1.528 SPPG Disetop Sementara, Anggota DPD RI asal Jawa Timur Lia Istifhama Apresiasi Ketegasan BGN soal Program MBG

Kamis, 26 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPD RI asal Jawa Timur Lia Istifhama saat memberikan keterangan terkait evaluasi program MBG, Rabu (26/3/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Anggota DPD RI asal Jawa Timur Lia Istifhama saat memberikan keterangan terkait evaluasi program MBG, Rabu (26/3/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Kebijakan Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara 1.528 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sejak Januari 2025 hingga Maret 2026 menjadi sorotan. Langkah ini dinilai sebagai upaya tegas pemerintah dalam menjaga kualitas Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama, menyampaikan apresiasi atas kebijakan tersebut. Ia menilai, penghentian sementara ini merupakan bentuk keseriusan pemerintah dalam memastikan program berjalan sesuai standar.

Kebijakan suspend dilakukan sebagai bagian dari evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program di lapangan. BGN menilai sejumlah SPPG belum memenuhi standar, mulai dari aspek distribusi, kebersihan, hingga ketepatan sasaran penerima manfaat.

Langkah ini juga menjadi bagian dari kontrol kualitas layanan gizi nasional. Program MBG yang menyasar kebutuhan dasar masyarakat dinilai harus dijalankan dengan standar tinggi agar manfaatnya benar-benar dirasakan.

“Kami sangat mendukung langkah tegas BGN. Ini menunjukkan adanya perbaikan tata kelola dan keseriusan pemerintah dalam menjalankan program yang menyentuh langsung masyarakat,” ujar Lia Istifhama.

Ia menambahkan, kebijakan tersebut juga sejalan dengan arah kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan efektivitas program sosial. “Artinya, pemerintah tidak hanya menjalankan program, tetapi juga memastikan kualitas dan akuntabilitasnya terjaga,” katanya.

Meski demikian, Lia mengingatkan pentingnya pengawasan berkelanjutan. Ia menegaskan, evaluasi tidak boleh berhenti pada tahap penghentian sementara, tetapi harus diikuti dengan perbaikan sistem.

“Program ini sangat mulia karena menyasar kebutuhan dasar masyarakat, khususnya pemenuhan gizi. Namun implementasinya harus benar-benar optimal di lapangan,” ujarnya.

Lia juga memberikan catatan penting terkait ketepatan sasaran penerima manfaat. Ia menilai, program MBG harus difokuskan pada kelompok masyarakat paling membutuhkan.

“Prioritas seharusnya diberikan kepada masyarakat di desil satu hingga tiga, termasuk kelompok rentan dan lingkungan pondok pesantren. Jangan sampai program besar ini justru tidak tepat sasaran,” tegasnya.

Menurutnya, kebijakan suspend ini justru menjadi momentum memperkuat kualitas program. Dengan evaluasi yang tepat, pemerintah dapat meningkatkan standar layanan sekaligus memperkuat kepercayaan publik.

“Dengan pengawasan yang ketat dan perbaikan berkelanjutan, kami yakin program MBG akan semakin baik dan benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” pungkas Lia.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Menaker Yassierli: Indonesia Siap Jadi Mitra Dialog Pekerja ASEAN di Tengah Gejolak Global
Kapolri Tekankan Integritas Personel serta Pelayanan Humanis untuk Perkuat Kepercayaan Publik
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub hingga 30 Oktober, Ini Jadwal Seleksi Peserta

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:18

Menaker Yassierli: Indonesia Siap Jadi Mitra Dialog Pekerja ASEAN di Tengah Gejolak Global

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:02

Kapolri Tekankan Integritas Personel serta Pelayanan Humanis untuk Perkuat Kepercayaan Publik

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Berita Terbaru