Wali Kota Aminuddin Tegaskan LKK Jadi Ujung Tombak Pembangunan Masyarakat

Sabtu, 4 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pelatihan LKK Probolinggo tingkatkan kualitas keluarga dan peran masyarakat, Kamis, 2 April 2026 (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Pelatihan LKK Probolinggo tingkatkan kualitas keluarga dan peran masyarakat, Kamis, 2 April 2026 (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

KOTA PROBOLINGGO, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kota Probolinggo memperkuat peran Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan (LKK) sebagai motor penggerak pembangunan berbasis keluarga. Hal ini diwujudkan melalui Pelatihan dan Pembinaan LKK di Kelurahan Curah Grinting, Kecamatan Kanigaran, Kamis (2/4).

Kegiatan bertema “Meningkatkan Kualitas Hidup Masyarakat Melalui Program Keluarga Berkualitas” menekankan pentingnya partisipasi masyarakat serta peningkatan kapasitas lembaga di tingkat kelurahan.

Wali Kota Probolinggo, Aminuddin, menegaskan LKK bukan sekadar pelengkap, melainkan ujung tombak yang menggerakkan partisipasi warga dan menjadi jembatan antara pemerintah dengan masyarakat. “Dari keluarga yang berkualitas akan lahir generasi yang sehat, cerdas, dan berakhlak, sehingga mampu mewujudkan masyarakat yang mandiri dan sejahtera,” tegasnya.

Dokter Aminuddin menekankan pentingnya nilai sakinah, mawaddah, dan warahmah dalam keluarga, serta program keluarga berencana yang fokus pada peningkatan kualitas hidup, bukan hanya pengendalian kelahiran. Selain itu, penguatan kapasitas LKK meliputi perencanaan program berbasis kebutuhan warga, pengelolaan data keluarga, dan optimalisasi kegiatan posyandu dan dasa wisma secara berkelanjutan.

Di sektor pendidikan, pemerintah menyiapkan beasiswa dan subsidi pendidikan untuk mencegah putus sekolah. “Jangan sampai anak-anak kita putus sekolah. Pemerintah sudah menyiapkan bantuan agar mereka dapat menamatkan pendidikan minimal hingga SMA,” ujar Aminuddin.

Masyarakat juga diajak aktif dalam program Probolinggo Kota Bersolek yang menekankan kebersihan lingkungan, penataan kawasan, serta pemanfaatan pekarangan untuk kegiatan produktif seperti hortikultura. “Kunci utama pembangunan adalah kebersamaan dan partisipasi aktif masyarakat. LKK harus menjadi penggerak gotong royong di tengah masyarakat,” tambahnya.

Ketua Pokmas Janur Kuning, Rikuh Legowo, menyebut kegiatan ini sebagai upaya peningkatan kapasitas pengurus LKK, mulai dari RT, RW, LPM, Karang Taruna, PKK, Posyandu, hingga kelompok disabilitas. “Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan peran serta masyarakat dan kualitas hidup secara menyeluruh,” ujarnya.

Kegiatan ini diikuti 125 pengurus LKK Kelurahan Curah Grinting, menjadi momentum penguatan kelembagaan masyarakat di tingkat kelurahan.

Penguatan LKK di Probolinggo sejalan dengan strategi pemerintah dalam membangun masyarakat dari lingkup terkecil, yakni keluarga. Program ini diharapkan dapat mempercepat pencapaian generasi berkualitas dan meningkatkan kesejahteraan warga secara menyeluruh.

Selain itu, program ini membuka ruang bagi masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam pembangunan kota, memperkuat gotong royong, dan menciptakan lingkungan yang sehat dan produktif.

Wali Kota Aminuddin menutup kegiatan dengan ajakan untuk bergerak nyata, tidak hanya sekadar merencanakan. “Mari kita bergerak bersama, menghadirkan aksi nyata yang berdampak bagi masyarakat,” pungkasnya, menegaskan peran strategis LKK dalam mencetak keluarga berkualitas.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

PERWOSI Lamongan Periode 2025–2029 Dilantik, Bidik Atlet Perempuan hingga Pelosok Desa
Produksi Garam Lamongan Baru 1.317 Ton, Pemkab Optimistis Kejar Target 20.000 Ton
PSC 119 RSUD HMR Raih Gold Status, Respons Kurang dari 10 Menit Jadi Kunci Penanganan Stroke
2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke
Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu
Di Hadapan 109 Mahasiswa Unhan, Khofifah Paparkan Potensi Pangan Jatim Menuju Kedaulatan Nasional
Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September
Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 14:43

PERWOSI Lamongan Periode 2025–2029 Dilantik, Bidik Atlet Perempuan hingga Pelosok Desa

Rabu, 16 September 2026 - 14:36

Produksi Garam Lamongan Baru 1.317 Ton, Pemkab Optimistis Kejar Target 20.000 Ton

Rabu, 16 September 2026 - 13:58

PSC 119 RSUD HMR Raih Gold Status, Respons Kurang dari 10 Menit Jadi Kunci Penanganan Stroke

Rabu, 16 September 2026 - 13:52

2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke

Rabu, 16 September 2026 - 13:08

Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu

Berita Terbaru