Wayang Kulit Bergema di Malang, Bupati Sanusi Ajak Generasi Muda Jaga Tradisi

Jumat, 31 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Malang Sanusi menghadiri pagelaran wayang kulit dalam rangka Bersih Desa Kedungsalam, Kecamatan Donomulyo, Rabu (29/7/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Malang Sanusi menghadiri pagelaran wayang kulit dalam rangka Bersih Desa Kedungsalam, Kecamatan Donomulyo, Rabu (29/7/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

MALANG, RadarBangsa.co.id — Bupati Malang Drs. H. M. Sanusi, M.M. menghadiri pagelaran wayang kulit dalam rangka Bersih Desa Kedungsalam, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang, Rabu (29/7/2026) malam. Kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Malang itu menjadi bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap pelestarian budaya sekaligus penguatan kebersamaan masyarakat.

Bupati Malang hadir didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Malang Dr. Ir. Budiar, M.Si. Pagelaran wayang kulit tersebut dihadiri masyarakat Desa Kedungsalam yang memadati lokasi kegiatan sebagai bagian dari tradisi bersih desa yang rutin digelar.

Dalam sambutannya, Sanusi menyampaikan apresiasi kepada seluruh warga Desa Kedungsalam yang tetap menjaga dan melestarikan tradisi budaya melalui penyelenggaraan pagelaran wayang kulit. Menurutnya, warisan budaya harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi muda agar nilai-nilai luhur bangsa tetap hidup di tengah perkembangan zaman.

“Mari kita lestarikan dan tanamkan warisan budaya ini kepada anak-anak dan generasi muda agar selalu menjunjung dan menjaga nilai-nilai luhur yang diwariskan para leluhur kita,” ujar Sanusi.

Ia menjelaskan, pelestarian budaya tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat. Tradisi seperti Bersih Desa dinilai mampu memperkuat identitas budaya sekaligus mempererat hubungan antarmasyarakat.

Sanusi juga mengajak masyarakat Desa Kedungsalam untuk terus meningkatkan semangat berkarya dan berinovasi. Menurutnya, masyarakat yang aktif, produktif, dan kreatif akan menjadi modal penting dalam mendorong kemajuan desa.

Ia berharap Desa Kedungsalam mampu berkembang menjadi salah satu desa unggulan di Kabupaten Malang melalui penguatan budaya, kebersamaan, dan potensi yang dimiliki masyarakat.

“Semoga pagelaran wayang kulit malam ini menjadi momentum untuk mempererat persaudaraan dan menambah rasa cinta kita terhadap kebudayaan bangsa serta membawa keberkahan untuk seluruh warga masyarakat Desa Kedungsalam,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Berita Terbaru