Wadir Bimnas Polda Jateng Pimpin Penutupan Pelatihan Satpam Gada Pratama di Kendal

Senin, 4 Agustus 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

KENDAL,RadarBangsa.co.id – Wakil Direktur Pembinaan Masyarakat (Bimnas) Polda Jawa Tengah, AKBP Sugiyatmo, memimpin upacara penutupan pelatihan Satpam kualifikasi Gada Pratama tingkat Polda Jateng tahun 2025.

Upacara tersebut berlangsung di lapangan Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Cepiring, Kabupaten Kendal, Senin (4/8/2025).

Upacara penutupan dihadiri oleh Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari, Wakil Ketua I Baznas Kendal H. Moh Antono, serta perwakilan PT. Surya Artha Wiguna.

Sebanyak 50 peserta Satpam mengikuti kegiatan ini setelah menempuh pelatihan selama 11 hari, sejak 25 Juli hingga 4 Agustus 2025.

Dalam sambutannya, AKBP Sugiyatmo menegaskan pentingnya peran Satpam dalam mendukung ketertiban masyarakat.

Menurut Sugiyatmo, potensi masyarakat perlu digerakkan untuk ikut aktif menciptakan dan mendukung keamanan.

Selain itu, seperti dalam pengamanan proyek-proyek vital, baik di bawah naungan pemerintah maupun swasta.

“Hal ini akan sangat membantu Polri mewujudkan keamanan rakyat semesta sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan pelatihan ini.

“Kami mengapresiasi Baznas Kendal, Polda Jateng, dan PT. Surya Artha Wiguna yang telah memfasilitasi kegiatan ini,”tutur Bupati, dalam sambutannya.

Program ini Bupati berharap, dapat meningkatkan keterampilan generasi muda, mengurangi pengangguran, serta memperkuat daya saing sumber daya manusia di Kendal,”ungkap Bupati.

Ia, menambahkan bahwa berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 85 Tahun 2019, Kabupaten Kendal ditetapkan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Zona Industri dengan luas 5.044 hektare.

Keberadaan Kawasan Industri Kendal (KIK) dinilai memberikan efek berganda terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Meski angka pengangguran di Kendal pada 2024 menurun menjadi 5,01 persen, Dyah menilai angka tersebut masih tergolong tinggi.

“Diperlukan upaya strategis untuk mempercepat penurunan angka pengangguran sekaligus mengurangi kemiskinan di daerah ini,” tegasnya.

 

Penulis : Rob

Editor : Arifin Zaenul

Berita Terkait

PERWOSI Lamongan Periode 2025–2029 Dilantik, Bidik Atlet Perempuan hingga Pelosok Desa
Produksi Garam Lamongan Baru 1.317 Ton, Pemkab Optimistis Kejar Target 20.000 Ton
PSC 119 RSUD HMR Raih Gold Status, Respons Kurang dari 10 Menit Jadi Kunci Penanganan Stroke
2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke
Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu
Di Hadapan 109 Mahasiswa Unhan, Khofifah Paparkan Potensi Pangan Jatim Menuju Kedaulatan Nasional
Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September
Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 14:43

PERWOSI Lamongan Periode 2025–2029 Dilantik, Bidik Atlet Perempuan hingga Pelosok Desa

Rabu, 16 September 2026 - 14:36

Produksi Garam Lamongan Baru 1.317 Ton, Pemkab Optimistis Kejar Target 20.000 Ton

Rabu, 16 September 2026 - 13:58

PSC 119 RSUD HMR Raih Gold Status, Respons Kurang dari 10 Menit Jadi Kunci Penanganan Stroke

Rabu, 16 September 2026 - 13:52

2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke

Rabu, 16 September 2026 - 13:08

Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu

Berita Terbaru