, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, dan seluruh elemen masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah.
Pesan tersebut disampaikan Wakil Bupati Sidoarjo Hj. Mimik Idayana, S.A.P. saat menghadiri Khususiyah Kubro sekaligus Pelantikan Pengurus DPD ITQON Sidoarjo periode 2026-2031 di Pondok Pesantren Manba’ul Hikam, Desa Putat, Kecamatan Tanggulangin, Minggu (9/8/2026).
Di hadapan ratusan jamaah, Mimik menegaskan pemerintah daerah tidak dapat menjalankan pembangunan seorang diri. Dukungan ulama, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam mewujudkan pembangunan yang memberi manfaat bagi warga.
“Pemerintah Kabupaten Sidoarjo juga tidak bisa berjalan sendiri. Kami butuh panjenengan semua, termasuk peran ulama, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, dan seluruh masyarakat. Mari bersama-sama membangun Sidoarjo supaya lebih baik lagi,” ujar Mimik.
Mimik juga menyampaikan bahwa pelantikan pengurus baru DPD ITQON Sidoarjo bukan sekadar pergantian struktur organisasi. Amanah kepengurusan selama lima tahun ke depan harus diwujudkan melalui kerja nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, saya mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus DPD ITQON Sidoarjo yang baru dilantik. Selamat mengemban amanah, semoga berkah, bisa menjalankan organisasi dengan kompak, istikamah, dan tentunya membawa manfaat bagi masyarakat, terutama masyarakat Kabupaten Sidoarjo,” katanya.
Menurut Mimik, keberadaan organisasi kemasyarakatan tidak semestinya hanya berfokus pada kepengurusan dan kegiatan internal. Organisasi juga diharapkan mampu hadir di tengah masyarakat serta memberikan kontribusi nyata.
“Karena organisasi itu bukan hanya soal kepengurusan, tapi yang paling penting adalah bagaimana kita bisa hadir dan memberikan manfaat,” tuturnya.
Ia berharap kekuatan organisasi keagamaan dan kemasyarakatan dapat menjadi mitra pemerintah dalam menjawab berbagai persoalan sosial sekaligus memperkuat kehidupan bermasyarakat. Pelantikan DPD ITQON Sidoarjo diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi tersebut.
Dalam kegiatan itu, Mimik juga mengajak jamaah menjadikan Khususiyah Kubro sebagai momentum mempererat silaturahmi, memperkuat persaudaraan, dan saling mendoakan. Ia meminta doa agar para pemimpin Kabupaten Sidoarjo diberikan kelancaran dalam menjalankan amanah pemerintahan.
“Saya titip doanya agar para pemimpin Kabupaten Sidoarjo diberikan kelancaran dalam menjalankan amanah sebaik mungkin. Doakan Sidoarjo agar semakin maju, masyarakatnya semakin sejahtera, pembangunannya semakin baik, dan tentunya senantiasa diberikan keamanan, ketertiban, serta keberkahan,” ucapnya.
Mimik menegaskan doa dan dukungan masyarakat, termasuk ulama serta tokoh agama, menjadi bagian penting dalam perjalanan pembangunan daerah.
“Karena sekuat apa pun pemerintah bekerja, tetap membutuhkan doa dan dukungan dari panjenengan semuanya,” pungkasnya.
Hadir dalam kegiatan tersebut Al Mursyid Thoriqoh Qodiriyah Wan Naqsabandiyah KH. Ahmad Tamim Romly dan Nyai Hj. Muflihah, S.Pd., Ketua DPW ITQON Jawa Timur Dr. KH. Shobih Hanan, Ketua DPD ITQON Sidoarjo sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren Manba’ul Hikam KH. Chabibul Mahbub, para kiai dan imam khususiyah, jajaran DPD ITQON Sidoarjo, Forkopimka Tanggulangin, serta ratusan jamaah.
Penulis : Tom
Editor : Zainul Arifin


















Komentar