67 Bangunan Liar Dibongkar, Frontage Road Sidoarjo Ditata Ulang

Kamis, 22 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas gabungan membongkar bangunan liar di sepanjang Frontage Road Sidoarjo, Rabu (21/10/2026). (Dok. Ho/RadarBangsa.co.id)

Petugas gabungan membongkar bangunan liar di sepanjang Frontage Road Sidoarjo, Rabu (21/10/2026). (Dok. Ho/RadarBangsa.co.id)

SIDOARJO, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo mengerahkan sekitar 600 personel gabungan untuk membongkar 67 bangunan liar di sepanjang Frontage Road, mulai Kecamatan Waru, Gedangan, hingga Buduran, Rabu (21/10/2026). Langkah ini dilakukan untuk mengembalikan fungsi jalan, mengurangi kemacetan, dan menekan risiko kecelakaan akibat aktivitas perdagangan serta parkir yang mengganggu lalu lintas.

Penertiban melibatkan unsur TNI, termasuk Kodim, Garnisun, dan Polisi Militer Angkatan Darat (Pomad), Polresta Sidoarjo, PT KAI, PLN, Satpol PP, Dinas Perhubungan, serta Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Sidoarjo.

Kepala Satpol PP Sidoarjo, Yany Setyawan, mengatakan keberadaan bangunan liar dan parkir di badan jalan menghambat pemanfaatan frontage road. Aktivitas tersebut mempersempit ruang gerak kendaraan dan meningkatkan risiko kecelakaan.

“Tujuan penertiban ini agar frontage road yang sudah dibangun Pemkab Sidoarjo bisa dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat untuk mengurai kemacetan. Keberadaan bangli dan parkir liar di badan jalan sangat mengganggu kelancaran serta memicu kecelakaan. Banyak pengendara yang melawan arus,” ujarnya.

Menurut Yany, pemerintah daerah telah menjalankan prosedur penertiban melalui pemberitahuan pembongkaran mandiri dan surat peringatan pertama, kedua, hingga ketiga.

Asisten Pemerintahan dan Pembangunan Setda Sidoarjo, Ainun Amalia, menegaskan bahwa pembongkaran pada Rabu tersebut merupakan tahap akhir dari rangkaian penertiban yang sebelumnya telah dilakukan, terutama di kawasan Waru.

“Hari ini sudah tidak ada lagi tawar-menawar atau negosiasi. Ini adalah finalisasi eksekusi. Tahapan sosialisasi dan surat peringatan sudah selesai. Sudah ada opsi membongkar sendiri atau dibongkar petugas,” tegas Ainun.

Untuk mempercepat pekerjaan, petugas mengerahkan dua unit ekskavator. Pembongkaran struktur bangunan menjadi prioritas awal, sedangkan pengangkutan material dan puing-puing akan dilakukan oleh dinas terkait setelahnya.

Ainun juga menegaskan bahwa penertiban tidak dimaksudkan untuk mengambil alih lahan warga yang memiliki Sertifikat Hak Milik (SHM) atau bukti kepemilikan resmi. Namun, status kepemilikan tanah tidak membenarkan penggunaan badan jalan untuk berdagang maupun parkir hingga mengganggu arus kendaraan.

“Kami ingatkan. Untuk lahan SHM tidak diperbolehkan dipakai berjualan karena aktivitas dagang dan parkirnya memakan hingga separuh jalan frontage. Jika tetap ada yang nekat, petugas Satpol PP dan keamanan akan menegur dan menindak tegas demi keadilan bersama,” tambahnya.

Wakil Ketua DPRD Sidoarjo, Warih Andono, menyatakan dukungan terhadap penertiban tersebut. Ia menilai penataan frontage road diperlukan untuk menjaga fungsi jalan dan mendukung mobilitas masyarakat.

Meski demikian, Warih mengingatkan petugas agar tetap mengedepankan pendekatan humanis dan bertindak secara terukur selama operasi berlangsung.

Setelah pembongkaran, Pemkab Sidoarjo berencana mengangkut sisa material bangunan dan melakukan penghijauan untuk memperbaiki kondisi lingkungan di sepanjang jalur Waru–Gedangan–Buduran.

Pemerintah daerah berharap penataan tersebut dapat mengurangi gangguan lalu lintas sekaligus membuat frontage road berfungsi lebih optimal sebagai jalur penghubung Surabaya dan Sidoarjo.

Penulis : Tom

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

HUT ke-27 Pelalawan, Syafrizal Gaungkan ‘Mo La Awak’ untuk Perkuat Kolaborasi
Apel Akbar HSN 2026 di Lamongan Diikuti 500 Peserta, Kapolsek Tikung : Berlangsung Kondusif
YPP Al Munawwaroh Lamongan Peringati Hari Santri dengan Ziarah dan Khotmil Qur’an
Subandi Percepat Normalisasi Sungai Wonoayu, Antisipasi Banjir
Selamat dari Kebakaran Kapal, 5 Penari Gandrung Sewu Tetap Bertekad Tampil
Dari Masjid untuk UMKM, Banyuwangi Dorong Ekonomi Umat Lewat Affiliate
Bupati Bangkalan Minta OPD Libatkan Kacong Jhebbhing untuk Promosi Daerah
Anggota DPD RI asal Jawa Timur Ning Lia Soroti Keadilan Dana Cukai untuk Madura, Mahasiswa Diajak Mengawal Kebijakan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:55

HUT ke-27 Pelalawan, Syafrizal Gaungkan ‘Mo La Awak’ untuk Perkuat Kolaborasi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:29

67 Bangunan Liar Dibongkar, Frontage Road Sidoarjo Ditata Ulang

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:54

Apel Akbar HSN 2026 di Lamongan Diikuti 500 Peserta, Kapolsek Tikung : Berlangsung Kondusif

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:40

YPP Al Munawwaroh Lamongan Peringati Hari Santri dengan Ziarah dan Khotmil Qur’an

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:16

Subandi Percepat Normalisasi Sungai Wonoayu, Antisipasi Banjir

Berita Terbaru